Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sempat Diamankan Polisi, Kasus ART Aniaya Anak di Ujungberung Berakhir Mediasi

Jumat, 20 Februari 2026 20:04 WIB

Heboh! Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Ada Link Asli?

Jumat, 20 Februari 2026 19:30 WIB

Bos Persib Meledak! Wasit FIFA Asia Dinilai Paling Parah di Indonesia

Jumat, 20 Februari 2026 19:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sempat Diamankan Polisi, Kasus ART Aniaya Anak di Ujungberung Berakhir Mediasi
  • Heboh! Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Ada Link Asli?
  • Bos Persib Meledak! Wasit FIFA Asia Dinilai Paling Parah di Indonesia
  • Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Bojongsoang, Puluhan Ribu Butir Disita
  • Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar
  • Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?
  • Misi Balas Dendam Maung Bandung: Menanti Duel Panas Persib vs Persita di GBLA!
  • Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

22 Tahun Hilang Tanpa Jejak, Pria Ini Akhirnya Ditemukan Berkat Google Earth

By Aga GustianaRabu, 18 Desember 2024 16:47 WIB2 Mins Read
William Moldt, pria yang ditemukan usai menghilang 22 tahun. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang pria bernama William Moldt akhirnya ditemukan usai menghilang selama 22 tahun tanpa jejak. Ia ditemukan berkat ‘bantuan’ Google Earth, begini ceritanya.

Pada 7 November 1997 lalu, Moldt dilaporkan menghilang dari Lantana, Florida. Ia tak pulang ke rumah setelah keluar malam hari.

Sebelum menghilang, pria berusia 40 tahun itu sempat menghubungi kekasihnya sekitar pukul 21.30. Ia mengabari sang kekasih jika ia akan segera pulang. Namun, ternyata itu adalah kontak terakhir di antara mereka.

Sang kekasih pun berusaha mencari keberadaan Moldt dengan melaporkannya ke polisi. Akan tetapi, kasus ini berujung cold cas lebih dari dua dekade.

Baca Juga:  Pria Asal Bandung Ditemukan Tewas di Kamar Kos Cianjur, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Tak disangka-sangka, pada Agustus 2019, keberadaan Moldt menemui titik terang.

Keberadaan Moldt ditemukan usai seorang pemilik sedang mengecek rumah lamanya di lingkungan Grand Isles, Wellington, Florida lewat Google Earth. Namun, ia menemukan sesuatu yang aneh berada di kolam besar.

Penasaran, ia pun memperbesar tampilan Google Earth. Dia melihat benda mirip mobil dan langsung menghubungi orang yang tinggal di rumah itu untuk mengeceknya.

Pemilik rumah, Barry Fay, kemudian mencoba mengeceknya dengan menerbangkan drone ke area tersebut.

William Moldt ditemukan berkat bantuan Google Earth. (Foto: Ist)

Di sana, ia menemukan sebuah mobil berwarna putih yang tenggelam. Fay pun melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  Langka! Pria di Inggris Ini Punya 3 Penis

Setelah ditarik dan pintu mobilnya dibuka, mereka menemukan sisa tengkorak yang kemudian dikonfirmasi sebagai jasad Moldt.

“Jelas ini telah berada di dalam air dalam waktu yang lama,” kata kepolisian.

Sementara Fay, dia mengaku bahwa ia berasumsi itu hanyalah rongsokan mobil tua.

“Saya tidak pernah percaya akan ada mayat berusia 22 tahun,” akunya kepada The Palm Beach Post.

Fakta tambahan, ternyata mobil tersebut telah terlihat di Google Earth sejak 2007. Ini didasari laporan Charley Project, basis data daring kasus-kasus yang belum terpecahkan di AS. Akan tetapi, butuh 12 tahun bagi seseorang untuk menemukannya.

Baca Juga:  Geger! Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kontrakan Cimahi

Sebelumnya, kepolisian bersikeras jika ketika penyelidikan atas hilangnya Moldt pertama kali diluncurkan, mobil tersebut tidak terlihat. Kini, terjadi perubahan di perairan kolam sehingga kendaraan tersebut dapat muncul.

“Anda tidak dapat memastikan apa yang terjadi bertahun-tahun yang lalu, apa yang terjadi,” kata juru bicara polisi Teri Barbera kepada situs berita tersebut.

“Yang kami tahu hanyalah dia hilang dari muka bumi, dan sekarang dia telah ditemukan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

florida Google Earth pria
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sempat Diamankan Polisi, Kasus ART Aniaya Anak di Ujungberung Berakhir Mediasi

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Bojongsoang, Puluhan Ribu Butir Disita

Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?

Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!

Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa

Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.