Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar Menang! Saddil Ramdani Beberkan Misi Besar Persib vs Manila Digger

Minggu, 23 Agustus 2026 16:14 WIB

Bukan Asli Ajaran Nabi? Konser Diberi Izin Tapi Maulid Dilarang, Ada Apa dengan Arab Saudi?

Minggu, 23 Agustus 2026 15:17 WIB

Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik

Minggu, 23 Agustus 2026 14:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Menang! Saddil Ramdani Beberkan Misi Besar Persib vs Manila Digger
  • Bukan Asli Ajaran Nabi? Konser Diberi Izin Tapi Maulid Dilarang, Ada Apa dengan Arab Saudi?
  • Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik
  • 72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia
  • Arcamanik Membiru! Ratusan Warga Meriahkan Pesta Rakyat Demokrat Jabar
  • Thailand Kena Mental? Vietnam Curi Kemenangan 2-0 di Rajamangala, Comeback Jadi Misi Mustahil
  • Persib Mulai Panaskan Mesin! Igor Tolic Bongkar Kondisi Skuad Jelang Play-off ACL Two
  • Cek Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status dan Desil DTSEN
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sempat Diamankan Polisi, Kasus ART Aniaya Anak di Ujungberung Berakhir Mediasi

By SusanaJumat, 20 Februari 2026 20:04 WIB2 Mins Read
Rekaman CCTV di Sukagalih, Ujungberung, Bandung, mengungkap dugaan kekerasan anak oleh ART. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial RR (47) diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan kekerasan terhadap anak majikannya di kawasan Ujungberung, Kota Bandung. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB.

Kasus ini mencuat setelah rekaman kamera tersembunyi yang memperlihatkan dugaan penganiayaan viral di media sosial. Dalam video tersebut, korban yang tengah disuapi makan terlihat hendak muntah.

Pelaku kemudian diduga melakukan pemukulan ke arah wajah korban hingga menyebabkan luka dan mengeluarkan darah dari hidung.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, menjelaskan bahwa setelah melakukan pemukulan, pelaku sempat membersihkan darah korban menggunakan tisu dan memberikan air minum.

Baca Juga:  18 Pengedar Narkoba Diciduk Polisi di Bandung, 3 Kecamatan Jadi Sorotan

“Pelaku melakukan pemukulan ke arah wajah korban sehingga menyebabkan korban berdarah dari hidung. Setelah itu dibersihkan dan diberi minum,” ujar Anton di Mapolrestabes Bandung, Jumat (20/2/2026).

Ditangkap di Jakarta

Setelah video tersebut viral, jajaran Satreskrim bersama Polsek Ujungberung langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi kejadian. Meski keluarga korban awalnya tidak membuat laporan resmi, polisi tetap menindaklanjuti kasus tersebut.

Baca Juga:  Selidiki Kasus Siswi Loncat dari Angkot di Bandung, Polisi Buru sang Sopir

RR akhirnya berhasil diamankan di wilayah Jakarta. Saat ini, pelaku telah diperiksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kasus Diselesaikan Secara Mediasi

Meski sempat diamankan, proses hukum tidak dilanjutkan karena orang tua korban memilih jalur mediasi. Kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan damai dengan sejumlah syarat.

Salah satu poin kesepakatan adalah pelaku tidak diperbolehkan lagi bekerja di bidang yang berkaitan dengan anak, seperti pengasuh atau babysitter.

Selain itu, pelaku diminta tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Jika kesepakatan dilanggar, kasus dapat kembali diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Detik-Detik Maut! Motor vs Dump Truck di Bandung, Satu Nyawa Melayang di Tempat

Korban Dapat Pendampingan Psikologis

Pihak kepolisian menyatakan tidak melakukan penahanan terhadap RR karena perkara telah diselesaikan melalui mediasi.

Namun demikian, koordinasi tetap dilakukan dengan dinas terkait untuk memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis dan pemeriksaan kesehatan guna mencegah trauma berkepanjangan.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap pengasuh anak serta perlindungan maksimal bagi anak di lingkungan rumah tangga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polrestabes Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Asli Ajaran Nabi? Konser Diberi Izin Tapi Maulid Dilarang, Ada Apa dengan Arab Saudi?

Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik

72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia

Arcamanik Membiru! Ratusan Warga Meriahkan Pesta Rakyat Demokrat Jabar

Bansos

Cek Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status dan Desil DTSEN

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.