Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Gerak Cepat Amankan Bojan Hodak, Negosiasi Kontrak Baru Dimulai

Minggu, 29 Maret 2026 11:00 WIB

Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan

Minggu, 29 Maret 2026 10:31 WIB

Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat

Minggu, 29 Maret 2026 10:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gerak Cepat Amankan Bojan Hodak, Negosiasi Kontrak Baru Dimulai
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat
  • Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak
  • Gila! Beckham Putra Menggila, Timnas Indonesia Pesta Gol di GBK!
  • Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka
  • Bukan Kaleng-Kaleng! Kode Redeem FF 29 Maret 2026: Sikat SG2 OPM dan Skin M1887 Gratis
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

350 Kasus Kebakaran Terjadi di Kota Bandung Sepanjang 2024

By Putra JuangRabu, 8 Januari 2025 21:30 WIB2 Mins Read
Kebakaran. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mencatat, sebanyak 350 kasus kebakaran terjadi di Kota Bandung sepanjang 2024. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 352 kasus.

Kabid Pencegahan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Kurniawan Yusuf mengatakan, penyebab utama kebakaran masih didominasi oleh kelalaian masyarakat dalam penggunaan listrik dan gas.

“Sebagian besar kebakaran terjadi di kawasan permukiman. Faktor utama adalah cara penggunaan gas dan listrik yang tidak aman,” ucap Kurniawan di Balai Kota Bandung, Rabu (8/1/2025).

Meskipun angka kebakaran menurun, Diskar PB Kota Bandung masih menemui kendala dalam penanganan insiden. Salah satunya adalah informasi yang terlambat diterima sehingga petugas sering kali tiba di lokasi saat api sudah membesar.

Baca Juga:  TPA Sarimukti Belum Padam, Praktisi: Siap-siap Bandung Raya Darurat Sampah

“Hal ini tentu menyulitkan proses pemadaman. Oleh karena itu, edukasi dan sosialisasi terus kami lakukan agar masyarakat lebih peduli terhadap pencegahan kebakaran,” ungkapnya.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat, Diskar PB Kota Bandung telah membentuk relawan kebakaran di 55 kelurahan. Relawan ini dilatih untuk memberikan edukasi dan melakukan penanganan awal kebakaran.

Baca Juga:  Sat Set Maling di Bandung, Hanya 15 Menit Motor hingga Barang Berharga Milik Wartawan Raib

Selain itu, hingga 2024, pihaknya telah memasang lebih dari 300 instalasi pompa portabel di berbagai wilayah untuk mendukung respons cepat warga terhadap kebakaran.

“Instalasi pompa portabel ini terbukti sangat membantu. Masyarakat bisa memadamkan api lebih cepat sebelum meluas. Ke depan, kami akan terus membina lebih banyak kelurahan dan memperluas pembentukan relawan,” katanya.

Baca Juga:  Rahasia Bandung Terungkap! Ini 4 Hal yang Jarang Diungkap Wisatawan

Kurniawan mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk terus menekan angka kebakaran di Kota Bandung melalui pendekatan edukasi, pembentukan relawan, dan peningkatan infrastruktur pemadam kebakaran.

Dia menegaskan, peran masyarakat dalam menjaga keamanan penggunaan gas dan listrik tetap menjadi kunci utama.

“Dengan kerja sama semua pihak, kami optimistis angka kebakaran di Kota Bandung bisa terus menurun,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Diskar PB Kota Bandung kebakaran Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat

Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.