Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 01:00 WIB

Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 21:02 WIB

Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!

Sabtu, 10 Oktober 2026 20:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan
  • Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan
  • Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!
  • Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas
  • Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian
  • Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur
  • Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit
  • Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

48 Rumah Rusak Parah di Purwakarta Akibat Pergerakan Tanah, Warga Mengungsi

By Aga GustianaKamis, 12 Juni 2025 13:10 WIB2 Mins Read
Ilustrasi pergerakan tanah. (iStockphoto)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pergerakan tanah yang terjadi di Desa Pasir Munjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, menyebabkan kerusakan serius pada puluhan rumah warga. Sebanyak 48 rumah dilaporkan terdampak, dengan 25 di antaranya ambruk total hingga rata dengan tanah.

Fenomena ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut secara intens dalam beberapa pekan terakhir, membuat struktur tanah menjadi labil dan rentan bergeser. Bahkan, jalan-jalan di sekitar permukiman mengalami penurunan hingga dua meter, menyulitkan akses dan proses evakuasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta, Erlan, mengungkapkan bahwa pergerakan tanah telah terjadi berulang sejak 20 April 2025 dan terus berlanjut hingga pertengahan Juni.

“Pergerakan tanah pertama kali terjadi pada 20 April, lalu berulang pada 23 April dan 19 Mei. Puncaknya pada 11 Juni kemarin. Saat ini tercatat 48 rumah terdampak—42 rumah di Kampung Cigintung dan 6 lainnya di Sukamulya. Hingga kini, 25 rumah sudah ambruk total. Syukurlah, tidak ada korban jiwa,” ujar Erlan, Kamis (12/6).

Baca Juga:  Agro Forestry, Kolaborasi Pupuk Indonesia-TNI AD Hijaukan Hutan Purwakarta

Warga setempat bergotong-royong mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Dengan bantuan kendaraan pikap, barang-barang dibawa ke tempat pengungsian sementara seperti GOR, balai desa, hingga rumah kerabat.

Baca Juga:  Pemkab Purwakarta Raih Predikat Kualitas Tertinggi Pelayanan Publik Ombudsman RI 2024

Salah satu warga terdampak, Susi Susilawati, mengungkapkan bahwa rumahnya roboh dalam sekejap.

“Enggak sempat nyelamatin barang. Rumah langsung ambruk. Dari awal Ramadan memang sudah terasa ada pergerakan tanah, tapi enggak separah sekarang. Jalannya rusak, rumah-rumah pada tumbang,” katanya.

Baca Juga:  Diky Julkifli Serahkan Berkas Pencalonan Ketua PWI Purwakarta

Hingga saat ini, BPBD dan relawan masih terus berjaga dan membantu evakuasi, mengingat potensi pergerakan tanah susulan masih tinggi. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bencana Alam Pergerakan Tanah purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Ilustrasi tsunami

Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.