Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bocoran 26 Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Dicoret, Kiper Utama Berubah Total!

Selasa, 18 Agustus 2026 13:03 WIB

Keluargamu Masuk Kelompok Mana? Cek Peringkat Desil 1–10 Online untuk Tahu Peluang Dapat Bansos

Selasa, 18 Agustus 2026 12:54 WIB

Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB

Selasa, 18 Agustus 2026 12:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bocoran 26 Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Dicoret, Kiper Utama Berubah Total!
  • Keluargamu Masuk Kelompok Mana? Cek Peringkat Desil 1–10 Online untuk Tahu Peluang Dapat Bansos
  • Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB
  • Kode Redeem FF Hari Ini 18 Agustus 2026: 8 Kode Terbaru, Cek Sebelum Kehabisan!
  • Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI
  • Lewat Parade Kemerdekaan di Kabupaten Bandung, Generasi Muda Diajak Kenali Sejarah dan Budaya Sunda
  • Persib Bandung Kelebihan Pemain Asing Jelang Super League, Igor Tolic Tegaskan Hal Ini
  • Bukan Sekadar Laga Persahabatan, Ini Misi Rahasia Persib Hadapi Bali United
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

48 Rumah Rusak Parah di Purwakarta Akibat Pergerakan Tanah, Warga Mengungsi

By Aga GustianaKamis, 12 Juni 2025 13:10 WIB2 Mins Read
Ilustrasi pergerakan tanah. (iStockphoto)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pergerakan tanah yang terjadi di Desa Pasir Munjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, menyebabkan kerusakan serius pada puluhan rumah warga. Sebanyak 48 rumah dilaporkan terdampak, dengan 25 di antaranya ambruk total hingga rata dengan tanah.

Fenomena ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut secara intens dalam beberapa pekan terakhir, membuat struktur tanah menjadi labil dan rentan bergeser. Bahkan, jalan-jalan di sekitar permukiman mengalami penurunan hingga dua meter, menyulitkan akses dan proses evakuasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta, Erlan, mengungkapkan bahwa pergerakan tanah telah terjadi berulang sejak 20 April 2025 dan terus berlanjut hingga pertengahan Juni.

“Pergerakan tanah pertama kali terjadi pada 20 April, lalu berulang pada 23 April dan 19 Mei. Puncaknya pada 11 Juni kemarin. Saat ini tercatat 48 rumah terdampak—42 rumah di Kampung Cigintung dan 6 lainnya di Sukamulya. Hingga kini, 25 rumah sudah ambruk total. Syukurlah, tidak ada korban jiwa,” ujar Erlan, Kamis (12/6).

Warga setempat bergotong-royong mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Dengan bantuan kendaraan pikap, barang-barang dibawa ke tempat pengungsian sementara seperti GOR, balai desa, hingga rumah kerabat.

Salah satu warga terdampak, Susi Susilawati, mengungkapkan bahwa rumahnya roboh dalam sekejap.

“Enggak sempat nyelamatin barang. Rumah langsung ambruk. Dari awal Ramadan memang sudah terasa ada pergerakan tanah, tapi enggak separah sekarang. Jalannya rusak, rumah-rumah pada tumbang,” katanya.

Hingga saat ini, BPBD dan relawan masih terus berjaga dan membantu evakuasi, mengingat potensi pergerakan tanah susulan masih tinggi. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bencana Alam Fenomena Pergerakan Tanah purwakarta warga mengungsi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB

Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI

Lewat Parade Kemerdekaan di Kabupaten Bandung, Generasi Muda Diajak Kenali Sejarah dan Budaya Sunda

Pemkot Bandung Selidiki Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan, Pengawasan Diperketat

Bukan di Film! Kisah ‘Superman’ Palangka Raya yang Lawan Karhutla Sepulang Sekolah

Geger Karnaval HUT RI di Cicalengka Berujung Ricuh, Kapolsek dan Danramil Jadi Korban

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.