Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

90 Persen Kebutuhan Pangan Bandung dari Luar, Begini Solusi Pemkot Hadapi El Nino

By Putra JuangRabu, 23 Agustus 2023 08:11 WIB2 Mins Read
Buruan Sae. (Foto: bandung.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menghadapi musim kemarau dan fenomena El Nino, Kota Bandung perlu membentengi diri terutama dalam hal ketahanan pangan. Mengingat, lebih dari 90 persen kebutuhan pangan Kota Bandung diperoleh dari daerah lain.

Salah satu solusi yang terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung adalah Buruan Sae. Sampai saat ini sudah ada 375 titik kelompok Buruan Sae di Kota Bandung.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, selain menambah jumlah kelompok Buruan Sae, program lain yang sedang dikembangkan Pemkot Bandung adalah pangan berkualitas.

“Pangan bukan hanya bicara mengenai produksinya, tapi juga harus sehat dan memiliki nilai. Itu yang sedang kita kembangkan,” ucap Gin Gin, Selasa (22/8/2023).

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 5 Juni 2025, Cek Lokasinya

Salah satu produksi pangan non-beras yang sedang dikembangkan adalah shorgum. Gin Gin berharap, hal ini bisa menjadi model pengembangan pangan yang baru di Kota Bandung.

“Nantinya Kota Bandung bisa mengembangkan pangan alternatif lokal yang bisa menggantikan beras dan menambah pendapatan. Juga menjadi pakan ternak yang saat ini sedang mahal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ledia Hanifa Ajak Anak Muda untuk Dewasa Dalam Berbangsa dan Bernegara

Selain itu, ada pula program pemanfaatan pangan diolah menjadi makan yang punya nilai gizi dan kesehatan. Sehingga bisa bermanfaat untuk kesejahteraan.

“Kita juga punya PR di pangan hewani, ini harus semakin ditingkatkan. Sebab, kebutuhan pangan hewani di Kota Bandung cukup tinggi,” tandasnya.

Baca Juga:  Usai Libur Lebaran, Warga Bandung Kini Berburu Emas di Pegadaian Galeri 24

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Buruan Sae DKPP Bandung El Nino Kota Bandung musim kemarau Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.