Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menelusuri Sosok Aman Yani, Mantan Bankir yang Dicari Dedi Mulyadi dengan Sayembara Rp750 Juta

Jumat, 22 Mei 2026 16:27 WIB

Hapus Dosa 2 Tahun Sekaligus! Jangan Lewatkan Puasa Sunah Jelang Idul Adha 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Jumat, 22 Mei 2026 16:10 WIB

Detik-detik Lansia 78 Tahun di Cigadung Disekap Rampok: CCTV Dirusak, Motor-HP Raib!

Jumat, 22 Mei 2026 15:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menelusuri Sosok Aman Yani, Mantan Bankir yang Dicari Dedi Mulyadi dengan Sayembara Rp750 Juta
  • Hapus Dosa 2 Tahun Sekaligus! Jangan Lewatkan Puasa Sunah Jelang Idul Adha 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
  • Detik-detik Lansia 78 Tahun di Cigadung Disekap Rampok: CCTV Dirusak, Motor-HP Raib!
  • Cerita Relawan Indonesia yang Sempat ‘Diculik’ Israel: Disetrum hingga Dipukul Selama Ditahan
  • Pemotor Nekat Terobos Palang hingga Kereta Berhenti Mendadak, Farhan: Sabar!
  • Disentil Netizen Malaysia Soal IQ di Bawah 78, Video Kelulusan SMA Indonesia Berujung Malu Nasional!
  • Kabar Buruk bagi Persib? Malut United Kehilangan 9 Pemain Inti Jelang Lawan Borneo FC
  • Pesan Menohok Bojan Hodak Jelang Laga Penentu Persib: Setop Bahas Konvoi, Kita Belum Juara!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 22 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

By Aga GustianaSabtu, 28 Maret 2026 11:03 WIB2 Mins Read
Hendrik Irawan pemilik dapur SPPG Pangauban Batujajar Bandung Barat berujung penutupan. Foto: akun TikTok @hendrikirawan.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sosok Hendrik Irawan yang belakangan ini menjadi pusat kecaman warganet akhirnya menampakkan diri. Pria di balik konten video joget kontroversial yang mengklaim pendapatan harian Rp6 juta dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut, kini harus menelan pil pahit.

Fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) miliknya yang berlokasi di Pangauban, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, kini resmi berhenti beroperasi. Padahal, Hendrik mengaku telah menginvestasikan dana fantastis mencapai Rp3,5 miliar yang hingga saat ini modalnya belum juga kembali.

Klarifikasi Soal Video “Cuan”

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Hendrik berkilah bahwa video joget tersebut merupakan stok lama yang baru ia unggah. Ia membantah tudingan sengaja memamerkan keuntungan di tengah program sosial pemerintah.

“Jadi video itu saya buat sudah lama, waktu itu juga sedang libur (operasional SPPG). Kemudian ada yang menggabungkan video itu sama omongan soal Rp6 juta,” ungkap Hendrik, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga:  Bey Senang Lihat Antusias Siswa di Sukabumi Santap Makan Bergizi Gratis

Meski sempat tersulut emosi dan berniat mempolisikan akun-akun yang menghujatnya, Hendrik akhirnya memilih mengurungkan niat tersebut. Ia mengaku kini lebih memilih untuk menerima kritik pedas dari masyarakat.

“Tapi enggak jadi (laporan polisi), waktu itu saya tersulut emosi. Saya terima kalau netizen sekarang menghujat saya, enggak apa-apa,” tuturnya.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Bandung Perluas Program Makan Bergizi Gratis, Target 30 Persen Siswa pada 2025

Sanksi Penutupan dan Masalah Infrastruktur

Hendrik pun melayangkan permohonan maaf secara terbuka. Ia menyatakan tunduk pada keputusan otoritas yang menutup sementara tempat usahanya sebagai buntut dari huru-hara media sosial tersebut.

“Saya mohon maaf kepada netizen, ini jadi pelajaran buat saya. Ya saya juga terima kalau SPPG ditutup sementara, sambil kita juga terus berbenah,” tambah Hendrik.

Di sisi lain, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (PPG) Regional Bandung, Ramzi, menegaskan bahwa tindakan Hendrik sangat tidak etis karena dilakukan di lingkungan fasilitas program negara.

“Ya itu kan urusan personal sebetulnya, tidak mewakili siapapun. Cuma tidak sepatutnya juga dia seperti itu, apalagi di dalam SPPG. Kita ingatkan kedepan SPPG di KBB fokus mengurus MBG saja, jangan mencoreng nilai positif dengan aksi seperti itu,” tegas Ramzi.

Baca Juga:  Heboh Admin SPPG Pasirwangi Merokok saat Live TikTok, Ini Klarifikasinya

Selain karena faktor viral, Ramzi membeberkan bahwa penutupan juga dipicu oleh temuan teknis terkait infrastruktur yang belum sesuai standar prosedur operasional.

“Ditutup sementara, dari beberapa dapur dia baru 1 yang beroperasi. Jadi ada infrastruktur yang belum sesuai standar, nanti akan dicek lagi sebelum kembali dibuka. Waktu penutupan ya sesuai lamanya dia melakukan perbaikan,” tutup Ramzi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hendrik Irawan Makan Bergizi Gratis MBG pangauban batujajar sppg bandung barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Menelusuri Sosok Aman Yani, Mantan Bankir yang Dicari Dedi Mulyadi dengan Sayembara Rp750 Juta

Detik-detik Lansia 78 Tahun di Cigadung Disekap Rampok: CCTV Dirusak, Motor-HP Raib!

Cerita Relawan Indonesia yang Sempat ‘Diculik’ Israel: Disetrum hingga Dipukul Selama Ditahan

Pemotor Nekat Terobos Palang hingga Kereta Berhenti Mendadak, Farhan: Sabar!

Buktikan BoP Ada Gunanya! MUI Minta Pemerintah Desak Pembebasan Relawan yang Diculik Israel

PMII Jabar Kritik Kebijakan Dedi Mulyadi: Pembangunan Terlalu Fokus Infrastruktur, Abai Kebutuhan Dasar

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.