Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Panen Hadiah Minggu Pagi! Intip Bocoran Kode Redeem FF Hari Ini 5 Juli 2026, Ada Token SG2 Terbaru?

Minggu, 5 Juli 2026 02:00 WIB

Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Ada Derby Iberia Portugal vs Spanyol

Minggu, 5 Juli 2026 01:00 WIB

Kejutan Belum Usai, Bos Persib Beri Kisi-kisi Proyek Rahasia Setelah 10 Juli

Sabtu, 4 Juli 2026 21:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panen Hadiah Minggu Pagi! Intip Bocoran Kode Redeem FF Hari Ini 5 Juli 2026, Ada Token SG2 Terbaru?
  • Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Ada Derby Iberia Portugal vs Spanyol
  • Kejutan Belum Usai, Bos Persib Beri Kisi-kisi Proyek Rahasia Setelah 10 Juli
  • Demi Target Asia! Persib Rombak Staf Kepelatihan, Datangkan Arsitek Fisik dan Taktik Kelas Eropa
  • Followersnya Kalahkan Populasi Negara Sendiri! Kisah Ajaib Vozinha Bikin Messi Frustrasi di Piala Dunia
  • Kode Keras di Video Perkenalan Ragnar Oratmangoen, Persib Segera Amankan Mariano Peralta?
  • Gebrakan Kelima Pangeran Biru: Ragnar Oratmangoen Resmi Merapat ke Persib Bandung
  • Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Pekerja Wisata di Gedung Sate Diselimuti Spanduk Sarkas: ‘Bapak Duda, Kami Punya Keluarga’

By Aga GustianaSenin, 21 Juli 2025 13:53 WIB2 Mins Read
Spanduk Sarkas Aksi Pekerja Wisata di Gedung Sate
Spanduk Sarkas Aksi Pekerja Wisata di Gedung Sate. (Foto: bukamata.id/Rafki R)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ribuan pekerja pariwisata dari berbagai wilayah Jawa Barat mengepung Gedung Sate dalam aksi damai yang berlangsung Senin pagi. Namun, yang mencuri perhatian bukan hanya jumlah massa, melainkan deretan spanduk bernada sarkas yang dibentangkan dengan gaya unik dan menyentil kebijakan pemerintah.

Salah satu spanduk yang paling menyita perhatian bertuliskan, “Kedah Bijak Ngadamel Aturan, Bapak mah Duda Abi mah Gaduh Keluarga” — kalimat bernada sindiran yang menyerukan pentingnya kebijakan yang bijak, dengan menyentuh sisi personal dan emosional. Spanduk ini menggambarkan keresahan para pekerja yang merasa tidak dilibatkan dalam pembuatan aturan yang memengaruhi langsung penghidupan mereka.

Ada pula spanduk lain yang menggunakan bahasa halus namun tajam, seolah menulis surat cinta untuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi: “Dear Kang Dedi, Cing Soleh Nyak! Cing Adil ka Kami, 5 Sasih Kami Kehilangan Penghasilan, Tolong Kasih Kami Solusi!”.

Sindiran halus ini menyoroti kondisi para pekerja wisata yang kehilangan pendapatan selama lima bulan terakhir akibat kebijakan yang mereka anggap tidak berpihak.

Baca Juga:  Pendaftaran Ditutup, Ini 4 Paslon yang Siap Bertarung di Pilgub Jabar 2024

Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA, yang disebut-sebut menyebabkan penurunan drastis jumlah wisatawan serta pembatalan agenda wisata di berbagai daerah.

Baca Juga:  Kebijakan Dedi Mulyadi Malah Tambah Masalah Baru, Warganet Singgung soal Penjajahan

Diperkirakan sekitar 4.000 orang turun ke jalan, mewakili berbagai sektor: mulai dari pemandu wisata, sopir dan kru bus, pengelola tempat wisata, pelaku seni budaya, hingga pemilik UMKM yang menggantungkan hidup dari perputaran ekonomi pariwisata. Solidaritas ini tergabung dalam kelompok Pekerja Pariwisata Jawa Barat (P3JB).

Puluhan bus parkir berjajar di depan Gedung Sate, sambil sesekali membunyikan klakson sebagai simbol panggilan agar Gubernur keluar menemui massa. Teriakan “Cabut! Cabut! Cabut!” menggema, menyuarakan satu tuntutan utama: cabut SE Nomor 45.

Hingga menjelang siang, belum ada perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tampak menemui massa aksi. Namun semangat para peserta tetap menyala, berdiri di bawah terik matahari sambil membawa poster bertuliskan “Jangan Matikan Wisata Kami” dan “Kami Bukan Musuh Pemerintah”.

Baca Juga:  Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan

Koordinator aksi menegaskan bahwa mereka tidak menolak aturan, tapi menuntut kebijakan yang berpihak dan melibatkan para pelaku wisata yang terdampak langsung.

“Pariwisata itu denyut ekonomi desa kami. Jangan dimatikan dengan satu edaran tanpa dialog,” ujarnya lantang.

Aksi kreatif ini menunjukkan bahwa suara rakyat tak melulu disampaikan dengan amarah. Kadang, sarkasme dan humor justru bisa menyampaikan pesan dengan lebih tajam—dan menyentuh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aksi Gedung Sate Dedi Mulyadi Demo Bandung Gubernur Jabar Pekerja Wisata Spanduk sarkas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.