Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Persib Kena Denda Komdis PSSI Gara-gara Dokter Tim ‘Menghilang’

Selasa, 3 November 2026 15:57 WIB

Amanda Manopo Skandalin Suami! Sebut Fajar Sadboy Lebih Gentleman Dibanding Kenny Austin?

Selasa, 3 November 2026 15:34 WIB
Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Selasa, 3 November 2026 15:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Umuh Muchtar Buka Suara Usai Persib Kena Denda Komdis PSSI Gara-gara Dokter Tim ‘Menghilang’
  • Amanda Manopo Skandalin Suami! Sebut Fajar Sadboy Lebih Gentleman Dibanding Kenny Austin?
  • Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru
  • Prediksi Line Up Melbourne Victory vs Persib: Kembalinya Marc Klok dan Formasi Tiga Bek Maung Bandung
  • Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali
  • Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos
  • Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!
  • Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Alarm Merah untuk Liga 1: Peringkat Anjlok, Slot ACL Elite Raib!

By SusanaRabu, 21 Mei 2025 10:30 WIB2 Mins Read
Liga 1. Foto: Dok. LIB.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) baru saja merilis pembaruan peringkat kompetisi klub zona Timur pada 20 Mei 2025.

Dalam update terbaru tersebut, kabar kurang menyenangkan datang bagi sepak bola Indonesia, Liga 1 turun ke peringkat ke-11, bahkan kini berada di bawah Liga Kamboja.

Penurunan ini terjadi karena sejumlah kompetisi di Asia Timur, termasuk Liga 1 Indonesia, Liga Super Malaysia, dan Liga Thailand, telah menyelesaikan musim 2024/2025 dan menentukan juaranya.

Di Indonesia, Persib Bandung keluar sebagai juara Liga 1 2024/2025. Di Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT) kembali mendominasi, sementara di Thailand, Buriram United berhasil mempertahankan gelar.

Baca Juga:  Jadwal Liga 1 Pekan 24: Persaingan 4 Besar Semakin Ketat!

Namun, dominasi klub-klub ASEAN tersebut belum cukup mendongkrak posisi Liga 1 di mata AFC. Turunnya peringkat membuat Liga 1 terancam kehilangan slot ke Asian Champions League Elite (ACL Elite), kasta tertinggi kompetisi antarklub Asia.

Hanya Dapat Slot di Kasta Kedua dan Ketiga Asia

Akibat penurunan ini, Liga 1 hanya mendapat satu slot ke ACL Two, kompetisi kasta kedua Asia, dan satu slot ke AFC Challenge League, kompetisi kasta ketiga. Situasi ini jelas menjadi alarm serius bagi kualitas kompetisi domestik.

Wacana 11 Pemain Asing Demi Bersaing di Asia

Baca Juga:  Gustavo Almeida Berjuang Hingga Akhir, Persija Berbagi Angka Lawan Borneo FC

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi kini tengah menyusun langkah strategis demi meningkatkan kualitas Liga 1. Salah satunya adalah dengan wacana memperbolehkan klub menggunakan 11 pemain asing, sejalan dengan kebijakan baru dari AFC.

Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa mulai musim depan, klub diizinkan mendaftarkan hingga 11 pemain asing, meskipun hanya 8 yang boleh tampil di lapangan dalam satu waktu.

“Awalnya karena kami ingin tampil baik di Asia, bukan karena harga pemain lokal mahal atau alasan lain,” jelas Ferry Paulus.

Baca Juga:  Selisih 5 Poin, Persija Tempel Ketat Persib di Puncak Klasemen

“AFC telah memerdekakan setiap klub untuk mendatangkan pemain asing sebanyak mungkin,” tandasnya.

Thailand Unggul, Jepang dan Korea Masih Dominasi

Dalam daftar terbaru AFC, Liga Jepang masih menduduki peringkat pertama, disusul Liga Korea Selatan di posisi kedua.

Menariknya, Liga Thailand kini berada di peringkat ketiga, menjadikannya kompetisi terbaik di kawasan ASEAN.

Dengan kondisi ini, Indonesia harus berbenah jika ingin bersaing di level Asia. Tidak hanya soal regulasi, tetapi juga dalam hal tata kelola, kualitas pertandingan, hingga pengembangan pemain muda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Asia Liga 1
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak

Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.