Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemkot Bandung Selidiki Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan, Pengawasan Diperketat

Selasa, 18 Agustus 2026 11:29 WIB

Bukan di Film! Kisah ‘Superman’ Palangka Raya yang Lawan Karhutla Sepulang Sekolah

Selasa, 18 Agustus 2026 10:02 WIB

Geger Karnaval HUT RI di Cicalengka Berujung Ricuh, Kapolsek dan Danramil Jadi Korban

Selasa, 18 Agustus 2026 09:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemkot Bandung Selidiki Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan, Pengawasan Diperketat
  • Bukan di Film! Kisah ‘Superman’ Palangka Raya yang Lawan Karhutla Sepulang Sekolah
  • Geger Karnaval HUT RI di Cicalengka Berujung Ricuh, Kapolsek dan Danramil Jadi Korban
  • Bikin Betah! Ini Rekomendasi Destinasi Wisata Alam dan Kekinian di Bogor Buat Melepas Penat
  • Cek Bansos Kemensos Agustus 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP: Ini Link Resminya
  • BMKG Beri Peringatan untuk Jawa Barat, Hujan dan Angin Kencang Bisa Datang Mendadak
  • BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Total Rp600 Ribu! Cek Jadwal dan Status Penerima
  • Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 18 Agustus 2026, Ini 4 Cara Resmi dan Aman Cepat Cair
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Anis Matta Jawab soal Isu Dinasti Politik Keluarga Jokowi: Tidak Relevan

By SusanaJumat, 27 Oktober 2023 10:19 WIB2 Mins Read
Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta. (YouTube Anis Matta)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu dinasti politik keluarga Presiden Jokowi kini menjadi isu hangat yang terus diperdebatkan, terlebih dengan majunya Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Seperti diketahui, Keluarga Jokowi saat ini memegang jabatan dalam pemerintahan. Putra sulungnya, Gibran sebagai Wali Kota Solo, menantunya Bobby Nasution sebagai Wali Kota Medan, dan putra bungsunya, Kaesang Pangarep kini menjadi Ketua Umum PSI.

Melihat hal itu tentunya, isu dinasti politik ini menjadi ramai dibahas menjelang Pemilu 2024, ditambah dengan adanya putusan MK terkait batas usia Capres-Cawapres yang dinilai memudahkan Gibran melenggang ke Pilpres 2024.

Itu juga ditambah dengan adik ipar Jokowi, yakni Ketua MK Anwar Usman yang berperan dalam putusan MK tersebut.

Mengenai isu dinasti politik ini, Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta turut menanggapi dengan menyatakan bahwa isu dinasti tidak ada relevansinya dalam sistem demokrasi.

Dalam sistem demokrasi ini, Anis melanjutkan bahwa yang menempati jabatan pemerintahan tersebut melalui pemilihan bukan penunjukan.

“Isu dinasti tidak ada relevansinya dalam sistem demokrasi. Ini kan jabatan yang dipilih oleh rakyat, Itu kan semuanya melalui proses pemilihan bukan penunjukan, jadi tidak tepat,” ujar Anis, dikutip dalam YouTube Anis Matta, Jumat (27/10/2023).

Anis Matta pun kemudian memberikan contoh terkait majunya AHY dalam Pilkada DKI dan Puan Maharani yang sebelumnya dikampanyekan PDIP menjadi Capres.

“Kita lihat Mas AHY maju di Pilkada DKI kalah kan sama Anies, terus Mba Puan juga dikampanyekan oleh PDIP sebagai Capres, tapi orang realistis melihat sisi elektoralnya tidak dapat, makanya pilih Ganjar, padahal kan yang menentukan ibunya,” ujarnya.

Melihat contoh tersebut, dinasti politik itu tidak selalu berpengaruh terhadap Pemilu, akan tetapi elektabilitas sosok lah yang jadi pengaruhnya.

“Jadi karena orang tunduk pada aturan elektabilitas, mungkin saja bahwa sisi dinasti itu keluarga besar politik itu bisa berpengaruh, tapi tidak selalu. Bu Mega kenyataannya jadi presiden setelah itu kalah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anis Matta dinasti jokowi Partai Gelora
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Selidiki Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan, Pengawasan Diperketat

Bukan di Film! Kisah ‘Superman’ Palangka Raya yang Lawan Karhutla Sepulang Sekolah

Geger Karnaval HUT RI di Cicalengka Berujung Ricuh, Kapolsek dan Danramil Jadi Korban

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Bansos Kemensos Agustus 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP: Ini Link Resminya

BMKG Beri Peringatan untuk Jawa Barat, Hujan dan Angin Kencang Bisa Datang Mendadak

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Total Rp600 Ribu! Cek Jadwal dan Status Penerima

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.