Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Sabtu, 2 Mei 2026 15:41 WIB

Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC

Sabtu, 2 Mei 2026 15:20 WIB

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Sabtu, 2 Mei 2026 15:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
  • Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC
  • Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru
  • Bikin Haru! Aksi Teller Bank bjb Fasih Bahasa Isyarat Layani Nasabah Spesial, Warganet Angkat Jempol
  • Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu
  • Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur
  • Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK
  • Surganya ‘Hidden Gem’! 8 Wisata Curug Hits di Bandung Raya untuk Healing Akhir Pekan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Antara Ambisi dan Potensi, Orang Tua Harus Pahami Stres Akademik pada Siswa Demi Masa Depan

By Putra JuangSelasa, 26 Maret 2024 11:13 WIB5 Mins Read
Orang Tua Harus Pahami Stres Akademik pada Siswa Demi Masa Depan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masa SMA merupakan masa-masa yang penting bagi siswa untuk menyiapkan masa depan mereka. Tentu saja setiap siswa ingin memasuki kampus impian untuk membantu meraih cita-cita terutama berkaitan dengan profesi yang ingin ditekuni di masa depan, sesuai dengan potensi dan minat siswa.

Namun tak jarang, siswa bahkan orang tua benar-benar tahu akan apa yang sebetulnya dibutuhkan oleh anak untuk persiapan menuju masa setelah bangku SMA. Sehingga peran sekolah pun cukup besar dalam hal ini.

Kepala Sekolah SMA Mutiara Bunda, Wida Rahmawati mengatakan, bahwa SMA Mutiara Bunda sebagai sekolah inklusi yang menerima siswa dengan berbagai keunikannya, memfasilitasi siswa mempersiapkan masa depan terutama menuju jenjang perguruan tinggi dalam University Preparation Program.

“Program ini menyajikan rangkaian kegiatan yang komprehensif dan kolaboratif dengan tajuk Light Up Your Future,” ucap Wida dalam keterangannya, Selasa (26/3/2024).

Wida mengatakan, Program University Preparation menyiapkan siswa untuk menyongsong masa depan melalui berbagai rangkaian kegiatan, baik kegiatan yang bersifat akademis maupun non akademis, seperti tes minat bakat, Expo perguruan tinggi, try out UTBK, hingga kelas pemantapan UTBK yaitu scholastic class.

“Berbekal pelayanan individual, siswa didampingi secara intensif untuk memasuki jenjang perkuliahan di berbagai perguruan tinggi baik itu Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN), dan institusi pendidikan lainnya melalui berbagai jalur masuk perguruan tinggi sesuai dengan minat dan bakat siswa,” tuturnya.

Menurutnya, dewasa ini minat siswa terhadap PTN senantiasa tinggi. Ditambah lagi dengan banyaknya universitas yang mengembangkan program – program studi yang inovatif sesuai perkembangan zaman yang cukup menjanjikan.

Baca Juga:  Kebijakan Masuk Sekolah Pagi Dedi Mulyadi Dinilai Beresiko Bagi Perkembangan Otak Anak

“Hal tersebut membuat siswa memiliki target masing – masing yang perlu dikejar dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Wida menyebut, fenomena “anak ambis” pun muncul dikalangan para pelajar dimana memandang siswa yang memiliki target akademik dan usaha tinggi untuk memperoleh capaian akademik yang baik.

“Tak ayal banyak orang tua memasukkan anaknya untuk belajar tambahan di lembaga bimbingan belajar untuk program persiapan masuk ke perguruan tinggi,” imbuhnya.

Padahal, ambisi yang positif juga diperlukan selama bisa diarahkan dengan baik sebagai bahan bakar untuk memotivasi siswa mencapai targetnya. Tak sedikit juga siswa yang merasa kewalahan dengan tugas latihan soal dan banyaknya pertemuan yang mereka harus penuhi untuk mengejar target yang diberikan oleh bimbingan belajar yang diikutinya.

“Padahal, sekolah harus tetap menjadi prioritas. Mereka pun harus menuntaskan tugas-tugas dan ujian sekolah sebagai syarat kelulusan sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya.

“Siswa terkadang merasakan kebingungan dalam mengelola waktu, bahkan mengelola kondisi kesehatan karena padatnya aktifitas. Lalu, apa dampak yang akan terjadi pada siswa jika merasa “kewalahan” dengan berbagai hal yang dihadapi untuk mengejar targetnya masing-masing?. Tentu saja sedikit banyaknya akan berpengaruh terhadap psikologis siswa,” tambahnya.

Oleh karena, kata Wida, banyaknya dorongan atau tuntutan target yang ingin dicapai, tidak sedikit siswa yang tidak nyaman, merasa tertekan dan merasa terbebani oleh keadaan yang mengharuskannya banyak belajar dan latihan soal untuk mengejar target skor yang harus dicapai untuk masuk ke PTN sehingga menimbulkan stress belajar, atau dalam sebuah jurnal pendidikan disebut dengan stress akademik.

Baca Juga:  Ternyata Ini Faktor yang Bikin MBG Cepat Basi dan Picu Keracunan

Menurut Sarafino & Smith (2011), stress merupakan suatu proses seorang individu untuk mengubah dampak negatif yang dimunculkan dari stress dengan melakukan perubahan perilaku, kognitif serta emosional dan juga stress tidak hanya berupa stimulus atau respon.

Sejalan dengan temuan Taufik dkk (2013), Stres akademik pada siswa bisa terjadi apabila tekanan dari lingkungan lebih tinggi dari kemampuan yang dimiliki.

“Stres akademik dapat diartikan sebagai respon yang dihasilkan dari harapan atau tekanan yang terlalu tinggi yang dititik beratkan kepada siswa dalam meraih suatu prestasi atau target akademik,” katanya.

Menurutnya, stres akademik yang terjadi dapat dilihat dari perubahan perilaku seperti siswa lalai dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas, mendapat nilai yang kurang memuaskan, sulit berkonsentrasi, sering bolos sekolah, serta cendrung merasa rendah diri dan tidak optimis dalam meraih prestasi akademik. Peran sekolah dan orang tua sangat penting untuk mencegah terjadinya hal tersebut.

“SMA Mutiara Bunda sangat memperhatikan bagaimana siswa dapat memiliki ambisi positif untuk memunculkan potensi demi mencapai target masing-masing. Secara akademik, siswa diberikan program scholastic class berupa pengenalan soal-soal skolastik yang biasa dipakai dalam jalur tes penerimaan mahasiswa baru seperti UTBK,” bebernya.

Wida mengatakan, program ini diberikan kepada siswa di level 12 secara berkala sejak semester awal di level 12 dengan porsi yang cukup. Hal ini dilakukan dengan memperhatikan manajemen waktu dan beban belajar siswa untuk menghindari munculnya stress akademik.

Baca Juga:  1200 Siswa Ikuti Sanlat Ramadhan Baznas Jabar 2024 di Pusdai Bandung

“Siswa pun tidak perlu bepergian jauh untuk datang ke tempat bimbingan belajar tertentu karena sudah difasilitasi sekolah, sehingga mereka bisa belajar dengan fokus dan nyaman. Selain itu, secara psikologis, siswa juga didampingi oleh psikolog dan guru BK untuk meminimalisir munculnya dampak stress akademik sehingga mereka bisa mencapai hasil yang optimal,” paparnya.

Wida mengungkapkan, pemberian soal-soal yang sangat bervariasi dan biasa muncul dalam tes UTBK juga memperhatikan bobot tingkat kesulitan soal. Banyak siswa yang mengeluhkan soal-soal latihan di luar sana jauh lebih sulit dan tidak sesuai dengan tes yang diikuti.

“Setelah mendapatkan latihan soal dan bagaimana cara memecahkannya, siswa diberikan Try Out secara berkala untuk mengevaluasi pencapaian belajar mereka, serta sejauh mana mereka dapat mencapai target yang ditentukan,” ungkapnya.

“Tentu saja disertai dengan hasil analisis yang detail sehingga siswa tahu betul bagian mana yang harus dikuatkan. Hal tersebut dapat membantu siswa untuk belajar lebih efektif dan efisien, sehingga meminimalisir resiko terjadinya stress akademik,” lanjutnya.

Selain dipersiapkan secara kognitif, siswa juga diberikan persiapan menuju masa depan dalam aspek rohani agar siswa memperoleh keseimbangan hidup dan lebih survive dan adaptif. Melalui program Hop of Life, siswa juga dibekali untuk menghadapi kehidupan sesungguhnya di masyarakat nanti sesuai fitrahnya sebagai muslim dan muslimah sejati.

“Hal ini dapat menjadi kegiatan yang komprehensif dalam menyiapkan masa depan siswa yang gemilang, sebagaimana tajuk program University Preparation di SMA Mutiara Bunda, Light up your future,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

siswa SMA Mutiara Bunda Stres Akademik University Preparation Program
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Haru! Aksi Teller Bank bjb Fasih Bahasa Isyarat Layani Nasabah Spesial, Warganet Angkat Jempol

Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Surganya ‘Hidden Gem’! 8 Wisata Curug Hits di Bandung Raya untuk Healing Akhir Pekan

Game Free Fire

Borong Item Sultan! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 2 Mei 2026, Ada Skin M1887 & Diamond Gratis

MERINDING! Setelah Ramalan ‘Ular Besi’ Terbukti, Tirta Siregar Kini Beri Sinyal untuk Jawa Barat

Terbongkar! Polisi Dalami Skandal Video Viral Bandar Membara di Batang

Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF 2 Mei 2026: Dapatkan Skin M1887 Terlangka dan Diamond Gratis Hari Ini

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.