Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Gagal Dekati Tommaso Cassandro? Jurnalis Italia Ungkap Fakta Sebenarnya

Minggu, 14 Juni 2026 11:38 WIB

Harga Emas Hari Ini Mengejutkan! Antam Naik Tipis Tembus Rp2,82 Juta per Gram

Minggu, 14 Juni 2026 11:02 WIB

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Minggu, 14 Juni 2026 10:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gagal Dekati Tommaso Cassandro? Jurnalis Italia Ungkap Fakta Sebenarnya
  • Harga Emas Hari Ini Mengejutkan! Antam Naik Tipis Tembus Rp2,82 Juta per Gram
  • Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib
  • Beda Jauh dari Afrika Selatan 2010! Piala Dunia 2026 Ramai Dihujat dan Disebut Produk Gagal
  • Frans Putros Bawa Nama Persib ke Piala Dunia 2026, Siap Hadapi Haaland, Mbappe hingga Sadio Mane!
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile 14 Juni 2026 Terbaru, Ambil Paket Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis
  • Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ternyata Ini Faktor yang Bikin MBG Cepat Basi dan Picu Keracunan

By Aga GustianaJumat, 26 September 2025 11:32 WIB2 Mins Read
program MBG
Ilustrasi, program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamara.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi pelajar kini menjadi sorotan publik. Alih-alih menyehatkan, sejumlah wilayah di Indonesia justru melaporkan kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal akibat konsumsi makanan dari program tersebut.

Ribuan siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, nyeri perut, hingga sesak napas setelah menyantap makanan MBG. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi para orang tua serta menambah trauma bagi anak-anak yang menjadi korban.

Pemerintah Lakukan Evaluasi

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama instansi terkait kini turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi makanan MBG. Pemeriksaan kualitas bahan, standar kebersihan, hingga rantai distribusi dipantau ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Di sejumlah daerah, pelaksanaan program MBG bahkan dihentikan sementara sebagai langkah pencegahan. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan pelajar adalah prioritas utama.

Baca Juga:  Jejak Panjang Tatar Sunda: Dari Kerajaan Kuno Hingga Lahirnya Provinsi Jawa Barat

Data Kasus Keracunan MBG di Berbagai Daerah

Hingga akhir September 2025, berikut catatan kasus keracunan MBG yang dihimpun dari berbagai sumber resmi:

Jawa Barat

  • Kabupaten Bandung Barat (Cipongkor): lebih dari 1.000 siswa.
  • Kota Bandung (SPPG Coblong): 320 siswa.
  • Kabupaten Sukabumi (SPPG): 503 siswa.
  • Cianjur: 21 siswa.
  • Data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI): total 2.012 kasus di Jawa Barat.
Baca Juga:  Lucky Hakim Terancam Sanksi Usia Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Begini Kata Dedi Mulyadi

Sumatera

  • Lampung (SPPG): 503 siswa.
  • Bengkulu (Lebong Sakti): 467 siswa.
  • Sumatera Selatan (Lemat Ilir): puluhan siswa.
  • Total di Sumatera: 1.281 kasus.

Sulawesi

  • Banggai Kepulauan: lebih dari 250 siswa.

DIY Yogyakarta

  • JPPI mencatat 1.047 siswa keracunan.

Total Nasional

  • Data BGN: 4.711 kasus keracunan MBG di seluruh Indonesia.
    • Wilayah I (Sumatera): 1.281 kasus.
    • Wilayah II (Jawa): 2.606 kasus.
    • Wilayah III (Kalimantan, Sulawesi, Indonesia Timur): 824 kasus.
  • Data JPPI per 21 September 2025: 6.452 kasus keracunan MBG di 16 provinsi.
Baca Juga:  Dedi Mulyadi Larang PR, Minta Pembelajaran Diselesaikan di Sekolah

Sorotan Publik

Kasus ini menimbulkan desakan agar pemerintah memperketat pengawasan, mulai dari pemilihan vendor penyedia makanan hingga distribusi di sekolah. Program MBG dianggap baik untuk meningkatkan gizi anak bangsa, namun penerapan tanpa standar keamanan yang kuat justru berpotensi menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat keracunan MBG MBG siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.