Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bursa Transfer Persib Menggila! Elkan Baggott hingga Pemain Eropa Dibidik

Senin, 27 April 2026 15:52 WIB

Daftar Lengkap Menteri Baru Hasil Reshuffle Kabinet Merah Putih yang Dilantik Presiden Prabowo Hari Ini

Senin, 27 April 2026 15:43 WIB

Menyatukan Ruang atau Memenuhi Hasrat? Catatan Kritis atas Rencana Integrasi Gedung Sate-Gasibu

Senin, 27 April 2026 15:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bursa Transfer Persib Menggila! Elkan Baggott hingga Pemain Eropa Dibidik
  • Daftar Lengkap Menteri Baru Hasil Reshuffle Kabinet Merah Putih yang Dilantik Presiden Prabowo Hari Ini
  • Menyatukan Ruang atau Memenuhi Hasrat? Catatan Kritis atas Rencana Integrasi Gedung Sate-Gasibu
  • Daftar Tokoh yang Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto 27 April 2026
  • Bahaya Tersembunyi dari Foto yang Dimanipulasi
  • Bukan Pembalap Biasa! Kisah Kiandra Ramadhipa yang Mengguncang Eropa dan Siap Tembus MotoGP
  • Persib Terancam? Bonus Rp5 Miliar Picu Kontroversi Besar Liga 1
  • Gas Pol! Kode Redeem FF Terbaru 27 April 2026: Ada Skin Winchester hingga XM8 Blizzard Blaze Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ternyata Ini Faktor yang Bikin MBG Cepat Basi dan Picu Keracunan

By Aga GustianaJumat, 26 September 2025 11:32 WIB2 Mins Read
program MBG
Ilustrasi, program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamara.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi pelajar kini menjadi sorotan publik. Alih-alih menyehatkan, sejumlah wilayah di Indonesia justru melaporkan kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal akibat konsumsi makanan dari program tersebut.

Ribuan siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, nyeri perut, hingga sesak napas setelah menyantap makanan MBG. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi para orang tua serta menambah trauma bagi anak-anak yang menjadi korban.

Pemerintah Lakukan Evaluasi

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama instansi terkait kini turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi makanan MBG. Pemeriksaan kualitas bahan, standar kebersihan, hingga rantai distribusi dipantau ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Di sejumlah daerah, pelaksanaan program MBG bahkan dihentikan sementara sebagai langkah pencegahan. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan pelajar adalah prioritas utama.

Baca Juga:  Era Dedi Mulyadi: UMK Jawa Barat 2025 Naik, Bekasi Tertinggi Banjar Terendah

Data Kasus Keracunan MBG di Berbagai Daerah

Hingga akhir September 2025, berikut catatan kasus keracunan MBG yang dihimpun dari berbagai sumber resmi:

Jawa Barat

  • Kabupaten Bandung Barat (Cipongkor): lebih dari 1.000 siswa.
  • Kota Bandung (SPPG Coblong): 320 siswa.
  • Kabupaten Sukabumi (SPPG): 503 siswa.
  • Cianjur: 21 siswa.
  • Data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI): total 2.012 kasus di Jawa Barat.
Baca Juga:  Dedi-Erwan Akan Bangun Karakter Masyarakat Berdasarkan Kebudayaan

Sumatera

  • Lampung (SPPG): 503 siswa.
  • Bengkulu (Lebong Sakti): 467 siswa.
  • Sumatera Selatan (Lemat Ilir): puluhan siswa.
  • Total di Sumatera: 1.281 kasus.

Sulawesi

  • Banggai Kepulauan: lebih dari 250 siswa.

DIY Yogyakarta

  • JPPI mencatat 1.047 siswa keracunan.

Total Nasional

  • Data BGN: 4.711 kasus keracunan MBG di seluruh Indonesia.
    • Wilayah I (Sumatera): 1.281 kasus.
    • Wilayah II (Jawa): 2.606 kasus.
    • Wilayah III (Kalimantan, Sulawesi, Indonesia Timur): 824 kasus.
  • Data JPPI per 21 September 2025: 6.452 kasus keracunan MBG di 16 provinsi.
Baca Juga:  Jejak Panjang Tatar Sunda: Dari Kerajaan Kuno Hingga Lahirnya Provinsi Jawa Barat

Sorotan Publik

Kasus ini menimbulkan desakan agar pemerintah memperketat pengawasan, mulai dari pemilihan vendor penyedia makanan hingga distribusi di sekolah. Program MBG dianggap baik untuk meningkatkan gizi anak bangsa, namun penerapan tanpa standar keamanan yang kuat justru berpotensi menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat keracunan MBG MBG siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Lengkap Menteri Baru Hasil Reshuffle Kabinet Merah Putih yang Dilantik Presiden Prabowo Hari Ini

Daftar Tokoh yang Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto 27 April 2026

Bahaya Tersembunyi dari Foto yang Dimanipulasi

Bukan Pembalap Biasa! Kisah Kiandra Ramadhipa yang Mengguncang Eropa dan Siap Tembus MotoGP

Honor Ribuan Tenaga Honorer Sekolah di Jabar Tertahan, Dedi Mulyadi Tunggu Kejelasan Pusat

Pajak Kendaraan Listrik Dihapus? Dedi Mulyadi: Hanya Ditunda Sampai Ekonomi Normal

Terpopuler
  • Viral ‘Vell Blunder di TikTok’: Link Video 8 Menit Heboh Dicari
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Kode Redeem FF 24 April 2026: Dapatkan Skin SG2 Terompet dan Diamond Gratis!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.