Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ternyata Ini Faktor yang Bikin MBG Cepat Basi dan Picu Keracunan

By Aga GustianaJumat, 26 September 2025 11:32 WIB2 Mins Read
program MBG
Ilustrasi, program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamara.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi pelajar kini menjadi sorotan publik. Alih-alih menyehatkan, sejumlah wilayah di Indonesia justru melaporkan kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal akibat konsumsi makanan dari program tersebut.

Ribuan siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, nyeri perut, hingga sesak napas setelah menyantap makanan MBG. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi para orang tua serta menambah trauma bagi anak-anak yang menjadi korban.

Pemerintah Lakukan Evaluasi

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama instansi terkait kini turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi makanan MBG. Pemeriksaan kualitas bahan, standar kebersihan, hingga rantai distribusi dipantau ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Di sejumlah daerah, pelaksanaan program MBG bahkan dihentikan sementara sebagai langkah pencegahan. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan pelajar adalah prioritas utama.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Sebut Upah Minimun Pekerja Berpotensi Naik Hingga 4 Persen

Data Kasus Keracunan MBG di Berbagai Daerah

Hingga akhir September 2025, berikut catatan kasus keracunan MBG yang dihimpun dari berbagai sumber resmi:

Jawa Barat

  • Kabupaten Bandung Barat (Cipongkor): lebih dari 1.000 siswa.
  • Kota Bandung (SPPG Coblong): 320 siswa.
  • Kabupaten Sukabumi (SPPG): 503 siswa.
  • Cianjur: 21 siswa.
  • Data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI): total 2.012 kasus di Jawa Barat.
Baca Juga:  Pj Gubernur Sebut UMKM Tulang Punggung Ekonomi di Jawa Barat

Sumatera

  • Lampung (SPPG): 503 siswa.
  • Bengkulu (Lebong Sakti): 467 siswa.
  • Sumatera Selatan (Lemat Ilir): puluhan siswa.
  • Total di Sumatera: 1.281 kasus.

Sulawesi

  • Banggai Kepulauan: lebih dari 250 siswa.

DIY Yogyakarta

  • JPPI mencatat 1.047 siswa keracunan.

Total Nasional

  • Data BGN: 4.711 kasus keracunan MBG di seluruh Indonesia.
    • Wilayah I (Sumatera): 1.281 kasus.
    • Wilayah II (Jawa): 2.606 kasus.
    • Wilayah III (Kalimantan, Sulawesi, Indonesia Timur): 824 kasus.
  • Data JPPI per 21 September 2025: 6.452 kasus keracunan MBG di 16 provinsi.
Baca Juga:  Susi Pudjiastuti Dukung Jeje di Pilgub Jabar 2024

Sorotan Publik

Kasus ini menimbulkan desakan agar pemerintah memperketat pengawasan, mulai dari pemilihan vendor penyedia makanan hingga distribusi di sekolah. Program MBG dianggap baik untuk meningkatkan gizi anak bangsa, namun penerapan tanpa standar keamanan yang kuat justru berpotensi menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat keracunan MBG MBG siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.