Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Umuh Muchtar Wanti-Wanti Persib Jelang ACL 2: Harus Siap Hadapi Tim-Tim Elite Asia

Jumat, 21 Agustus 2026 16:33 WIB

Jadwal Pencairan PIP Termin II 2026: Cek Nama Penerima dan Nominal Bantuan Lewat HP

Jumat, 21 Agustus 2026 16:06 WIB

Viral Konvoi Pelajar Bawa Celurit Teror Jalur Pantura Cirebon, 3 Pelaku Akhirnya Diciduk

Jumat, 21 Agustus 2026 15:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Umuh Muchtar Wanti-Wanti Persib Jelang ACL 2: Harus Siap Hadapi Tim-Tim Elite Asia
  • Jadwal Pencairan PIP Termin II 2026: Cek Nama Penerima dan Nominal Bantuan Lewat HP
  • Viral Konvoi Pelajar Bawa Celurit Teror Jalur Pantura Cirebon, 3 Pelaku Akhirnya Diciduk
  • Jabar Peringkat Satu Laporan Scam se-Indonesia, Kerugian Tembus Triliunan Rupiah
  • Jadwal Liga Inggris 2026/2027 Pekan Pertama: Arsenal, MU, Liverpool hingga Chelsea
  • Bansos Tahap 3 2026 Cair, Cek Sekarang Pakai HP untuk Lihat Status dan Desil DTSEN
  • Ujian Berat Igor Tolic: Jadwal Horor Persib Bandung Diapit Ambisi Asia dan Rivalitas Panas Super League
  • Dulu Songng, Sekarang Melempem! Drama Permintaan Maaf Sales SPV ke Aa Juju yang Gagal Total
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lucky Hakim Terancam Sanksi Usia Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Begini Kata Dedi Mulyadi

By Aga GustianaSelasa, 8 April 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rafki Razif/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah tegas terkait sejumlah isu yang menyita perhatian publik. Dalam pernyataan terbarunya, ia menyampaikan bahwa Wali Kota Depok akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi resmi dalam sebuah pertemuan yang dijadwalkan besok.

“Wali Kota tersebut akan diminta memberikan pernyataan secara terbuka kepada media. Kita ingin semuanya jelas dan transparan,” ujar Dedi, Senin (8/4/2025).

Sementara itu, Gubernur juga menyinggung kasus perjalanan pribadi yang dilakukan Bupati Indramayu, Lucky Hakim ke Jepang. Kasus ini telah ditangani oleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri.

“Pak Lucky sudah memberikan klarifikasi lewat Zoom dan juga melalui pesan WhatsApp. Ia menyampaikan permohonan maaf karena pergi ke Jepang untuk memenuhi janji kepada anak-anaknya,” ungkap Dedi.

Namun, Dedi menegaskan bahwa pejabat negara terikat oleh aturan, dan kebahagiaan keluarga harus ditempatkan dalam konteks tugas dan tanggung jawab.

“Bahagia itu tidak harus ke Jepang. Kalau bisa, anak pejabat itu bahagia di kotanya sendiri. Kalau kotanya belum seperti Jepang, tugas pemimpin adalah membangun dan memperindah kota itu,” tegasnya.

Dedi juga menyoroti pentingnya kesadaran budaya birokrasi, khususnya bagi pejabat dengan latar belakang non-politik atau publik figur. Ia menegaskan bahwa saat seseorang menjabat sebagai pemimpin daerah, maka tanggung jawab publik menjadi prioritas utama.

Sebagai contoh, Dedi menyinggung persoalan sosial dan budaya seperti fenomena “nyapu koin” yang ia temukan di Indramayu. Ia menyebut, masalah ini lebih dari sekadar infrastruktur—melainkan soal kurangnya lapangan kerja dan edukasi masyarakat.

“Kalau kita ingin membubarkan praktik semacam itu, harus disediakan alternatif pekerjaan yang layak. Ini bukan sekadar aturan, tapi menyangkut martabat dan masa depan masyarakat,” tambahnya.

Terkait sanksi, Gubernur menyebut bahwa konsekuensinya cukup berat. Pejabat bisa diberhentikan dari jabatannya hingga tiga bulan, dan selama itu tugasnya akan diambil alih oleh wakil kepala daerah.

“Namun keputusan akhir ada di tangan Menteri Dalam Negeri. Kita serahkan sepenuhnya kepada beliau untuk menindaklanjuti sesuai aturan,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gubernur jawa barat Lucky Hakim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Konvoi Pelajar Bawa Celurit Teror Jalur Pantura Cirebon, 3 Pelaku Akhirnya Diciduk

Jabar Peringkat Satu Laporan Scam se-Indonesia, Kerugian Tembus Triliunan Rupiah

Bansos

Bansos Tahap 3 2026 Cair, Cek Sekarang Pakai HP untuk Lihat Status dan Desil DTSEN

Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Agustus 2026 Sekarang, Bantuan Rp600 Ribu Menanti

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Kapan PKH dan BPNT 2026 Cair? Ini Jadwal Tahap 3 dan Cara Cek Bansos Pakai NIK KTP

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.