Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sempat Tuai Penolakan, Sekolah Pengganti SDN 026 Bojongloa Akhirnya Dibangun

Selasa, 6 Oktober 2026 16:23 WIB

Rezeki Akhir Tahun! PKH, BPNT, Beras hingga BSU Rp900 Ribu Masuk Periode Penyaluran

Selasa, 6 Oktober 2026 16:05 WIB

Gila! Persib Hadapi 3 Laga Internasional dalam Oktober, Cek Jadwal Lengkapnya

Selasa, 6 Oktober 2026 15:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sempat Tuai Penolakan, Sekolah Pengganti SDN 026 Bojongloa Akhirnya Dibangun
  • Rezeki Akhir Tahun! PKH, BPNT, Beras hingga BSU Rp900 Ribu Masuk Periode Penyaluran
  • Gila! Persib Hadapi 3 Laga Internasional dalam Oktober, Cek Jadwal Lengkapnya
  • Duet Mematikan Ole Romeny-Mithcell Baker Bawa Indonesia Juara, Ini Rahasianya
  • Terkuak! Peran Indra Kenz di Skandal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Siap-siap Masuk Bui Lagi?
  • PR Penataan Parkir Kota Bandung Disorot Usai Kasus Karcis Bus Rp65 Ribu Viral
  • Pemkot Bandung Susun Tata Kelola Kawasan Bersejarah dengan Konsep Historical Urban Landscape
  • Igor Tolic Masih Galau, Thom Haye dan Ragnar Bisa Langsung Terbang ke Thailand?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lucky Hakim Terancam Sanksi Usia Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Begini Kata Dedi Mulyadi

By Aga GustianaSelasa, 8 April 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rafki Razif/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah tegas terkait sejumlah isu yang menyita perhatian publik. Dalam pernyataan terbarunya, ia menyampaikan bahwa Wali Kota Depok akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi resmi dalam sebuah pertemuan yang dijadwalkan besok.

“Wali Kota tersebut akan diminta memberikan pernyataan secara terbuka kepada media. Kita ingin semuanya jelas dan transparan,” ujar Dedi, Senin (8/4/2025).

Sementara itu, Gubernur juga menyinggung kasus perjalanan pribadi yang dilakukan Bupati Indramayu, Lucky Hakim ke Jepang. Kasus ini telah ditangani oleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri.

“Pak Lucky sudah memberikan klarifikasi lewat Zoom dan juga melalui pesan WhatsApp. Ia menyampaikan permohonan maaf karena pergi ke Jepang untuk memenuhi janji kepada anak-anaknya,” ungkap Dedi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Geram Masih Temukan Banyak Anak Jalanan, Pertanyakan Kinerja DP3AKB Jabar

Namun, Dedi menegaskan bahwa pejabat negara terikat oleh aturan, dan kebahagiaan keluarga harus ditempatkan dalam konteks tugas dan tanggung jawab.

“Bahagia itu tidak harus ke Jepang. Kalau bisa, anak pejabat itu bahagia di kotanya sendiri. Kalau kotanya belum seperti Jepang, tugas pemimpin adalah membangun dan memperindah kota itu,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sentil Warisan Ridwan Kamil, Farhan Siap Bongkar Teras Cihampelas?

Dedi juga menyoroti pentingnya kesadaran budaya birokrasi, khususnya bagi pejabat dengan latar belakang non-politik atau publik figur. Ia menegaskan bahwa saat seseorang menjabat sebagai pemimpin daerah, maka tanggung jawab publik menjadi prioritas utama.

Sebagai contoh, Dedi menyinggung persoalan sosial dan budaya seperti fenomena “nyapu koin” yang ia temukan di Indramayu. Ia menyebut, masalah ini lebih dari sekadar infrastruktur—melainkan soal kurangnya lapangan kerja dan edukasi masyarakat.

Baca Juga:  Tegas! Langgar Larangan Study Tour, Sekolah di Jabar Terancam Sanksi

“Kalau kita ingin membubarkan praktik semacam itu, harus disediakan alternatif pekerjaan yang layak. Ini bukan sekadar aturan, tapi menyangkut martabat dan masa depan masyarakat,” tambahnya.

Terkait sanksi, Gubernur menyebut bahwa konsekuensinya cukup berat. Pejabat bisa diberhentikan dari jabatannya hingga tiga bulan, dan selama itu tugasnya akan diambil alih oleh wakil kepala daerah.

“Namun keputusan akhir ada di tangan Menteri Dalam Negeri. Kita serahkan sepenuhnya kepada beliau untuk menindaklanjuti sesuai aturan,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gubernur jawa barat Lucky Hakim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sempat Tuai Penolakan, Sekolah Pengganti SDN 026 Bojongloa Akhirnya Dibangun

Rezeki Akhir Tahun! PKH, BPNT, Beras hingga BSU Rp900 Ribu Masuk Periode Penyaluran

Terkuak! Peran Indra Kenz di Skandal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Siap-siap Masuk Bui Lagi?

PR Penataan Parkir Kota Bandung Disorot Usai Kasus Karcis Bus Rp65 Ribu Viral

Pemkot Bandung Susun Tata Kelola Kawasan Bersejarah dengan Konsep Historical Urban Landscape

Pemkot Bandung Rencanakan Museum Musik Indonesia, Lokasi Masih Dikaji

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.