Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!

Selasa, 11 Agustus 2026 20:35 WIB

Kembali Bertemu Manila Digger FC, Ini Jadwal Tanding Persib Bandung di Kualifikasi ACL Two

Selasa, 11 Agustus 2026 20:30 WIB

Mirip Zendaya, Dancer Asal Lombok Ini Punya Skill Silat bak Spider-Man

Selasa, 11 Agustus 2026 20:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!
  • Kembali Bertemu Manila Digger FC, Ini Jadwal Tanding Persib Bandung di Kualifikasi ACL Two
  • Mirip Zendaya, Dancer Asal Lombok Ini Punya Skill Silat bak Spider-Man
  • Persib Langsung Dapat Lawan Berat! Ini Jadwal Lengkap Super League 2026/2027
  • Niat Cari Untung Malah Dikejar Debt Collector: Gadis Ciamis Kena Tipu Investasi Bodong Berkedok Paylater
  • League Cup 2026/2027 Batasi Pemain Asing Cuma 3, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan
  • Anggaran RTH Bandung ‘Bolong’, Akademisi Soroti Putusnya Rantai RPJMD hingga APBD
  • Skandal ‘Suap Seksual’ Guncang Sepak Bola Korea Selatan: KFA Diduga Fasilitasi Panti Pijat untuk Wasit Asing
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebijakan Masuk Sekolah Pagi Dedi Mulyadi Dinilai Beresiko Bagi Perkembangan Otak Anak

By SusanaJumat, 6 Juni 2025 16:15 WIB3 Mins Read
Siswa sekolah. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengatur jam masuk sekolah dimulai pukul 06.30 WIB melalui Surat Edaran Nomor 58/PK.03/DISDIK menuai respons beragam.

Salah satunya datang dari Neuroscience Communicator, Trisa Triandesa, yang menilai kebijakan ini berisiko terhadap kesehatan otak dan perkembangan anak.

Dalam Instagram pribadinya, Trisa menyampaikan bahwa berdasarkan ilmu neuroscience, kebijakan masuk sekolah terlalu pagi dapat berdampak serius pada kondisi psikologis dan kemampuan belajar siswa, terutama remaja usia SMP dan SMA.

“Kang Dedi, punten pisan ini mah. Saya ingin menanggapi rencana jam masuk sekolah pukul 6 pagi dari sudut pandang neuroscience. Dari perspektif otak dan perkembangan anak, ini justru berisiko besar,” ungkap Trisa yang juga merupaka lulusan S2 Neuroscience, dikutip dari Instagram @trisatriandesa, Jumat (6/6/2025).

Trisa menjelaskan bahwa anak-anak usia 6–12 tahun memang secara biologis lebih siap belajar di pagi hari. Namun, mereka tetap memerlukan waktu tidur 9–11 jam per malam untuk perkembangan otak yang optimal.

“Kalau masuk jam 6 pagi, berarti harus tidur jam 7 malam, bahkan lebih awal kalau rumahnya jauh. Realistis tidak Kang?” ujarnya.

Kondisi makin mengkhawatirkan untuk remaja usia 13–18 tahun. Menurut Trisa, saat pubertas otak mengalami pergeseran ritme sirkadian yang membuat remaja cenderung tidur lebih larut.

“Kalau dipaksa bangun jam 4 atau 5 pagi, yang terjadi adalah kekurangan tidur kronis. Akibatnya: konsentrasi menurun, memori terganggu, risiko depresi meningkat, dan prestasi akademis merosot,” jelasnya.

Sejumlah studi neuroscience menunjukkan bahwa waktu paling optimal untuk belajar adalah sekitar pukul 9–10 pagi. Beberapa negara yang menerapkan jam sekolah lebih siang justru mencatatkan peningkatan prestasi dan kesehatan mental siswa.

“Kalau tujuannya membentuk karakter dan disiplin, jangan dengan cara yang mengorbankan otak anak. Emangnya mau kualitas warga Jabar menurun? Nanti Kang Dedi loh yang disalahin,” kata Trisa.

Kebijakan ini disebut bertujuan meningkatkan kedisiplinan dan produktivitas siswa. Namun, sejumlah pihak menilai perlunya landasan ilmiah yang kuat agar kebijakan tidak kontraproduktif terhadap tumbuh kembang siswa.

“Kalau boleh tahu nih Kang, landasan ilmiah apa yang dipakai untuk menetapkan siswa Jabar masuk jam 6 pagi?” tutup Trisa dengan nada mempertanyakan.

Sebagai informasi, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, telah mengeluarkan Surat Edaran No. 58/PK.03/DISDIK yang mengatur jam belajar dimulai pukul 06.30 WIB untuk semua jenjang pendidikan, dari PAUD hingga SMA/SMK.

Jam belajar hanya berlaku Senin sampai Jumat, sementara Sabtu dan Minggu ditetapkan sebagai hari libur.

Dedi Mulyadi juga mengatakan, bahwa aturan tersebut bersifat umum dan akan disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.

“Dulu waktu saya jadi Bupati, sekolah mulai jam 6 dan banyak pegunungan. Yang penting standarnya 06.30. Nanti akan ada aturan teknis yang disusun oleh kepala UPT masing-masing, menyesuaikan distribusi dan kondisi wilayah,” kata Dedi.

Menurutnya, ketentuan tersebut tidak bersifat kaku dan dapat diadaptasi sesuai kultur lokal.

“Kan ini aturan bersifat umum dari gubernur, tapi nanti ada ketentuan khusus dari kepala UPT. Di daerah pegunungan biasanya jarak lebih dekat. Kalau SD dan SMP lebih mudah dijangkau, SMA mungkin lebih jauh,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jam masuk sekolah neuroscience otak siswa Trisa Triandesa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Niat Cari Untung Malah Dikejar Debt Collector: Gadis Ciamis Kena Tipu Investasi Bodong Berkedok Paylater

Anggaran RTH Bandung ‘Bolong’, Akademisi Soroti Putusnya Rantai RPJMD hingga APBD

Skandal ‘Suap Seksual’ Guncang Sepak Bola Korea Selatan: KFA Diduga Fasilitasi Panti Pijat untuk Wasit Asing

Ganti Pohon yang Ditebang di Jalan Riau, Pemkot Bandung Siapkan 10 Mahoni Setinggi 5 Meter

Heboh! Aksi Nekat Perempuan Asal Kopo di Jembatan Paspati Berhasil Digagalkan Warga

Karhutla Bromo Tengger Semeru Tembus 742 Hektare

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.