Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Adam Alis dan Saddil Ramdani Usul Tukar Pemain Borneo FC ke Persib

Selasa, 17 Maret 2026 15:25 WIB

Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025

Selasa, 17 Maret 2026 14:53 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Heboh di Media Sosial! Inilah Fenomena ‘Ukhti Mukena Pink’ yang Lagi Dicari Semua Orang

Selasa, 17 Maret 2026 14:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Adam Alis dan Saddil Ramdani Usul Tukar Pemain Borneo FC ke Persib
  • Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025
  • Heboh di Media Sosial! Inilah Fenomena ‘Ukhti Mukena Pink’ yang Lagi Dicari Semua Orang
  • Geram Diseret Kasus Inisial SAM, Ustaz Solmed Beri Ultimatum: Hapus atau Polisikan!
  • Agregat Tipis! Arsenal vs Leverkusen, Siapa Lolos ke Perempat Final?
  • Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!
  • Obat Rindu Perantau: Kala Jurnalis Ju’e Hangatkan Hati Pedagang Cibeunying yang Tak Mudik
  • Heboh! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Muncul Part 2, Benarkah Ada Versi 7 Menit?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

APBD Jabar 2026 Disorot Dua Fraksi: Pesantren, Guru Ngaji hingga PAD Jadi Fokus Utama

By SusanaSabtu, 15 November 2025 14:22 WIB2 Mins Read
Fraksi-fraksi DPRD Jawa Barat menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda APBD Jabar 2026 dalam rapat paripurna. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua fraksi di DPRD Jawa Barat, yaitu Fraksi PKB dan Fraksi Partai Demokrat, menyampaikan pandangan umum terkait Ranperda APBD Jawa Barat 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Kamis lalu.

Berbagai isu strategis sektor pendidikan, pesantren, serta proyeksi pendapatan daerah menjadi perhatian utama.

Anggota Fraksi PKB, Lillah Sahrul Mubarok, menegaskan pentingnya penguatan pesantren sekaligus perlindungan terhadap kesejahteraan guru ngaji.

Menurutnya, pesantren merupakan pusat pembentukan karakter dan pilar peradaban sehingga membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah.

Baca Juga:  Rasakan Manfaat Insentif Guru Ngaji, Ombah Romlah Harap Bedas Lanjut Dua Periode

Ia menekankan perlunya perbaikan sarana dan prasarana pesantren, peningkatan fasilitas asrama, ruang belajar, hingga pengembangan laboratorium vokasi bagi santri.

“Insentif bagi ustaz, guru ngaji, dan tenaga pendidik keagamaan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/11/2025).

Lillah juga meminta pemerintah memastikan keberlanjutan insentif bagi ustaz, guru ngaji, dan tenaga pendidik keagamaan, yang selama ini menjadi penopang kegiatan pendidikan berbasis pesantren.

Selain itu, ia menyoroti dampak hilangnya BPMU terhadap tunjangan guru swasta. PKB mendesak Pemprov Jawa Barat mencari skema pembiayaan alternatif agar insentif guru tetap berjalan.

Baca Juga:  Berkat Program Insentif Guru Ngaji , Bupati Dadang Supriatna Raih Penghargaan CNN Indonesia Award

Terkait kekurangan guru BK, Lillah mendorong penambahan formasi serta peningkatan kompetensi untuk mendukung pendidikan karakter dan kesehatan mental siswa.

Sementara itu, pandangan umum Fraksi Partai Demokrat disampaikan oleh Jenal Arifin. Demokrat menyoroti proyeksi pendapatan daerah dalam APBD 2026 yang mencapai Rp28,78 triliun, dengan belanja daerah sebesar Rp28,49 triliun.

Baca Juga:  Menuju APBD 2026: Ini Langkah Pemprov Jabar Tingkatkan Kemandirian Fiskal

Target PAD sebesar Rp18,85 triliun, pendapatan transfer Rp9,90 triliun, dan pendapatan lain-lain Rp23,86 miliar dinilai masih perlu diperkuat.

Demokrat mencatat adanya penurunan target di beberapa pos pendapatan dan meminta pemerintah meningkatkan akurasi data pajak serta optimalisasi potensi PAD.

Jenal menegaskan bahwa APBD Jawa Barat 2026 harus benar-benar berpihak kepada masyarakat. Prioritas belanja daerah, lanjutnya, harus diarahkan pada infrastruktur dasar, pelayanan publik, pangan, kesehatan, pendidikan, serta penciptaan lapangan kerja.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD Jawa Barat 2026 Fraksi Demokrat DPRD Jabar Fraksi PKB DPRD Jabar insentif guru ngaji penguatan pesantren Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025

Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!

Obat Rindu Perantau: Kala Jurnalis Ju’e Hangatkan Hati Pedagang Cibeunying yang Tak Mudik

Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.