Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aksi Suporter Picu Hukuman Berat! Persib, Persija, Persebaya Kompak Kena Denda Besar Komdis PSSI

Minggu, 21 Juni 2026 17:04 WIB

Harga Emas Hari Ini 21 Juni 2026 di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah

Minggu, 21 Juni 2026 16:02 WIB

TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen

Minggu, 21 Juni 2026 15:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aksi Suporter Picu Hukuman Berat! Persib, Persija, Persebaya Kompak Kena Denda Besar Komdis PSSI
  • Harga Emas Hari Ini 21 Juni 2026 di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah
  • TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen
  • Bikin Tuchel Menyesal?! Begini Cara Elegan Harry Maguire Balas Dendam Usai Dicoret dari Piala Dunia
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Viral, Ini Isi Sebenarnya yang Bikin Penasaran
  • Bursa Transfer Liga 1 2026/2027 Memanas: Persija Incar Kevin Mendoza, Persib Gerak Cepat
  • Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung
  • Geger! Malut United Diduga Bertransformasi Jadi Jateng United FC Mulai 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 21 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rasakan Manfaat Insentif Guru Ngaji, Ombah Romlah Harap Bedas Lanjut Dua Periode

By Putra JuangSabtu, 7 September 2024 14:03 WIB3 Mins Read
Ombah Romlah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ombah Romlah, warga Kampung Cibiru Beet, Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung telah mengabdikan diri selama puluhan tahun sebagai guru ngaji.

Ibu rumah tangga berusia 53 tahun ini mengaku, sejak remaja dirinya telah mengajar ngaji dari satu masjid ke masjid yang lain.

“Kalau mengajar ngaji sejak remaja sampai sekarang, tapi kalau dulu karena sambil kerja jadi hanya mengajar ngaji di masjid,” ucap Ombah saat ditemui di kediamannya, Sabtu (7/9/2024).

Setelah memutuskan bekerja pada tahun 2014, Ombah pun mulai mengajar di Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Al-Ikhlas.

“Setelah berhenti kerja tahun 2014, ibu mulai mengajar di DTA. Jadi dari masjid pindah ke DTA,” ujarnya.

Ombah mengatakan, ada sebanyak 46 murid yang menjadi anak didinya di DTA Al-Ikhlas

Baca Juga:  Upaya Percepatan Pemerataan Pembangunan, Pemkab Bandung Gelontorkan Rp100 Juta Tiap RW

“Kalau muridnya yang pegangan ibu ada 46 murid. Sehari-harinya ngajar dari jam 2 sampai jam 5 dari Senin sampai Sabt,” imbuhnya.

Saat ini, Ombah tercatat sebagai salah satu penerima manfaat Insentif Guru Ngaji, sebuah program yang diinisiasi oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Ombah mengaku, awalnya dia didaftarkan oleh lembaga tempat dirinya mengajar.

“saya diajuin oleh lembaga DTA dan di ACC sama bapak RW setempat,” ungkapnya.

Sejak tahun 2021, kata Ombah, dirinya sudah merasakan manfaat dari program Insentif Guru Ngaji.

“Ibu masuk dari tahun 2021 menerima insentif guru ngaji. Alhamdulillah rutin setiap tiga bulan sekali,” akunya.

Dari program tersebut, Ombah bahkan tercatat sebagai salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Ibu kan dulu BPJS mandiri, Alhamdulillah dari program guru mengaji pembayarannya jadi dialihkan ke pemerintah, jadi dari program guru mengaji. Alhamdulillah juga ibu punya BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.

Baca Juga:  Jadwal Imsakiyah Kabupaten Bandung Kamis 13 Maret 2025

Oleh karena itu, Ombah berharap program Insentif Guru Ngaji ini bisa terus berlanjut di kepemimpinan Dadang Supriatna periode kedua nanti.

“Mudah-mudahan ini berlanjut ya, nanti kalau misalkan bapak bupati terpilih lagi, mudah-mudahan terpilih lagi berlanjut juga program ini dan mudah-mudahan kedepannya akan bertambah lagi yang akan mendapatkan insentif guru ngaji,” harapnya.

“Soalnya di sini masih banyak yang ngajar di masjid, yang ngajar di DTA dan belum terkoordinir. Semoga bapak bupati kita tetap jaya, Bedas! Bedas! Bedas!” tandasnya.

Untuk diketahui, program insentif guru ngaji ini menjadi salah satu dari 13 program prioritas Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang diapresiasi warganya. Program ini dilakukan dengan memberikan insentif kepada para guru ngaji se-Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Pasangan Sahrul-Gun Gun Janjikan Reformasi Birokrasi dan Pemberdayaan Desa Menuju Kabupaten Bandung Maju

Dadang mengatakan, anggaran insentif guru ngaji mencapai Rp109 miliar. Adapun jumlah kuota guru ngaji yang mendapatkan insentif adalah sebanyak 17.000 orang.

Per Mei 2024, 15.881 orang yang baru terserap dalam program insentif guru ngaji se-Kabupaten Bandung ini. Dadang berharap, insentif untuk guru ngaji ini bermanfaat dan berkah.

“Kenapa kita memberikan insentif kepada guru ngaji? Teringat saat saya jadi Kepala Desa Tegalluar pada usia 26 tahun atau 27 tahun, pada saat itu saya tidak punya uang. Tetapi roda pemerintahan harus berjalan, sehingga pada saat itu saya sudah bisa memberikan perhatian kepada ustad dan ustadzah, disamping perangkat desa, LKMD waktu itu,” kata Dadang, Rabu (28/8/2024).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna guru ngaji insentif guru ngaji Kabupaten Bandung Ombah Romlah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen

Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung

Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.