Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Karena Lemah, Ini Alasan Strategis Kenapa Thailand Sengaja Lepas Kemenangan Lawan Filipina

Sabtu, 3 Oktober 2026 20:29 WIB

Jalur Penghubung Kawali-Sukadana Ciamis Lumpuh Total Usai Tebing Longsor 100 Meter, Irigasi Ikut Jebol

Sabtu, 3 Oktober 2026 20:21 WIB

Kasus Tidak Unsur Pidana? Begini Akhir Tragis Dugaan Pungli Alkid Jogja yang Bikin Netizen Geram!

Sabtu, 3 Oktober 2026 18:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Karena Lemah, Ini Alasan Strategis Kenapa Thailand Sengaja Lepas Kemenangan Lawan Filipina
  • Jalur Penghubung Kawali-Sukadana Ciamis Lumpuh Total Usai Tebing Longsor 100 Meter, Irigasi Ikut Jebol
  • Kasus Tidak Unsur Pidana? Begini Akhir Tragis Dugaan Pungli Alkid Jogja yang Bikin Netizen Geram!
  • Ujian Kedalaman Skuad Persib di Oktober 2026: 7 Laga Padat Bikin Maung Bandung Wajib Rotasi Total
  • Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri
  • Pemerintah Siapkan BSU 2026 Sebesar Rp900 Ribu, Cek Jadwal Pencairan dan Syarat Penerimanya
  • Profil Irjen Hengki: Dari Jajaran Reserse hingga Resmi Menakhodai Polda Jawa Barat
  • Bikin Geregetan! Sosok Aedan Scipio, Pesepakbola Berambut Nyaris 2 Meter yang Guncang Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Arus Digital Makin Deras, Rafael Situmorang Ajak Orang Tua Kenalkan Pancasila Sejak Dini pada Gen Alpha

By Putra JuangMinggu, 7 Juni 2026 10:07 WIB3 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang, mengajak orang tua dan sekolah untuk lebih aktif mengenalkan nilai-nilai Pancasila kepada Generasi Alpha dan Generasi Z. Menurutnya, penguatan pemahaman Pancasila sejak dini menjadi penting di tengah derasnya arus informasi digital dan masuknya berbagai pengaruh dari luar yang dapat memengaruhi cara pandang generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Rafael saat membahas relevansi Pancasila bagi generasi muda dalam wawancara pada Jumat (5/6/2026).

Menurut Rafael, Pancasila tidak cukup hanya diajarkan sebagai materi hafalan di sekolah. Generasi muda perlu memahami alasan lahirnya Pancasila, sejarah pembentukannya, serta pentingnya ideologi tersebut dalam menjaga persatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan.

“Anak-anak muda perlu mengetahui sejarah Pancasila itu munculnya kapan dan mengapa bangsa ini membutuhkan Pancasila. Dengan begitu mereka memahami bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi fondasi kehidupan berbangsa,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Jabar Soroti Sengketa Lahan SMAN 13 Bandung, Aset Pendidikan Diminta Segera Dibenahi

Rafael menilai Generasi Alpha dan Generasi Z akan menjadi penerus kepemimpinan Indonesia di masa depan. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila seperti kemanusiaan, keadilan sosial, toleransi, dan demokrasi harus mulai dibumikan sejak sekarang.

Menurutnya, proses pengenalan Pancasila tidak bisa hanya dibebankan kepada lembaga pendidikan. Orang tua juga memiliki peran penting dalam memberikan teladan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Implementasi Pancasila bukan hanya diterapkan di sekolah. Orang tua juga harus berperan mengenalkan dan memberikan contoh-contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pengenalan Pancasila kepada generasi muda sebaiknya dilakukan melalui contoh konkret yang dekat dengan kehidupan mereka. Misalnya dengan mengajarkan sikap menghargai perbedaan agama, menghormati sesama, membantu orang lain, serta membiasakan berdiskusi dan menyampaikan pendapat secara santun.

Baca Juga:  Berperan Penting, 5 Tokoh Muhammadiyah Ini Jadi Sosok Dibalik Lahirnya Pancasila

Rafael menilai pendekatan tersebut akan lebih mudah dipahami dibandingkan hanya menjelaskan teori atau isi sila-sila Pancasila tanpa contoh penerapan nyata.

“Jangan hanya berbicara soal Pancasila secara teori. Berikan contoh-contoh kecil yang bisa mereka lihat dan lakukan setiap hari agar lebih mudah dipahami,” ujarnya.

Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin masif, Rafael juga mengingatkan pentingnya meningkatkan literasi generasi muda. Menurutnya, derasnya informasi yang beredar di ruang digital harus diimbangi dengan pemahaman yang kuat mengenai identitas dan nilai-nilai kebangsaan.

Ia berharap sekolah, keluarga, media massa, dan pemerintah dapat bersama-sama membangun gerakan untuk membumikan kembali nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.

Baca Juga:  Rafael Situmorang: Pembangunan Harus Jaga Nilai Budaya Masyarakat

“Pancasila harus terus diperkenalkan kepada Generasi Alpha dan Gen Z. Mereka adalah generasi yang nantinya akan mewarisi bangsa ini, sehingga penting bagi mereka memahami nilai-nilai yang menjadi dasar berdirinya Indonesia,” katanya.

Rafael optimistis Pancasila akan tetap relevan menghadapi perkembangan zaman. Namun, hal tersebut hanya dapat terwujud apabila generasi muda tidak sekadar mengenal Pancasila sebagai simbol negara, melainkan memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau anak-anak muda memahami mengapa Pancasila lahir dan mengapa bangsa ini memilih Pancasila sebagai dasar negara, mereka akan lebih siap menjaga persatuan dan keberlangsungan Indonesia di masa depan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Pancasila Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jalur Penghubung Kawali-Sukadana Ciamis Lumpuh Total Usai Tebing Longsor 100 Meter, Irigasi Ikut Jebol

Kasus Tidak Unsur Pidana? Begini Akhir Tragis Dugaan Pungli Alkid Jogja yang Bikin Netizen Geram!

Profil Irjen Hengki: Dari Jajaran Reserse hingga Resmi Menakhodai Polda Jawa Barat

Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor

Naik Kelas Lewat Gentengisasi: Asa Baru Perajin Tanah Liat Plered Purwakarta

BSU Kemnaker

Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.