Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu

Minggu, 8 November 2026 23:01 WIB

Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang

Minggu, 8 November 2026 21:17 WIB

Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?

Minggu, 8 November 2026 19:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu
  • Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang
  • Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?
  • Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Asal Usul Hari Ayah Nasional Bikin Terharu, Berawal dari Pertanyaan Seorang Anak di Solo

By Aga GustianaRabu, 12 November 2025 06:25 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Hari Ayah.
Ilustrasi Hari Ayah. (Foto: Freepik_
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setiap anak pasti memiliki kenangan tersendiri tentang ayah — sosok pekerja keras, pelindung, dan panutan dalam keluarga. Untuk menghormati perannya, Indonesia memperingati Hari Ayah Nasional setiap 12 November. Momen ini menjadi ajang untuk mengekspresikan rasa terima kasih atas kasih sayang dan pengorbanan seorang ayah dalam membesarkan anak-anaknya.

Peringatan ini lahir bukan dari keputusan pemerintah, melainkan dari inisiatif masyarakat melalui Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) pada tahun 2004. Ide tersebut muncul di Solo, Jawa Tengah, ketika PPIP mengadakan lomba menulis surat untuk ibu. Di tengah acara, salah satu peserta bertanya, “Kalau Hari Ibu sudah ada, kapan Hari Ayah dirayakan?”

Pertanyaan itu menjadi awal lahirnya Hari Ayah Nasional. PPIP kemudian melakukan survei dan berdialog dengan DPRD Surakarta untuk mencari waktu yang tepat. Setelah melalui kajian panjang selama hampir dua tahun, akhirnya pada 12 November 2006, Hari Ayah Nasional resmi dideklarasikan di Pendapi Gede Balai Kota Solo.

Pada acara bersejarah itu, turut diluncurkan buku kumpulan surat anak-anak untuk ayah mereka, sebagai simbol penghormatan dan rasa cinta kepada sosok ayah. Sejak saat itu, 12 November diperingati sebagai Hari Ayah Nasional di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:  Rekomendasi 3 Tempat Makan di Sukabumi, Cocok Buat Kulineran Bareng Keluarga

Makna Hari Ayah Nasional

Jika Hari Ibu identik dengan kasih sayang dan kehangatan, maka Hari Ayah menjadi simbol ketegasan, tanggung jawab, dan ketulusan tanpa banyak kata. Peringatan ini mengingatkan bahwa peran ayah sama pentingnya dengan ibu dalam menjaga keharmonisan dan keseimbangan keluarga.

Baca Juga:  Libur Panjang Bingung ke Mana? Ini 4 Destinasi Wisata Keluarga Hits di Indramayu

Meski belum termasuk hari libur nasional, Hari Ayah Nasional dirayakan dengan beragam cara — mulai dari menulis surat, membuat video ucapan, hingga mengadakan acara keluarga sederhana. Semua itu bertujuan untuk mempererat hubungan emosional antara anak dan ayah yang sering kali jarang diekspresikan secara langsung.

Hari Ayah di Dunia

Selain di Indonesia, dunia juga mengenal Father’s Day atau Hari Ayah Sedunia yang diperingati setiap hari Minggu pekan ketiga bulan Juni. Walau tanggalnya berbeda, keduanya memiliki semangat yang sama: menegaskan bahwa kehadiran ayah adalah fondasi penting dalam pembentukan karakter dan masa depan anak.

Baca Juga:  Liburan Hemat dan Seru! 5 Tempat Wisata Keluarga di Bandung Barat

Penutup

Hari Ayah Nasional bukan sekadar tanggal dalam kalender, melainkan momen refleksi untuk mengingat peran besar seorang ayah — yang mungkin jarang mengungkapkan cinta dengan kata, tapi selalu menunjukkan kasih lewat tindakan. Mari gunakan peringatan ini untuk mengucapkan terima kasih dan menunjukkan kasih sayang kepada pahlawan keluarga kita: Ayah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

keluarga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?

Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto

Harga Emas Antam Hari Ini Diam di Rp2,5 Juta, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Tumbuh Jauh dari Azan, Bobotoh Cilik Ini Justru Khatam 30 Juz di Usia 9 Tahun

Bansos Salah Sasaran? Begini Cara Lapor Lewat Fitur Sanggah Aplikasi Kemensos!

Cek NIK KTP Anda! Begini Alur Verifikasi Penerima BSU Akhir Tahun 2026

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.