Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jumat, 21 Agustus 2026 21:35 WIB

Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas

Jumat, 21 Agustus 2026 21:26 WIB

Terbang Ke Australia Hingga Korea, Marc Klok Jujur Soal Beban Persib di ACL Two

Jumat, 21 Agustus 2026 20:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
  • Terbang Ke Australia Hingga Korea, Marc Klok Jujur Soal Beban Persib di ACL Two
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
  • Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu
  • Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang
  • Gratis dari Liverpool! Real Madrid Amankan Bek Prancis Ibrahima Konate hingga 2030
  • Bukan GBLA! Ini Venue Baru Persib vs Manila Digger di Play-off ACL 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Asuransi Rp 60 Miliar Buat Ojol Sampai Kuli Panggul: Jurus Dedi Mulyadi Redam Panasnya Jalanan

By Aga GustianaSelasa, 2 September 2025 09:31 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdialog dengan para pekerja sektor informal, seperti pengemudi ojek online dan buruh harian, Senin (1/9/2025). Pemdaprov Jabar berkomitmen melindungi pekerja nonformal melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Foto : Yogi Prayoga - Biro Adpim Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan langkah konkret untuk melindungi para pekerja informal di tengah situasi sosial yang memanas. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan bahwa pihaknya mengalokasikan dana sekitar Rp 60 miliar untuk membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi wujud nyata perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang selama ini kerap terpinggirkan dari jaminan ketenagakerjaan.

“Anggarannya bertahap. Kami kan hari ini sekitar sisa empat bulan. Berarti kan kalau sisa empat bulan, kurang lebih kami siapin Rp 60 miliar-lah. Rp 60 miliar kami siapin,” ujar Dedi di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (1/9/2025).

Dedi menjelaskan, penerima manfaat program ini adalah para pekerja informal, mulai dari pengemudi ojek online (ojol), petani, nelayan, kuli panggul, hingga pedagang asongan. Besaran iuran asuransi yang ditanggung mencapai Rp 201.000 per orang setiap tahunnya, dengan pola pembiayaan melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta pihak swasta seperti aplikator transportasi daring.

Baca Juga:  Dede Chandra Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Peningkatan Kesejahteraan Lansia di Jabar

“Kami rencananya ingin dikerjasamakan. Misalnya ada yang kerja sama dengan bupati dan wali kota, tetapi saya juga mau ajak kerja sama dengan aplikator dari ojek online,” jelasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Imbau Sekolah di Jabar Segera Serahkan Ijazah yang Ditahan

Ia menekankan, perlindungan ini sangat penting mengingat banyak pekerja informal harus menanggung sendiri biaya pengobatan ketika mengalami kecelakaan kerja. Dedi bahkan menuturkan kisah seorang pengemudi ojek yang harus kehilangan kaki tanpa adanya perlindungan jaminan.

“Nah nanti itu sudah di-cover oleh asuransi kecelakaan kerja, termasuk kaki palsunya. Kemudian selama dia di rumah sakit, itu ada pengganti penghasilan,” katanya.

Program ini, sambung Dedi, sejatinya sudah ia pikirkan sejak masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Kini, ia berharap skema tersebut dapat dijalankan serentak di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Namun, ia menegaskan tidak akan memberikan tambahan alokasi dana bagi daerah yang enggan ikut berkolaborasi.

Baca Juga:  Pj Gubernur Sebut UMKM Tulang Punggung Ekonomi di Jawa Barat

“Kalau bupati wali kotanya tidak mau kerja sama, saya enggak akan berikan pada daerah itu. Nanti kalau rakyatnya protes, tanya bupati wali kotanya kenapa enggak mau kerja sama,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Asuransi Ojol BPJS Ketenagakerjaan Dedi Mulyadi jawa barat Ojol pekerja informal Pekerja Lepas Perlindungan Sosial
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

7.326 PPPK Paruh Waktu Bandung Dapat Kepastian, Ini Alasan Belum Diangkat Jadi Penuh Waktu

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Saldo Bansos Belum Masuk? Ini Penyebab PKH, BPNT dan Bantuan Beras Agustus 2026 Belum Cair

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.