Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FF Terbaru 28 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon & Bundle Gratis Hari Ini

Jumat, 28 Agustus 2026 01:00 WIB

Kursi Wabup Ciamis Lebih Setahun Kosong, Demokrat Jabar Resmi Dorong Anjar Asmara

Kamis, 27 Agustus 2026 23:00 WIB

Bukan Sekadar Gaya, Ini Alasan Ariel Tatum Ganti Nama Legalnya

Kamis, 27 Agustus 2026 21:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF Terbaru 28 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon & Bundle Gratis Hari Ini
  • Kursi Wabup Ciamis Lebih Setahun Kosong, Demokrat Jabar Resmi Dorong Anjar Asmara
  • Bukan Sekadar Gaya, Ini Alasan Ariel Tatum Ganti Nama Legalnya
  • Tabuh Bedug di Jombang, Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU
  • Madinah Disergap Badai Debu! Pelataran Masjid Nabawi Mendadak Mencekam
  • Desil Bansos Berubah? Cek Sekarang Lewat HP, Ini Cara Tahu Masih Dapat Bansos atau Tidak
  • Miris! 16 PMI Asal Bandung Barat Bermasalah di Luar Negeri, 5 Meninggal Dunia
  • Igor Tolic Waspada! Persib Temui Masalah Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Manila Digger
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 28 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi: Evaluasi MBG Harus Menyeluruh, Kita Harus Jaga Kualitas

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 23 September 2025 15:03 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus siswa yang mengalami keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh, khususnya pada pola penyajian makanan.

Hal itu disampaikan Dedi saat ditemui di UIN Bandung, Selasa (23/9/2025).

“Ini harus jadi bahan evaluasi. Mereka yang bertugas menyediakan makanan MBG harus bisa memperhitungkan jarak waktu antara jam dimasak dan jam dimakan. Jangan sampai masak terlalu sore atau malam. Kalau bisa, lebih baik agak mepet ke pagi agar nasi dan lauk yang disajikan masih dalam keadaan fresh,” tegas Dedi.

Dedi menyebut, pihaknya tidak langsung menerapkan moratorium atau penghentian sementara program MBG. Namun, ia memastikan evaluasi besar-besaran akan dilakukan dalam waktu dekat.

Baca Juga:  Menelusuri Sosok Aman Yani, Mantan Bankir yang Dicari Dedi Mulyadi dengan Sayembara Rp750 Juta

“Minggu depan saya mengundang kepala MBG yang membidangi wilayah Jawa Barat untuk melakukan evaluasi secara paripurna, secara terbuka. Harapannya, kasus keracunan siswa tidak terulang lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  MA Tolak Kasasi PLK, Pemprov Jabar Pastikan Lahan SMAN 1 Bandung Sah Milik Negara

Ketika disinggung soal potensi tindak pidana bagi penyelenggara yang terlibat, Dedi menyatakan masih akan membahas lebih lanjut bersama pihak terkait.

“Kita akan segera mengundang untuk bicara bersama. Bagaimana penyelenggara yang makanannya menimbulkan keracunan bagi siswa, apakah bisa terus melanjutkan atau harus dievaluasi, nanti akan saya tanyakan langsung,” katanya.

Baca Juga:  HUT Jabar Berubah? KDM Ingin Tanggal Resmi Dikaitkan dengan Prabu Siliwangi

Menurut Dedi, program MBG memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi siswa. Namun, aspek teknis seperti kualitas bahan, kebersihan dapur, hingga waktu distribusi makanan tidak boleh diabaikan.

“Ini soal anak-anak kita. Jangan sampai niat baik malah berujung pada masalah kesehatan. Perlu kehati-hatian, jangan hanya sebatas memenuhi target, tapi juga harus menjaga kualitas,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kursi Wabup Ciamis Lebih Setahun Kosong, Demokrat Jabar Resmi Dorong Anjar Asmara

Tabuh Bedug di Jombang, Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU

Madinah Disergap Badai Debu! Pelataran Masjid Nabawi Mendadak Mencekam

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Desil Bansos Berubah? Cek Sekarang Lewat HP, Ini Cara Tahu Masih Dapat Bansos atau Tidak

Miris! 16 PMI Asal Bandung Barat Bermasalah di Luar Negeri, 5 Meninggal Dunia

Haji 2026 Dapat Rapor Hijau, Timwas DPR Ungkap 3 Capaian yang Bikin Jemaah Lebih Nyaman

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Game Free Fire
    Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.