Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Devoyage Bogor, salah satu wisata di Bogor yang Instagramble banget.

Bosan dengan Rutinitas? Ini 5 Destinasi Wisata Hits di Bogor yang Wajib Kamu Kunjungi Akhir Pekan Ini!

Kamis, 4 Juni 2026 06:00 WIB

Heboh! Vell TikTok Blunder Viral di X, Link Video 8 Menit Jadi Buruan Warganet

Kamis, 4 Juni 2026 05:00 WIB
Bansos

Resmi Cair! Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Masuk Rekening, Ini Daftar Terbarunya

Kamis, 4 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bosan dengan Rutinitas? Ini 5 Destinasi Wisata Hits di Bogor yang Wajib Kamu Kunjungi Akhir Pekan Ini!
  • Heboh! Vell TikTok Blunder Viral di X, Link Video 8 Menit Jadi Buruan Warganet
  • Resmi Cair! Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Masuk Rekening, Ini Daftar Terbarunya
  • Jangan Klik Sembarangan! Link Video Rok Hijau Tosca Diduga Berbahaya
  • Klaim Gratis! Ambil Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 4 Juni 2026 Sebelum Kedaluwarsa
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF Terbaru 4 Juni 2026: Banjir Reward Gratis Menanti
  • 7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point
  • Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang Soroti Reformasi Kepolisian dan Perlindungan Kelompok Rentan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 16 April 2026 20:15 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta reformasi internal dalam tubuh kepolisian, khususnya dalam menghadapi dinamika masyarakat yang semakin kompleks.

Menurutnya, aparat penegak hukum harus memahami bahwa dinamika sosial merupakan bagian dari sistem demokrasi, bukan ancaman terhadap pemerintah.

“Harus dipahami betul bahwa ini bagian dari prinsip negara demokrasi. Jangan dianggap sebagai musuh pemerintah,” ujarnya.

Rafael menyoroti bahwa pendekatan berbasis pendidikan dan peningkatan kualitas SDM menjadi kunci dalam membangun pemahaman tersebut.

Baca Juga:  Sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2023, Saeful Bachri Harap Keberpihakan pada Tenaga Kerja

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan yang kerap menjadi korban dalam konflik sosial.

Kelompok rentan yang dimaksud mencakup mereka yang berada dalam posisi lemah secara sosial, termasuk perbedaan suku, agama, maupun keyakinan. Ia mencontohkan sejumlah kasus intoleransi yang masih terjadi di beberapa daerah.

“Kadang aparat justru mengikuti tekanan mayoritas. Padahal dalam konteks hak asasi manusia, tidak bisa bersikap netral. Harus tegas melindungi,” tegasnya.

Baca Juga:  MQ Iswara Tekankan Peran Media dalam Menjaga Transparansi dan Stabilitas Sosial

Lebih lanjut, Rafael juga mengkritik adanya kecenderungan institusi kepolisian yang menangani urusan di luar tugas pokok dan fungsinya. Ia menilai hal tersebut justru dapat mengaburkan peran utama kepolisian.

“Fokus saja pada tugas utama: keamanan, ketertiban, perlindungan masyarakat, dan penegakan hukum,” katanya.

Ia menegaskan bahwa reformasi kepolisian harus dikembalikan pada koridor konstitusi, yakni berlandaskan pada Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Kepolisian.

Baca Juga:  Seminar Kebangsaan, Rafael Situmorang Tekankan Pancasila sebagai Simpul Kebangsaan

Selain itu, Rafael juga menolak wacana penempatan institusi kepolisian di bawah kementerian tertentu. Menurutnya, posisi kepolisian harus tetap berada langsung di bawah Presiden agar tidak terjebak dalam birokrasi yang berlapis.

“Kalau masuk ke kementerian, justru berpotensi memperlambat pengambilan keputusan dan membuka ruang birokrasi yang lebih panjang,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat hak asasi manusia Indonesia Penegakan Hukum perlindungan kelompok rentan Polisi Indonesia Rafael Situmorang reformasi institusi negara reformasi kepolisian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Resmi Cair! Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Masuk Rekening, Ini Daftar Terbarunya

7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point

Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi

Bikin Mewek! Duduk Rapi di Dalam Bus, Tatapan Orangutan Ini Simpan Tragedi Memilukan

Skandal MBG Terkuak: Dadan Cs Diduga ‘Main Mata’, Raup Keuntungan Miliaran per Hari

Kasus Erwin Disetop, Kejari Bandung: Bisa Kami Buka Kembali Jika Ada Bukti Baru

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.