bukamata.id – Nasib nahas dialami Sri Mulyani (29), warga Kampung Pangauban, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Ia menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh seorang pria yang baru dikenalnya hingga menjalin hubungan asmara.
Pria bernama Hadi tersebut diduga membawa kabur sepeda motor milik adik korban yang saat itu dipinjam untuk digunakan bersama. Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polsek Batujajar dan viral di media sosial setelah rekaman CCTV beredar luas.
Terekam CCTV, Pelaku Santai Bawa Kabur Motor
Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku terlihat santai meninggalkan lokasi dengan membawa sepeda motor milik korban. Sebelumnya, pelaku bahkan sempat bertamu ke rumah Sri dan makan bersama keluarga.
Kasi Humas Polres Cimahi, Gofur Supangkat, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Laporan sudah kami terima terkait dugaan penggelapan atau penipuan. Seorang pria membawa kabur kendaraan milik keluarga perempuan yang diduga merupakan pacarnya,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Modus Kenalan hingga Pacaran
Menurut keterangan polisi, kejadian bermula dari perkenalan korban dengan pelaku melalui seorang tetangga. Seiring waktu, keduanya menjalin hubungan dan pelaku beberapa kali datang ke rumah korban.
Pada hari kejadian, pelaku mengajak korban berbelanja pakaian di kawasan Batujajar Barat. Korban kemudian meminjam sepeda motor milik adiknya untuk digunakan bersama.
Namun saat korban dan anaknya masuk ke toko, pelaku justru menunggu di luar dan kemudian melarikan diri dengan membawa motor tersebut.
Setelah kejadian, korban tidak dapat lagi menghubungi pelaku karena nomor teleponnya sudah tidak aktif.
Polisi Dalami Kasus dan Buru Pelaku
Merasa dirugikan, korban bersama keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengungkap keberadaan pelaku.
“Kami terus mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain,” kata Gofur.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan berkedok hubungan personal yang kerap terjadi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









