Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Devoyage Bogor, salah satu wisata di Bogor yang Instagramble banget.

10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga

Rabu, 16 September 2026 19:57 WIB

Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng

Rabu, 16 September 2026 19:32 WIB

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

Rabu, 16 September 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
  • DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!
  • Taktik Jitu Igor Tolic Bawa Persib Bandung Jinakkan Raksasa Korsel Lewat Skor Tipis 0-1
  • Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada
  • Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka
  • Kejutan di Tengah Persiapan Persib! Oh In-kyun Muncul, FC Seoul Langsung Dibongkar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kejagung Pelajari Permohonan JC Sony Sonjaya, Skandal Korupsi MBG Bakal Melebar?

By Aga GustianaRabu, 10 Juni 2026 22:22 WIB2 Mins Read
Sony Sonjaya. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah mengejutkan diambil oleh Sony Sonjaya, eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam menghadapi proses hukum atas dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026. Sony kini resmi mengajukan permohonan sebagai justice collaborator (JC) kepada pihak Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pengajuan status saksi pelaku yang bekerja sama ini menjadi babak baru dalam penyidikan skandal MBG yang menyita perhatian publik. Pihak Kejagung melalui Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima dokumen permohonan tersebut.

“Sudah diterima suratnya dan sedang dipelajari,” ucapnya, Rabu (10/6/2026).

Syarief menambahkan, tim penyidik tidak akan langsung memberikan persetujuan. Mereka masih harus melakukan pendalaman mendalam dengan memverifikasi fakta-fakta serta alat bukti yang telah dikantongi selama proses penyelidikan.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Bandung Erwin Hanya Diperiksa, Kejagung Tegaskan Bukan OTT

“Kita pelajari dulu terus kita cek alat bukti yang sudah didapat dan lain-lain,” tegasnya, dikutip dari Antara.

Upaya Membongkar Jejaring di Balik Skandal MBG

Sebelumnya, pengajuan status JC ini dilakukan oleh Sony bersama tim kuasa hukumnya pada Senin, 8 Juni 2026. Krisna Murti selaku pengacara Sony menjelaskan, kliennya telah menyatakan kesiapan penuh untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

“Ya, jadi hari ini kita akan resmi mengajukan surat permohonan JC, dan kita baru saja tadi dari rutan telah mendapatkan pernyataan daripada klien kami, yang di mana klien kami akan menyatakan bahwa dia melakukan justice collaborator,” ujar kuasa hukum Sony, Krisna Murti, Senin.

Baca Juga:  Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Dadan Hindayana CS, Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun

Lebih jauh, Krisna menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk pelarian dari tanggung jawab hukum. Sebaliknya, Sony disebut ingin bersikap kooperatif dengan membuka tabir pihak-pihak lain yang diduga turut menikmati atau terlibat dalam korupsi program nasional tersebut.

Dalam sesi pemeriksaan awal, Sony dikabarkan telah mengantongi dan membeberkan puluhan nama kepada penyidik. Namun, jumlah tersebut diyakini belum mencakup keseluruhan pihak yang terlibat. Karena kondisi fisik kliennya yang terbatas, pengungkapan detail lainnya akan dilanjutkan dalam sesi pemeriksaan berikutnya.

Baca Juga:  PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN

“Ya, lebih dari dua puluh nama ya kan itu disebutkan. Cuma klien kami bilang itu baru sebagian. Karena break kita ya kan di dalam pemeriksaan kemarin, klien kami cukup lelah dan mungkin akan ada pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, publik menanti apakah status justice collaborator ini akan dikabulkan oleh Kejagung dan sejauh mana pengakuan Sony dapat mengguncang struktur perkara kasus korupsi tata kelola program makan bergizi nasional ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Gizi Nasional kejaksaan agung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban

Korban Ledakan Gas Mandalajati Meninggal, Walikota: Kami Sangat Berduka

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.