Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 11 Juni 2026, Banjir Hadiah Skin dan Item Eksklusif

Kamis, 11 Juni 2026 01:00 WIB

Dari Bola Pintar hingga Anjing Robot: 5 Teknologi Canggih yang Bakal Mengguncang Piala Dunia 2026

Rabu, 10 Juni 2026 22:29 WIB

Kejagung Pelajari Permohonan JC Sony Sonjaya, Skandal Korupsi MBG Bakal Melebar?

Rabu, 10 Juni 2026 22:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 11 Juni 2026, Banjir Hadiah Skin dan Item Eksklusif
  • Dari Bola Pintar hingga Anjing Robot: 5 Teknologi Canggih yang Bakal Mengguncang Piala Dunia 2026
  • Kejagung Pelajari Permohonan JC Sony Sonjaya, Skandal Korupsi MBG Bakal Melebar?
  • Maestro Lawak Haji Bolot Dilarikan ke RS Fatmawati, Sahabat Ungkap Kondisi Terkini di ICU
  • Tragis! Kejar Layangan Putus, Lengan Bocah di Cimahi Tertembus Pagar Besi Runcing
  • Link Video Cut Salwa Viral Ramai Dicari, Ada yang Versi Full Durasi?
  • Heboh! Selebgram Bandung Diduga Edarkan POD Getar, 35 Tersangka Diringkus Polisi
  • Langkah Berani Persija Jakarta Rekrut Shin Tae-yong Dapat Acungan Jempol dari Erick Thohir
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 11 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kejagung Pelajari Permohonan JC Sony Sonjaya, Skandal Korupsi MBG Bakal Melebar?

By Aga GustianaRabu, 10 Juni 2026 22:22 WIB2 Mins Read
Sony Sonjaya. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah mengejutkan diambil oleh Sony Sonjaya, eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam menghadapi proses hukum atas dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026. Sony kini resmi mengajukan permohonan sebagai justice collaborator (JC) kepada pihak Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pengajuan status saksi pelaku yang bekerja sama ini menjadi babak baru dalam penyidikan skandal MBG yang menyita perhatian publik. Pihak Kejagung melalui Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima dokumen permohonan tersebut.

“Sudah diterima suratnya dan sedang dipelajari,” ucapnya, Rabu (10/6/2026).

Syarief menambahkan, tim penyidik tidak akan langsung memberikan persetujuan. Mereka masih harus melakukan pendalaman mendalam dengan memverifikasi fakta-fakta serta alat bukti yang telah dikantongi selama proses penyelidikan.

Baca Juga:  Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SDN Kalibaru 01 Cilincing, 18 Orang Terluka

“Kita pelajari dulu terus kita cek alat bukti yang sudah didapat dan lain-lain,” tegasnya, dikutip dari Antara.

Upaya Membongkar Jejaring di Balik Skandal MBG

Sebelumnya, pengajuan status JC ini dilakukan oleh Sony bersama tim kuasa hukumnya pada Senin, 8 Juni 2026. Krisna Murti selaku pengacara Sony menjelaskan, kliennya telah menyatakan kesiapan penuh untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

“Ya, jadi hari ini kita akan resmi mengajukan surat permohonan JC, dan kita baru saja tadi dari rutan telah mendapatkan pernyataan daripada klien kami, yang di mana klien kami akan menyatakan bahwa dia melakukan justice collaborator,” ujar kuasa hukum Sony, Krisna Murti, Senin.

Baca Juga:  Persis Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, BGN Sebut Mitra Strategis Terbaik

Lebih jauh, Krisna menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk pelarian dari tanggung jawab hukum. Sebaliknya, Sony disebut ingin bersikap kooperatif dengan membuka tabir pihak-pihak lain yang diduga turut menikmati atau terlibat dalam korupsi program nasional tersebut.

Dalam sesi pemeriksaan awal, Sony dikabarkan telah mengantongi dan membeberkan puluhan nama kepada penyidik. Namun, jumlah tersebut diyakini belum mencakup keseluruhan pihak yang terlibat. Karena kondisi fisik kliennya yang terbatas, pengungkapan detail lainnya akan dilanjutkan dalam sesi pemeriksaan berikutnya.

Baca Juga:  Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?

“Ya, lebih dari dua puluh nama ya kan itu disebutkan. Cuma klien kami bilang itu baru sebagian. Karena break kita ya kan di dalam pemeriksaan kemarin, klien kami cukup lelah dan mungkin akan ada pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, publik menanti apakah status justice collaborator ini akan dikabulkan oleh Kejagung dan sejauh mana pengakuan Sony dapat mengguncang struktur perkara kasus korupsi tata kelola program makan bergizi nasional ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Gizi Nasional Justice Collaborator kejaksaan agung Korupsi Makan Bergizi Gratis Sony Sonjaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragis! Kejar Layangan Putus, Lengan Bocah di Cimahi Tertembus Pagar Besi Runcing

Heboh! Selebgram Bandung Diduga Edarkan POD Getar, 35 Tersangka Diringkus Polisi

Kenaikan Pertamax Bikin Waswas, DPRD Jabar Sebut Daya Beli Masyarakat Terancam Tergerus

Hukum Kocak? Cuma Beli 20 Liter Bensin Eceran, Dua Warga Medan Terancam Denda Rp60 Miliar?!

Kisruh SPMB 2026, Anggota DPRD Jabar Nilai Kepala Disdik yang Harus Bertanggung Jawab

BPJS Kesehatan Alami Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Ancam Stabilitas Layanan hingga Risiko Gagal Bayar 2027

Terpopuler
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.