Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Rabu, 16 September 2026 20:35 WIB
Devoyage Bogor, salah satu wisata di Bogor yang Instagramble banget.

10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga

Rabu, 16 September 2026 19:57 WIB

Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng

Rabu, 16 September 2026 19:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
  • DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!
  • Taktik Jitu Igor Tolic Bawa Persib Bandung Jinakkan Raksasa Korsel Lewat Skor Tipis 0-1
  • Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada
  • Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! Kejar Layangan Putus, Lengan Bocah di Cimahi Tertembus Pagar Besi Runcing

By Aga GustianaRabu, 10 Juni 2026 20:41 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bocah sedang bermain layangan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Niat hati mengejar layang-layang putus, seorang bocah berinisial F (13) justru harus mengalami kejadian mengerikan. Lengan sebelah kiri remaja asal Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi ini menancap pada pagar besi rumah warga yang berujung tajam.

Insiden tragis tersebut terjadi pada Rabu (10/6/2026) sore sekitar pukul 17.15 WIB. Korban yang kala itu tengah asyik berburu layangan putus di area Jalan Cempaka, nekat memanjat sebuah pagar hunian warga demi meraih buruannya. Naas, posisinya goyah hingga ujung besi pagar yang berbentuk runcing bak tombak merobek dan menembus lengannya.

Aparat dari Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi yang menerima laporan darurat segera menerjunkan tim penyelamat ke lokasi kejadian.

“Betul, kami melakukan evakuasi terhadap seorang anak yang lengan sebelah kirinya menancap di pagar besi. Yang bersangkutan mengejar layangan,” kata Kepala Seksi Pemadam dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, Rabu (10/6/2026).

Evakuasi Menegangkan Menggunakan Gerinda

Saat petugas tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB, suasana mencekam menyelimuti tempat kejadian. Korban ditemukan dalam kondisi terkulai lemas dengan posisi berdiri. Guna mencegah luka robek semakin parah, warga sekitar berinisiatif memegangi tubuh korban agar besi tidak bergeser.

“Posisi sudah lemas, besi menancap lumayan dalam dan membuat lengan korban berdarah tapi tidak terlalu banyak. Warga tidak berani melakukan evakuasi karena khawatir ada salah penanganan,” jelas Aep.

Mengingat korban berada dalam kondisi syok berat, tim Damkar harus mengambil tindakan medis darurat dengan ekstra waspada. Menarik lengan korban secara paksa sangat berisiko merusak jaringan saraf. Akhirnya, petugas memutuskan untuk memotong struktur besi tersebut menggunakan mesin gerinda.

“Setelah kondisi korban lebih tenang, petugas melakukan pemotongan besi pagar yang menancap menggunakan gerinda. Setelah berhasil dipotong, kemudian korban bersama besi yang masih menancap langsung dievakuasi ke rumah sakit,” ungkap Aep.

Peringatan Keras Menjelang Libur Sekolah

Tragedi ini menjadi alarm keras bagi para orang tua, terutama menjelang musim libur panjang sekolah. Fenomena berburu layangan putus sering kali membuat anak-anak abai terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Pihak pemadam kebakaran mewanti-wanti agar pengawasan terhadap aktivitas luar ruang anak-anak semakin diperketat guna menghindari fatalitas di jalanan atau pemukiman.

“Kami minta anak-anak jangan mengejar layang-layang putus, karena bisa terjadi kejadian serupa dan kejadian lainnya seperti tertabrak kendaraan atau terjatuh dengan kondisi yang membahayakan,” pungkas Aep.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.