Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mental Juara Maung Bandung Diuji! Mutombo Kirim Pesan Keras Jelang Hadapi Persija Jakarta

Selasa, 4 Agustus 2026 06:00 WIB

Chat WhatsApp Makin Penuh? Fitur Baru Ini Bisa Otomatis Bersihkan Pesan Promosi

Selasa, 4 Agustus 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg

Selasa, 4 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mental Juara Maung Bandung Diuji! Mutombo Kirim Pesan Keras Jelang Hadapi Persija Jakarta
  • Chat WhatsApp Makin Penuh? Fitur Baru Ini Bisa Otomatis Bersihkan Pesan Promosi
  • Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg
  • Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari
  • Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus
  • Balsa Sekulic Sesumbar! Persib Siap Singkirkan Persija dan Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026
  • Dedi Mulyadi Desak Bersih-bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi
  • Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 4 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kenaikan Pertamax Bikin Waswas, DPRD Jabar Sebut Daya Beli Masyarakat Terancam Tergerus

By Mulki AlbarRabu, 10 Juni 2026 19:25 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PPP, Zaini Shofari. Foto: Instagram @petigajabar.official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, menyoroti kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu (10/6/2026). Menurutnya, lonjakan harga tersebut menjadi sinyal semakin beratnya tantangan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, PT Pertamina Patra Niaga menetapkan harga Pertamax (RON 92) di Jawa Barat naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Meski harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan, Zaini menilai dampak kenaikan BBM nonsubsidi tetap akan dirasakan oleh masyarakat luas melalui kenaikan berbagai kebutuhan lainnya.

“Biasanya kalau BBM naik, berarti kebutuhan menjadi ikut naik juga. Karena kebijakan energi itu dari pusat, berarti semakin terbatas kemampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga energi,” kata Zaini saat dihubungi, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, kenaikan harga BBM tidak terlepas dari berbagai tekanan ekonomi yang sedang dihadapi pemerintah, mulai dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, berkurangnya penerimaan negara, hingga kondisi geopolitik global yang masih bergejolak.

Kondisi tersebut dinilai membuat ruang gerak pemerintah dalam mempertahankan stabilitas harga menjadi semakin terbatas, sehingga dampaknya berpotensi dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Zaini juga sempat menyinggung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang sebelumnya kerap mendapat apresiasi karena mampu menjaga harga BBM tetap stabil.

“‘Mas Bahlil Ganteng’ sekarang dipertanyakan juga, karena naik oge. Dulu ada lagunya karena berhasil tidak menaikkan harga bensin,” ujarnya sambil berkelakar.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa yang perlu menjadi perhatian utama adalah dampak lanjutan dari kenaikan harga BBM terhadap kebutuhan pokok masyarakat.

Menurutnya, kenaikan biaya energi hampir selalu diikuti oleh kenaikan biaya distribusi barang yang pada akhirnya berpotensi mendorong harga kebutuhan sehari-hari ikut naik.

“Kalau bensin naik, otomatis kebutuhan bakal naik. Yang ditakutkan ini kebutuhan pokok, terutama di kampung-kampung dan daerah. Memang masyarakat tidak menggunakan Pertamax, tetapi dampaknya tetap akan terasa,” tegasnya.

Zaini berharap pemerintah pusat dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan dampak kenaikan harga energi terhadap kebutuhan pokok, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi ketidakpastian global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BBM nonsubsidi naik dampak kenaikan Pertamax DPRD Jawa Barat harga BBM Juni 2026 Harga Pertamax Naik kenaikan harga BBM kenaikan Pertamax 2026 Pertamax Green naik Pertamax Rp16.250 Zaini Shofari
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg

Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari

Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus

Dedi Mulyadi Desak Bersih-bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi

Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain

Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste dan Kuasai Puncak Klasemen Piala AFF 2026
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.