bukamata.id – Panggung sepak bola tanah air kembali memanas dengan keputusan mengejutkan dari Persija Jakarta. Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai nakhoda baru mereka untuk mengarungi kompetisi domestik. Langkah strategis ini pun mendapat respons hangat dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Pelatih kawakan asal Korea Selatan itu diperkenalkan secara megah di Jakarta International Stadium (JIS) pada Senin (8/6/2026). Momen ini menandai kembalinya sang juru taktik ke atmosfer sepak bola Indonesia, setelah sebelumnya sempat lima tahun menukangi Tim Nasional Garuda.
Meskipun kebersamaan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia telah usai pada awal tahun 2025 di bawah kepemimpinan Erick Thohir, hubungan profesional keduanya terbukti tetap harmonis. Erick justru memandang positif keputusan Persija yang berani mendaratkan pelatih kelas dunia tersebut ke liga lokal.
Dongkrak Level Kompetisi Domestik
Erick Thohir menilai, kembalinya Shin Tae-yong akan menjadi stimulus kuat untuk mendongkrak mutu Liga Indonesia. Baginya, kehadiran para arsitek lapangan hijau dengan reputasi mumpuni bakal memaksa klub-klub tanah air untuk bersaing secara lebih kompetitif dan profesional.
“Bagus dong, karena ranking liga kita itu kan naik dari 25 jadi 16. Kemarin secara komersial, liga kita ranking 1 Asia,” kata Erick Thohir kepada wartawan menanggapi kedatangan Shin Tae-yong ke Persija.
Erick menambahkan bahwa momentum kebangkitan sepak bola nasional harus dijaga dengan cara konsisten menghadirkan elemen-elemen berkualitas, baik dari sektor pelatih maupun komposisi pemain yang memiliki rekam jejak teruji.
“Artinya, semakin banyak pelatih bagus yang didatangkan klub-klub, itu harusnya bikin kualitas klub-klub makin bagus,” ujar Erick.
Perketat Standar Pemain Asing di I.League
Tidak hanya menyoroti kedatangan pelatih jempolan, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN ini menegaskan pentingnya menyaring kualitas legiun asing yang merumput di tanah air. Keberadaan pemain impor dengan standar tinggi dinilai akan memberikan dampak instan pada gaya main dan mentalitas pesepak bola lokal.
Demi mewujudkan hal tersebut, Erick mengaku telah memberikan instruksi khusus kepada pihak operator kompetisi, I.League, agar lebih selektif dan menaikkan standar verifikasi bagi para pemain asing yang ingin berkarier di Indonesia.
“Nah, semakin banyak pemain yang datang ke liga kita dengan kualitas bagus, tentu akan lebih bagus. Makanya kami minta I.League, bahwa pemain asing yang ada di liga kita standarnya (harus) lebih baik,” ucap Erick.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










