Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Rabu, 29 Juli 2026 10:12 WIB

Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun

Rabu, 29 Juli 2026 10:06 WIB

Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat

Rabu, 29 Juli 2026 09:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya
  • Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun
  • Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Simak Daftar Harga Perhiasan Terbaru 29 Juli 2026 Sebelum Naik Lagi
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus
  • 3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima
  • Facebook Saingi TikTok? Tampilan Video Baru Hadir, Seller AI Bikin Penjual Lebih Mudah Cuan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kisruh SPMB 2026, Anggota DPRD Jabar Nilai Kepala Disdik yang Harus Bertanggung Jawab

By Mulki AlbarRabu, 10 Juni 2026 18:20 WIB2 Mins Read
Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung tingkat SMA di Jawa Barat tahun 2026. Foto: Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari menilai persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tidak bisa hanya dibebankan kepada pejabat teknis di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Penilaian tersebut muncul setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencopot Kepala UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Disdik Jabar, Suhendar, menyusul berbagai polemik yang mewarnai pelaksanaan SPMB 2026.

Menurutnya, Tikomdik hanya menjalankan fungsi teknis dari sebuah kebijakan yang lebih besar. Sementara tanggung jawab utama tetap berada pada pimpinan instansi yang mengendalikan seluruh proses tersebut.

“Saya pikir Tikomdik itu bagian teknis dari sebuah kebijakan. Yang membuat kebijakan tentu ada struktur di atasnya, ada kepala dinas sebagai penanggung jawab,” ujar Zaini saat dihubungi, Rabu (10/6/2026).

Ia menegaskan bahwa pencopotan atau pergantian pejabat teknis merupakan hak dan kewenangan gubernur. Namun langkah tersebut dinilai belum menyentuh pihak yang bertanggung jawab secara menyeluruh terhadap pelaksanaan kebijakan.

“Kalau pun dicopot atau diganti, itu kewenangan gubernur. Tapi Tikomdik hanya bagian kecil dari wilayah sebuah kebijakan. Yang harus bertanggung jawab tentu pihak yang memimpin dan mengendalikan kebijakan tersebut,” katanya.

Karena itu, ia menilai Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat merupakan pihak yang paling layak dimintai pertanggungjawaban atas berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan SPMB 2026, termasuk gangguan sistem dan keluhan masyarakat terkait proses penerimaan murid baru.

Menurutnya, setiap persoalan teknis yang terjadi di lingkungan dinas tetap menjadi tanggung jawab pimpinan lembaga.

Selain menyoroti persoalan pencopotan pejabat, ia juga mengungkapkan hasil evaluasi yang dilakukan DPRD Jawa Barat setelah melakukan audiensi dengan siswa, orang tua murid, serta jajaran Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Disdik Jabar bersama Tikomdik disebut telah berkomitmen untuk melakukan berbagai perbaikan sistem agar proses pendaftaran dan seleksi peserta didik baru dapat berjalan lebih baik.

“Kemarin Dinas Pendidikan dan Tikomdik berjanji tidak akan ada lagi masalah dalam sistem pendaftaran. Mereka berjanji akan melakukan perbaikan agar SPMB 2026 berjalan dengan baik,” tuturnya.

Sebelumnya, pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Barat menuai sorotan setelah muncul berbagai keluhan dari masyarakat terkait gangguan aplikasi, perubahan data pemetaan calon murid baru, hingga persoalan teknis lainnya yang menyebabkan kebingungan di kalangan orang tua dan peserta didik. Langkah pencopotan Kepala Tikomdik pun menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pelaksanaan sistem tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Disdik Jabar DPRD Jawa Barat Kepala Disdik Jabar kisruh SPMB 2026 Komisi V DPRD Jabar pencopotan Kepala Tikomdik PPDB Jabar 2026 SPMB 2026 SPMB Jawa Barat 2026 Suhendar Tikomdik Tikomdik Disdik Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP

Begal

10 Hari Diburu Polisi, Begal Sadis Majalaya Akhirnya Tertangkap Usai Lukai Buruh Pabrik

Harga Bahan Pokok di Bandung Terpantau Stabil, Komoditas Cabai Kompak Turun

Heboh! Layar Videotron Publik Tiba-tiba Putar Konten Tak Senonoh

Fakta di Balik Video Viral Bendera Setengah Tiang di Tasikmalaya Jelang HUT RI

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.