Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 21:45 WIB

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Minggu, 15 Maret 2026 21:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
  • Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar
  • Selisih 4 Poin di Klasemen, Persib vs Borneo FC Jadi Laga Krusial Perebutan Gelar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Atap Nyaris Runtuh, Lantai Hancur: Potret Miris SDN Tegal Banteng, Dedi Mulyadi Diminta Turun Tangan

By Aga GustianaKamis, 4 September 2025 12:45 WIB2 Mins Read
Kondisi memprihatinkan SDN Tegal Benteng Bogor yang nyaris runtuh. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, berdiri SDN Tegal Benteng—sebuah sekolah dasar yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak belajar. Namun kenyataannya, gedung sekolah ini jauh dari kata aman. Atapnya banyak yang roboh, meninggalkan rangka baja terbuka. Dinding mulai retak, cat kusam mengelupas, tiang penyangga miring seakan menunggu waktu untuk runtuh.

Seorang guru memperlihatkan kondisi ruang kelas yang mengkhawatirkan dalam video yang diunggah akun Instagram @rka.maulana. Beberapa jendela tak lagi memiliki kaca, pintu hilang, dan lantai ruang kelas hanya menyisakan debu karena keramik terkelupas.

Ruang Belajar Layaknya Bangunan Terbengkalai

“Di sini nggak ada kacanya, boro-boro kacanya. Pintunya juga nggak ada Pak Dedi,” ujar salah seorang guru, menuding ke kondisi kelas yang nyaris tak layak pakai.

Meja dan kursi memang masih tersedia, namun berada di ruangan yang lebih mirip bangunan terbengkalai daripada tempat menimba ilmu. “Iya, ini lantainya tinggal debu-debu doang. Keramiknya udah pada nggak ada. Hampir semua kelas tidak layak dipakai. Tuh atapnya juga sudah pada roboh, tinggal besi-besinya doang, Pak,” tambah guru lain dengan nada cemas.

Baca Juga:  Respons Cepat Hadapi Bencana, Pemprov Jabar Bangun 6 Pusat Komando Terpadu

Seruan Darurat ke Gubernur

Kondisi ini membuat para guru nekat menyampaikan keluhannya langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. “Pak Dedi, gimana ini sekolahan saya di SDN Tegal Benteng, Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Coba lihat bangunannya tidak layak, khawatir anak-anak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Belajar dengan penuh ketakutan, takut tiba-tiba bangunan roboh,” ucap seorang guru dalam video tersebut.

Walau secara administratif, SD berada di bawah kewenangan Pemkab Bogor, para guru berharap perhatian Gubernur dapat mendorong perbaikan cepat. Mereka menekankan, keselamatan siswa lebih penting daripada sekadar menunggu birokrasi berjalan.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Benahi Fasilitas Umum Bandung Pasca Ricuh Demo, KDM Turun Langsung

Harapan di Tengah Kekhawatiran

Di tengah debu dan reruntuhan, harapan sederhana tetap ada: agar anak-anak bisa belajar dengan tenang, tanpa rasa takut bangunan roboh di atas kepala mereka. Para guru menegaskan, perbaikan sekolah bukan hanya soal fasilitas, tapi soal masa depan anak-anak yang menuntut ilmu di SDN Tegal Benteng.

Baca Juga:  Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi Dikritik: Sibuk Ngonten, Minim Kebijakan Nyata

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi guru minta bantuan keselamatan siswa pendidikan Jawa Barat SDN Tegal Benteng sekolah memprihatinkan sekolah rusak Bogor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.