Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi banjir

Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan

Senin, 21 September 2026 01:00 WIB

Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1

Minggu, 20 September 2026 21:24 WIB

Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay

Minggu, 20 September 2026 20:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan
  • Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1
  • Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay
  • 1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan
  • Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk
  • Link Live Streaming Persijap vs Persib, Kick Off 19.00 WIB di Super League
  • Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
  • Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Atap Nyaris Runtuh, Lantai Hancur: Potret Miris SDN Tegal Banteng, Dedi Mulyadi Diminta Turun Tangan

By Aga GustianaKamis, 4 September 2025 12:45 WIB2 Mins Read
Kondisi memprihatinkan SDN Tegal Benteng Bogor yang nyaris runtuh. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, berdiri SDN Tegal Benteng—sebuah sekolah dasar yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak belajar. Namun kenyataannya, gedung sekolah ini jauh dari kata aman. Atapnya banyak yang roboh, meninggalkan rangka baja terbuka. Dinding mulai retak, cat kusam mengelupas, tiang penyangga miring seakan menunggu waktu untuk runtuh.

Seorang guru memperlihatkan kondisi ruang kelas yang mengkhawatirkan dalam video yang diunggah akun Instagram @rka.maulana. Beberapa jendela tak lagi memiliki kaca, pintu hilang, dan lantai ruang kelas hanya menyisakan debu karena keramik terkelupas.

Ruang Belajar Layaknya Bangunan Terbengkalai

“Di sini nggak ada kacanya, boro-boro kacanya. Pintunya juga nggak ada Pak Dedi,” ujar salah seorang guru, menuding ke kondisi kelas yang nyaris tak layak pakai.

Meja dan kursi memang masih tersedia, namun berada di ruangan yang lebih mirip bangunan terbengkalai daripada tempat menimba ilmu. “Iya, ini lantainya tinggal debu-debu doang. Keramiknya udah pada nggak ada. Hampir semua kelas tidak layak dipakai. Tuh atapnya juga sudah pada roboh, tinggal besi-besinya doang, Pak,” tambah guru lain dengan nada cemas.

Baca Juga:  KDM Ancam Stop Bantuan untuk Daerah yang Gagal Atasi Sampah

Seruan Darurat ke Gubernur

Kondisi ini membuat para guru nekat menyampaikan keluhannya langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. “Pak Dedi, gimana ini sekolahan saya di SDN Tegal Benteng, Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Coba lihat bangunannya tidak layak, khawatir anak-anak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Belajar dengan penuh ketakutan, takut tiba-tiba bangunan roboh,” ucap seorang guru dalam video tersebut.

Baca Juga:  KDM Lepas Ekspor Perdana Sepatu On Cloud Running dari Majalengka

Walau secara administratif, SD berada di bawah kewenangan Pemkab Bogor, para guru berharap perhatian Gubernur dapat mendorong perbaikan cepat. Mereka menekankan, keselamatan siswa lebih penting daripada sekadar menunggu birokrasi berjalan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegur Istri Wali Kota Bekasi yang Ngungsi di Hotel Mewah

Harapan di Tengah Kekhawatiran

Di tengah debu dan reruntuhan, harapan sederhana tetap ada: agar anak-anak bisa belajar dengan tenang, tanpa rasa takut bangunan roboh di atas kepala mereka. Para guru menegaskan, perbaikan sekolah bukan hanya soal fasilitas, tapi soal masa depan anak-anak yang menuntut ilmu di SDN Tegal Benteng.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi pendidikan Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi banjir

Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan

1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan

Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • gempa
    Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.