Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 03:00 WIB

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Kamis, 29 Oktober 2026 01:00 WIB

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Rabu, 28 Oktober 2026 21:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
  • Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya
  • Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus
  • Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two
  • Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
  • Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Atasi Macet dan Banjir Bandung Raya, Bupati Dadang Supriatna Ajak Kota Tetangga Buang Ego Sektoral

By Aga GustianaSenin, 20 April 2026 21:07 WIB3 Mins Read
Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Merayakan hari jadi yang ke-385, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi besar-besaran. Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), mengungkapkan bahwa ego sektoral antarwilayah di Bandung Raya harus segera diakhiri demi menyelesaikan masalah klasik yang menghantui warga, mulai dari kemacetan parah hingga banjir yang tak kunjung usai.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Senin (20/4/2026), KDS menyebut bahwa persoalan sampah dan tata ruang adalah masalah bersama yang memerlukan keterlibatan aktif Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Persoalan banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang ini harus diselesaikan bersama. Kami siap berkolaborasi, termasuk menyiapkan dukungan anggaran,” tegas KDS di hadapan para pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Pasangan Sahrul- Gun Gun Tawarkan Terobosan Digital untuk Tingkatkan Keterbukaan Informasi di Kabupaten Bandung

Ekonomi Tumbuh Pesat, Fokus pada Kemiskinan Ekstrem

Di bawah kepemimpinan KDS, Kabupaten Bandung mencatatkan pemulihan ekonomi yang impresif. Jika pada 2021 pertumbuhan ekonomi sempat terpuruk di angka minus 7,5 persen, kini pada 2025 melonjak hingga 6,38 persen. Sektor pariwisata, UMKM, dan pertanian menjadi mesin penggerak utama.

Namun, KDS tidak menampik adanya tantangan sosial di wilayah seperti Pangalengan dan Pacira, di mana angka kemiskinan ekstrem masih ditemukan di kalangan pensiunan. Program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) serta beasiswa BESTI terus digeber untuk memperkuat kualitas SDM di masa depan.

Dedi Mulyadi: Kembalikan Bandung Sebagai “Peradaban Air”

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memberikan catatan kritis sekaligus solutif terkait tata ruang. Menurutnya, akar masalah banjir di Bandung adalah beralihfungsinya lahan serapan menjadi kawasan pemukiman.

Baca Juga:  Candaan Jadi Gubernur Jawa Barat, Sosok Ini Lempar Peringatan ke Dedi Mulyadi

“Kita harus benahi tata ruang. Jangan bangun bangunan di kawasan rawa atau sawah. Ini menjadi akar persoalan banjir yang terus berulang,” ujar KDM dengan nada lugas.

KDM menawarkan konsep “Rumah Panggung Estetik” sebagai solusi ekonomi bagi petani di Bandung Selatan. Alih-alih hanya merenovasi rumah, ia ingin hunian petani teh diubah menjadi aset pariwisata.

“Kita akan bantu renovasi rutilahu para petani teh agar menjadi rumah panggung estetik yang didalamnya ada empat kamar, dua kamar untuk dia dan keluarganya, dua kamar lagi jadi homestay supaya mereka dapat penghasilan tambahan dari sana,” jelas KDM.

Baca Juga:  Viral Curhatan Istri Sebut Suami Gay, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah

Menuju Bandung Selatan yang Lebih Hijau

Sinergi antara Pemkab Bandung dan Pemprov Jabar ke depan akan difokuskan pada penghijauan masif di kawasan pegunungan. Penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi tidak hanya bertujuan untuk menahan air (konservasi), tetapi juga dirancang untuk meningkatkan taraf hidup petani melalui insentif dan pemberdayaan ekonomi kreatif.

Dengan semangat kolaborasi yang kuat di usia ke-385 ini, Bandung Raya diharapkan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi satu kesatuan ekosistem pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya Dadang Supriatna Dedi Mulyadi Kabupaten Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.