Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two

Senin, 14 September 2026 03:00 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Senin, 14 September 2026 01:00 WIB

Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi

Minggu, 13 September 2026 19:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
  • Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat
  • Jadwal Persib Bikin Deg-degan: Persija Baru Lewat, FC Seoul Sudah Menunggu di Korea
  • Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Atasi Macet dan Banjir Bandung Raya, Bupati Dadang Supriatna Ajak Kota Tetangga Buang Ego Sektoral

By Aga GustianaSenin, 20 April 2026 21:07 WIB3 Mins Read
Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Merayakan hari jadi yang ke-385, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi besar-besaran. Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), mengungkapkan bahwa ego sektoral antarwilayah di Bandung Raya harus segera diakhiri demi menyelesaikan masalah klasik yang menghantui warga, mulai dari kemacetan parah hingga banjir yang tak kunjung usai.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Senin (20/4/2026), KDS menyebut bahwa persoalan sampah dan tata ruang adalah masalah bersama yang memerlukan keterlibatan aktif Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Persoalan banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang ini harus diselesaikan bersama. Kami siap berkolaborasi, termasuk menyiapkan dukungan anggaran,” tegas KDS di hadapan para pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Respons Pemkot Lubuklinggau Usai Viral Ibu Lapor ke Dedi Mulyadi soal Rehabilitasi Anak

Ekonomi Tumbuh Pesat, Fokus pada Kemiskinan Ekstrem

Di bawah kepemimpinan KDS, Kabupaten Bandung mencatatkan pemulihan ekonomi yang impresif. Jika pada 2021 pertumbuhan ekonomi sempat terpuruk di angka minus 7,5 persen, kini pada 2025 melonjak hingga 6,38 persen. Sektor pariwisata, UMKM, dan pertanian menjadi mesin penggerak utama.

Namun, KDS tidak menampik adanya tantangan sosial di wilayah seperti Pangalengan dan Pacira, di mana angka kemiskinan ekstrem masih ditemukan di kalangan pensiunan. Program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) serta beasiswa BESTI terus digeber untuk memperkuat kualitas SDM di masa depan.

Dedi Mulyadi: Kembalikan Bandung Sebagai “Peradaban Air”

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memberikan catatan kritis sekaligus solutif terkait tata ruang. Menurutnya, akar masalah banjir di Bandung adalah beralihfungsinya lahan serapan menjadi kawasan pemukiman.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Rakyat dan Politisi Sama-sama Buas dan Serakah

“Kita harus benahi tata ruang. Jangan bangun bangunan di kawasan rawa atau sawah. Ini menjadi akar persoalan banjir yang terus berulang,” ujar KDM dengan nada lugas.

KDM menawarkan konsep “Rumah Panggung Estetik” sebagai solusi ekonomi bagi petani di Bandung Selatan. Alih-alih hanya merenovasi rumah, ia ingin hunian petani teh diubah menjadi aset pariwisata.

“Kita akan bantu renovasi rutilahu para petani teh agar menjadi rumah panggung estetik yang didalamnya ada empat kamar, dua kamar untuk dia dan keluarganya, dua kamar lagi jadi homestay supaya mereka dapat penghasilan tambahan dari sana,” jelas KDM.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Bakal Bentuk Tim Khusus Urusi Penambang Ilegal

Menuju Bandung Selatan yang Lebih Hijau

Sinergi antara Pemkab Bandung dan Pemprov Jabar ke depan akan difokuskan pada penghijauan masif di kawasan pegunungan. Penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi tidak hanya bertujuan untuk menahan air (konservasi), tetapi juga dirancang untuk meningkatkan taraf hidup petani melalui insentif dan pemberdayaan ekonomi kreatif.

Dengan semangat kolaborasi yang kuat di usia ke-385 ini, Bandung Raya diharapkan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi satu kesatuan ekosistem pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya Dadang Supriatna Dedi Mulyadi Kabupaten Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Bukan Sekadar Sertifikat! Abah Ucu Ungkap Alasan 125 Juru Masak SPPG Wajib Kompeten

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.