Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bandung Masih di Puncak! Comeback Dramatis Lawan 10 Pemain Dewa United Berakhir Imbang

Senin, 20 April 2026 21:42 WIB

Harga LPG Non-Subsidi Melejit! Pedagang di Bandung Mulai Ketar-ketir Bakal Ada Kenaikan Harga Makanan?

Senin, 20 April 2026 21:38 WIB
Persib Bandung

Persib vs Dewa United: Comeback Dramatis Maung Bandung di Stadion Internasional Banten

Senin, 20 April 2026 21:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bandung Masih di Puncak! Comeback Dramatis Lawan 10 Pemain Dewa United Berakhir Imbang
  • Harga LPG Non-Subsidi Melejit! Pedagang di Bandung Mulai Ketar-ketir Bakal Ada Kenaikan Harga Makanan?
  • Persib vs Dewa United: Comeback Dramatis Maung Bandung di Stadion Internasional Banten
  • Atasi Macet dan Banjir Bandung Raya, Bupati Dadang Supriatna Ajak Kota Tetangga Buang Ego Sektoral
  • Link Video Vell TikTok Blunder Diburu Warganet, Pakar Ingatkan Hal Mengerikan yang Bisa Terjadi pada HP Anda!
  • MUA Nangis Sesenggukan saat Dandani Pengantin Ini, Rahasia di Balik Hijabnya Bikin Netizen Ikut Menangis!
  • Harga BBM Non-Subsidi Melonjak Tajam per April 2026, Bagaimana Nasib Pertamax dan Pertalite?
  • Borong Item Gratis! Kode Redeem FF 20 April 2026: Ada Skin M1887 dan Bundle Langka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 20 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Atasi Macet dan Banjir Bandung Raya, Bupati Dadang Supriatna Ajak Kota Tetangga Buang Ego Sektoral

By Aga GustianaSenin, 20 April 2026 21:07 WIB3 Mins Read
Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Merayakan hari jadi yang ke-385, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi besar-besaran. Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), mengungkapkan bahwa ego sektoral antarwilayah di Bandung Raya harus segera diakhiri demi menyelesaikan masalah klasik yang menghantui warga, mulai dari kemacetan parah hingga banjir yang tak kunjung usai.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Senin (20/4/2026), KDS menyebut bahwa persoalan sampah dan tata ruang adalah masalah bersama yang memerlukan keterlibatan aktif Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Persoalan banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang ini harus diselesaikan bersama. Kami siap berkolaborasi, termasuk menyiapkan dukungan anggaran,” tegas KDS di hadapan para pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Turun Tangan Bantu Siswa Gagal SNBP Akibat Kelalaian Sekolah

Ekonomi Tumbuh Pesat, Fokus pada Kemiskinan Ekstrem

Di bawah kepemimpinan KDS, Kabupaten Bandung mencatatkan pemulihan ekonomi yang impresif. Jika pada 2021 pertumbuhan ekonomi sempat terpuruk di angka minus 7,5 persen, kini pada 2025 melonjak hingga 6,38 persen. Sektor pariwisata, UMKM, dan pertanian menjadi mesin penggerak utama.

Namun, KDS tidak menampik adanya tantangan sosial di wilayah seperti Pangalengan dan Pacira, di mana angka kemiskinan ekstrem masih ditemukan di kalangan pensiunan. Program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) serta beasiswa BESTI terus digeber untuk memperkuat kualitas SDM di masa depan.

Dedi Mulyadi: Kembalikan Bandung Sebagai “Peradaban Air”

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memberikan catatan kritis sekaligus solutif terkait tata ruang. Menurutnya, akar masalah banjir di Bandung adalah beralihfungsinya lahan serapan menjadi kawasan pemukiman.

Baca Juga:  Lompatan Kualitas Hidup Warga Bandung: IPM 2025 Tembus 75,58 Poin, Apa Rahasianya?

“Kita harus benahi tata ruang. Jangan bangun bangunan di kawasan rawa atau sawah. Ini menjadi akar persoalan banjir yang terus berulang,” ujar KDM dengan nada lugas.

KDM menawarkan konsep “Rumah Panggung Estetik” sebagai solusi ekonomi bagi petani di Bandung Selatan. Alih-alih hanya merenovasi rumah, ia ingin hunian petani teh diubah menjadi aset pariwisata.

“Kita akan bantu renovasi rutilahu para petani teh agar menjadi rumah panggung estetik yang didalamnya ada empat kamar, dua kamar untuk dia dan keluarganya, dua kamar lagi jadi homestay supaya mereka dapat penghasilan tambahan dari sana,” jelas KDM.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Siap Ambil Resiko Jika Ditugaskan Maju di Pilgub Jabar

Menuju Bandung Selatan yang Lebih Hijau

Sinergi antara Pemkab Bandung dan Pemprov Jabar ke depan akan difokuskan pada penghijauan masif di kawasan pegunungan. Penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi tidak hanya bertujuan untuk menahan air (konservasi), tetapi juga dirancang untuk meningkatkan taraf hidup petani melalui insentif dan pemberdayaan ekonomi kreatif.

Dengan semangat kolaborasi yang kuat di usia ke-385 ini, Bandung Raya diharapkan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi satu kesatuan ekosistem pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya Dadang Supriatna Dedi Mulyadi HUT Kabupaten Bandung 385 Kabupaten Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga LPG Non-Subsidi Melejit! Pedagang di Bandung Mulai Ketar-ketir Bakal Ada Kenaikan Harga Makanan?

MUA Nangis Sesenggukan saat Dandani Pengantin Ini, Rahasia di Balik Hijabnya Bikin Netizen Ikut Menangis!

Ilustrasi isi BBM

Harga BBM Non-Subsidi Melonjak Tajam per April 2026, Bagaimana Nasib Pertamax dan Pertalite?

ilustrasi gempa

Gempa Jepang Picu Peringatan Tsunami: Ini Kondisi Terkini WNI di Aomori, Iwate, dan Hokkaido

Resbob Bacakan Pleidoi di PN Bandung, Kuasa Hukum Soroti Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

PENUSUKAN

Mencekam! Penusukan Brutal di Bandung Barat, Korban Nyaris Tewas

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.