Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Link Video ‘Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor’ Ramai Dicari Warganet Ramadan 2026

Rabu, 4 Maret 2026 11:30 WIB

Persib Kirim Surat Protes ke I.League, Wasit Eko Saputra Tuai Kontroversi!

Rabu, 4 Maret 2026 11:00 WIB

Geger! Dua Mayat Pasangan Suami Istri Ditemukan di Mobil Tertutup Karung di Bandung Barat

Rabu, 4 Maret 2026 10:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Link Video ‘Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor’ Ramai Dicari Warganet Ramadan 2026
  • Persib Kirim Surat Protes ke I.League, Wasit Eko Saputra Tuai Kontroversi!
  • Geger! Dua Mayat Pasangan Suami Istri Ditemukan di Mobil Tertutup Karung di Bandung Barat
  • Ojek Online Jadi Korban Begal di Pameungpeuk, Motor Raib di Malam Hari
  • Kapan Nuzulul Quran 2026? Intip Jadwal, Sejarah, dan Rahasia Keutamaan Malam Turunnya Al-Qur’an
  • Aksi Satir Bu Guru Sukabumi: Bongkar Paket MBG yang Tak Manusiawi, Jeruk Satu Biji Buat Tiga Hari!
  • Siap-siap! Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Cair, Intip Bocoran Komponen yang Bakal Masuk Rekening
  • Juri Dubai sampai Menangis! Detik-detik Aisyah Al-Rumy Raih Juara Dunia Hafalan Al-Qur’an
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bahaya Masih Mengintai, Evakuasi Korban Tambang Gunung Pongkor Bogor Dilakukan Hati-hati

By Aga GustianaKamis, 22 Januari 2026 16:48 WIB3 Mins Read
Insiden Gunung Pongkor. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi di kawasan tambang emas Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, masih menyisakan duka mendalam. Hingga Kamis (22/1/2026), Kepolisian Daerah Jawa Barat memastikan proses evakuasi dan penanganan pascakejadian terus dilakukan secara intensif. Insiden yang terjadi pada Rabu sore, 14 Januari 2026 itu, merenggut nyawa 11 penambang akibat paparan gas beracun di dalam lubang tambang.

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi meninjau langsung posko penanganan di Polsek Nanggung untuk memastikan seluruh proses berjalan terkoordinasi. Ia menegaskan bahwa sejak laporan pertama diterima, penyelamatan korban menjadi prioritas utama aparat gabungan.

“Saat mengetahui ada peristiwa di kawasan Gunung Pongkor, langkah utama yang kami lakukan adalah evakuasi,” ujar Irjen Rudi, Kamis (22/1/2026).

Dalam kunjungannya, Kapolda mengecek sejumlah titik layanan, mulai dari posko pengaduan masyarakat hingga posko operasi evakuasi. Seluruh posko tersebut berfungsi sebagai pusat komando dan koordinasi lintas instansi dalam menangani insiden yang melibatkan penambang tradisional di wilayah rawan tersebut.

Baca Juga:  Banjir Bogor Makin Parah, Dedi Mulyadi Desak PTPN Stop Alih Fungsi Lahan

Data sementara mencatat, 11 korban meninggal dunia berhasil dievakuasi dari dalam tambang. Para korban diketahui berasal dari beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Nanggung, Cigudeg, dan Sukajaya. Seluruh jenazah telah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

“Sebelas orang yang dievakuasi seluruhnya dalam kondisi meninggal dunia. Hari ini kami juga menyampaikan empati dengan memberikan bantuan untuk meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga korban,” kata jenderal bintang dua tersebut.

Baca Juga:  Digugat Kakak Kandung, Status Hukum Tamara Bleszynski Segera Diumumkan Polisi

Terkait penyebab kejadian, Kapolda mengungkapkan bahwa lubang tambang masih mengandung gas karbon monoksida (CO) dengan kadar yang berbahaya. Bahkan, pada titik tertentu, konsentrasi gas sempat mencapai 1.200 part per million (ppm). Hingga kini, kadar gas masih berada di kisaran 200 ppm, level yang tetap berisiko bagi keselamatan petugas.

“Kondisi di dalam masih berbahaya. Oleh karena itu, kami terus berhati-hati dan melakukan evakuasi secara bertahap,” ujarnya.

Proses pencarian dan penyisiran belum sepenuhnya rampung. Sejumlah lorong dan titik tambang belum dapat dijangkau karena tingginya risiko paparan gas. Dalam operasi ini, unsur Polri, TNI, BPBD, hingga PT Aneka Tambang (ANTAM) terlibat secara terpadu untuk memastikan keselamatan personel dan kelancaran evakuasi.

Baca Juga:  Kredit Fiktif BRI Bogor: Pegawai Ditahan, Kerugian Negara Capai Rp7,8 Miliar

Kapolda yang juga pernah menjabat Deputi KPK itu menambahkan, pihaknya masih menelusuri laporan warga yang kehilangan anggota keluarga. Hal tersebut membuka kemungkinan adanya korban lain yang belum ditemukan.

“Autopsi belum dilakukan karena keluarga langsung memakamkan jenazah. Namun, apabila ke depan diperlukan tindakan lanjutan untuk kepentingan penyelidikan, tentu akan kami lakukan,” pungkasnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko aktivitas penambangan tradisional, terutama di kawasan dengan kondisi geologis ekstrem. Aparat memastikan seluruh langkah penanganan akan terus dilakukan secara hati-hati demi mencegah jatuhnya korban tambahan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bogor Gas Beracun Kapolda Jabar Penambang Tewas Polda Jawa Barat Tambang Gunung Pongkor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! Dua Mayat Pasangan Suami Istri Ditemukan di Mobil Tertutup Karung di Bandung Barat

Ojek Online Jadi Korban Begal di Pameungpeuk, Motor Raib di Malam Hari

Aksi Satir Bu Guru Sukabumi: Bongkar Paket MBG yang Tak Manusiawi, Jeruk Satu Biji Buat Tiga Hari!

Juri Dubai sampai Menangis! Detik-detik Aisyah Al-Rumy Raih Juara Dunia Hafalan Al-Qur’an

Segera Cek! Besaran THR ASN 2026, Golongan IV Bisa Dapat Rp7,8 Juta

Jangan Terlewat! Jadwal Imsak Bandung Raya 4 Maret 2026

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Guncang TikTok: Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor?
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • ‎Heboh Link Video Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor di TikTok, Benarkah Ada Versi Lengkap?‎
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.