bukamata.id – Kabar membanggakan datang dari dunia pariwisata tanah air. Kota Bandung baru saja dinobatkan sebagai salah satu dari lima destinasi dengan pertumbuhan paling pesat di seluruh benua Asia. Prestasi ini menempatkan Ibu Kota Jawa Barat tersebut bersaing ketat dengan kota-kota besar lainnya di kawasan regional.
Melansir data terbaru dari platform perjalanan Agoda pada Februari 2026, Bandung berhasil mengamankan posisi ketiga. Pencapaian ini menjadi bukti kuat bahwa daya tarik “Kota Kembang” kini telah diakui secara global sebagai magnet wisatawan internasional.
Indikator Pertumbuhan Pesat Pariwisata Bandung
Melonjaknya posisi Bandung bukan tanpa alasan. Pertumbuhan ini didorong oleh beberapa faktor kunci yang berkembang signifikan sepanjang satu tahun terakhir:
- Ekspansi Akomodasi: Munculnya berbagai hotel dan penginapan baru yang variatif.
- Inovasi Wisata Buatan: Kehadiran destinasi man-made kreatif yang menarik minat milenial.
- Lonjakan Turis: Arus kunjungan wisatawan yang meningkat tajam pasca-pandemi.
- Dampak Ekonomi: Sektor pariwisata menjadi tulang punggung utama pertumbuhan ekonomi lokal.
“Paris van Java” yang Memikat Dunia
Mengutip laporan dari VnExpress pada Jumat (3/4/2026), identitas Bandung sebagai “Paris van Java” tetap menjadi nilai jual utama. Perpaduan antara udara pegunungan yang sejuk dengan arsitektur peninggalan Belanda bergaya art deco menciptakan atmosfer yang unik bagi pelancong.
Tidak hanya soal pemandangan, Bandung juga menjadi surga belanja bagi turis asal Malaysia dan Singapura. Keberadaan factory outlet dengan produk fesyen berkualitas namun terjangkau, serta kuliner legendaris seperti pisang bollen, melengkapi paket wisata selain objek alam ikonik seperti Kawah Putih dan Gunung Tangkuban Parahu.
Statistik Kunjungan yang Mengesankan
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), performa pariwisata Bandung sepanjang 2025 tercatat sangat impresif:
- Kota Bandung: Mencatat 24,25 juta perjalanan wisata.
- Kabupaten Bandung: Menyumbang 14,24 juta perjalanan.
- Pertumbuhan Total: Sektor ini naik drastis sebesar 23,18% jika dibandingkan dengan tahun 2024.
Pergeseran Tren Wisata Asia 2026
Dalam daftar tersebut, Bandung bersanding dengan Sa Pa (Vietnam) di posisi pertama dan Okayama (Jepang) di urutan kedua. Sementara posisi keempat dan kelima ditempati oleh Matsuyama serta Takamatsu yang juga berada di Jepang.
Direktur Regional Asia Utara di Agoda, Jay Lee, menyoroti adanya perubahan perilaku wisatawan dunia saat ini. Banyak pelancong yang mulai melirik kota-kota sekunder dibandingkan kota metropolitan utama.
“Destinasi-destinasi tersebut menariknya muncul sebagai pilihan utama wisatawan yang mencari keotentikan dan pengalaman budaya mendalam. Destinasi sekunder semakin menarik minat wisatawan, menandakan pergeseran lanskap pariwisata untuk tahun 2026,” ujar Jay Lee.
Dengan tren ini, Bandung diprediksi akan terus menjadi primadona bagi mereka yang mendambakan perpaduan antara budaya lokal yang kental, wisata alam yang asri, dan gaya hidup modern yang terjangkau.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










