Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Rabu, 13 Mei 2026 18:05 WIB

Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026

Rabu, 13 Mei 2026 17:38 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Rabu, 13 Mei 2026 17:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis
  • Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026
  • Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI
  • Lari Gratis di Dieng Caldera Race 2026? Cukup Nabung di bank bjb, Begini Caranya!
  • Bojan Hodak Akui Laga Sulit, Persib Dihantui Absennya Pemain Kunci
  • Video Guru Bahasa Inggris vs Siswa, Bikin Heboh, Ada Kejanggalan Mengejutkan di Menit ke 2
  • Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar
  • Panduan Lengkap SPMB Kota Bandung 2026: Aturan Baru, Jalur, dan Jadwal Penting yang Wajib Diketahui Orang Tua
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Banjir Dayeuhkolot Rendam Ribuan Rumah, Warga Terdampak Capai Belasan Ribu Jiwa

By SusanaJumat, 16 Mei 2025 19:20 WIB3 Mins Read
Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Foto: Agi Ilman.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, kembali diterjang banjir usai hujan deras mengguyur kawasan Bandung Utara sejak Rabu malam (14/5/2025).

Dua desa terdampak cukup parah, yakni Desa Citeureup dan Desa Dayeuhkolot, dengan ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 70 sentimeter.

Di Desa Dayeuhkolot, banjir merendam 1.934 rumah, 2 sekolah, dan 18 tempat ibadah, dengan total 2.303 kepala keluarga (KK) atau 8.940 jiwa terdampak.

Sementara di Desa Citeureup, terdapat 3.041 KK atau 8.197 jiwa terdampak, dengan 2.318 rumah, 5 sekolah, 17 tempat ibadah, dan 3 fasilitas umum turut terendam.

Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, mengungkapkan bahwa banjir mulai terjadi pada pukul 20.00 WIB dan mulai memasuki permukiman sekitar dua jam kemudian.

“Air mulai naik jam delapan malam dan sekitar jam sepuluh sudah masuk ke rumah warga. Tanggul di Sungai Cipalasari, Cigede, dan Cikapundung tak sanggup menampung debit air yang tinggi, sehingga air melimpas,” ujar Asep, Jumat (16/5/2025).

Baca Juga:  BPBD Sukabumi Waspadai Beberapa Daerah yang Rawan Banjir Limpasan

Menurut Asep, banjir kali ini disebabkan oleh hujan deras di wilayah hulu. Besarnya volume air yang datang secara tiba-tiba membuat banjir menyerupai banjir bandang.

“Ini akibat hujan besar di Bandung Utara. Sungai-sungai yang bermuara ke Dayeuhkolot melimpah dan menyebabkan limpasan air yang besar,” katanya.

Di Desa Citeureup, tercatat 9 RW terdampak banjir, sementara di Desa Dayeuhkolot ada 8 RW. Meski air sempat surut pada Kamis pagi, genangan masih tersisa di RW 4 dan RW 14 Desa Dayeuhkolot.

Baca Juga:  Peninggian Tanggul Kali Bekasi Rampung Juni 2024, Bey Harap Bisa Atasi Banjir

Kondisi paling parah terjadi di RW 9 Desa Citeureup, tepatnya di kawasan Pasigaran. Air banjir membawa lumpur dan sampah dalam jumlah besar, mengganggu aktivitas serta akses warga.

“Lumpur dan material sampah cukup banyak, jadi harus segera dibersihkan,” jelas Asep.

Sebagai respons cepat, pada Kamis (15/5/2025) digelar kerja bakti massal yang melibatkan unsur pemerintah kecamatan, desa, forkopimcam, hingga warga.

Bantuan juga datang dari Dinas PUPR berupa alat berat, BPBD, serta Damkar yang mengirimkan mobil penyemprot air untuk membantu proses pembersihan jalan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sebut Alih Fungsi Lahan Biang Kerok Banjir, Siapkan Regulasi Pencegahan

“Alhamdulillah kemarin dapat bantuan beko kecil dari PUPR, BPBD juga turun, dan Damkar bantu bersihkan jalan dengan semprotan air,” ungkapnya.

Kerja bakti dilanjutkan hingga malam hari untuk membuka akses jalan yang tertutup lumpur. Keesokan paginya, pembersihan berlanjut ke sejumlah fasilitas umum seperti SMPN 1 Dayeuhkolot serta SDN 3 dan SDN 6 di Desa Citeureup.

Meski kondisi mulai membaik, air sempat kembali naik pada Jumat dini hari, meski tidak setinggi sebelumnya. Asep menyebutkan perlunya perbaikan tanggul pendek di dekat jembatan sebagai solusi jangka menengah.

“Kita terus koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, untuk mengatasi sumber utama limpasan air ini,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Dayeuhkolot hujan deras warga terdampak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung

Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.