Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 2 September 2026 20:31 WIB

Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak

Rabu, 2 September 2026 20:17 WIB

Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga

Rabu, 2 September 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya
  • Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak
  • Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga
  • Super League 2026/27 Punya Aturan Baru? Ini Batas Pemain Asing yang Boleh Tampil
  • Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD
  • JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung
  • Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?
  • Lampu Hijau dari Kepolisian, Super Big Match Persija vs Persib Resmi Manggung di Jakarta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 2 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BPBD Sukabumi Waspadai Beberapa Daerah yang Rawan Banjir Limpasan

By Putri Mutia RahmanRabu, 17 Januari 2024 21:07 WIB2 Mins Read
Ilustrasi banjir
Ilustrasi banjir. Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Jawa Barat mewaspadai sejumlah titik yang kerap jadi langganan banjir limpasan saat hujan deras.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik, mengatakan salah satu lokasi rawan banjir limpasan berada di Jalan Benteng Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong. Dia mengaku meningkatkan frekuensi monitoring di wilayah tersebut.

“Di tengah kondisi cuaca yang tak menentu, ketika turun hujan deras berdampak terjadinya banjir limpasan. Ini yang kita waspadai karena dikhawatirkan akan berdampak terhadap pemukiman warga di sekitar lokasi. Salah satunya di Jalan Benteng,” kata Novian, Rabu (17/1) dikutip dari Metro Tv News.

Novian mengaku mengerahkan personilnya monitoring secara intensif titik-titik rawan banjir limpasan. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk mitigasi agar penanganan bisa diminimalkan.

Baca Juga:  Tergerus Banjir, DBMPR Jabar Tutup Sementara Jembatan Cipager Cirebon

“Kami selalu siap siaga menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berdampak terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” jelasnya.

Ia juga mengatakan pihaknya telah berkoordinasi lintas sektoral yaitu dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai perangkat daerah teknis yang tupoksinya berkaitan dengan drainase dan persampahan.

Baca Juga:  Tinjau Dampak Banjir di Arjuna Bandung, Bey Soroti Buruknya Pengelolaan Bangunan

“Rata-rata banjir limpasan terjadi akibat drainase atau saluran air yang tersumbat sampah. Ini tentu perlu dilakukan tindak lanjut dengan perangkat daerah teknis, misalnya bersih-bersih sampah di saluran-saluran air,” ucapnya.

Novian tak memungkiri penanganan atau pencegahan kebencanaan membutuhkan peran aktif semua elemen. Baik di lingkup pemerintah yang melibatkan perangkat daerah teknis maupun masyarakat.

Baca Juga:  Kronologi Tantri Kotak Dipeluk Penonton Tak Dikenal Saat Manggung di Sukabumi

“Sebagai upaya pencegahan, perlu peran aktif semua elemen. Kalau hanya BPBD yang menanganinya, saya rasa akan cukup sulit,” imbuh Novian.

Selain banjir limpasan, kata Novian, potensi lain dampak curah hujan tinggi di Kota Sukabumi di antaranya tanah longsor, pohon tumbang, maupun angin puting beliung. Pasalnya, karakteristik hujan akhir-akhir kerap disertai angin kencang.

“Kami sudah lakukan pemetaan wilayah-wilayah rawan bencana. Mudah-mudahan dengan berbagai upaya antisipasi yang kami lakukan bisa meminimalkan dampak,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya

Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak

Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga

Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD

JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung

Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.