bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera mengoordinasikan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar SMKN 7 dan SMKN 19 di Jalan Soekarno-Hatta.
Koordinasi akan dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat lantaran kewenangan di kawasan tersebut berada pada ketiga pihak.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, koordinasi akan dilakukan dalam waktu dekat agar pembangunan fasilitas tersebut dapat segera direalisasikan.
“Itu akan dilakukan segera, dan akan dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, karena kewenangannya ada di ketiganya. Kami sedang berusaha semaksimal mungkin,” ujar Farhan, Rabu (2/9).
Farhan menjelaskan, Pemkot Bandung perlu memastikan seluruh proses administrasi dan perizinan terpenuhi sebelum pembangunan dilakukan. Hal itu diperlukan agar pelaksanaan pembangunan tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari.
“Ini menyangkut masalah administrasi pemerintahan agar semuanya rapi, jangan sampai terjadi pelanggaran yang mengkhawatirkan,” katanya.
Anggaran Pemkot Bandung Sudah Disiapkan
Menurut Farhan, kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah. Namun, kewajiban administratif, termasuk aturan pemanfaatan aset pemerintah, tetap harus dipenuhi.
“Saya tahu kebutuhan masyarakat tidak boleh dihalangi oleh masalah administrasi, tetapi kami juga tidak bisa mengabaikan kewajiban administratif yang harus kami penuhi,” ucapnya.
Farhan mengatakan, Pemkot Bandung pada prinsipnya telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pembangunan JPO dan PJU tersebut.
Namun, lokasi pembangunan berada di atas lahan milik pemerintah pusat sehingga Pemkot Bandung masih harus mengurus izin pemanfaatan lahan.
“Anggaran dari pemerintah kota sebenarnya insyaallah ada, tetapi lokasinya berada di tanah milik pemerintah pusat. Saya harus meminta izin terlebih dahulu ke pemerintah pusat,” jelasnya.
Selain itu, fasilitas tersebut nantinya akan digunakan oleh siswa SMK yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena itu, diperlukan kesepakatan antara pemerintah pusat, Pemprov Jabar, dan Pemkot Bandung.
“Lalu, pemanfaatannya untuk siapa? Untuk SMK, yang berada di bawah naungan pemerintah provinsi. Jadi, harus ada kesepakatan antara ketiganya. Hampura pisan,” katanya.
Penataan Soekarno-Hatta Ditargetkan Oktober
Farhan menargetkan penataan Jalan Soekarno-Hatta mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Penataan tersebut akan dilakukan secara menyeluruh dari kawasan Cibereum hingga Cibiru.
“Tahun ini sekalian. Bulan Oktober ini kita kerjakan semuanya di Jalan Soekarno-Hatta, dari Cibereum sampai Cibiru,” tandasnya.
Ia menambahkan, program penataan Jalan Soekarno-Hatta telah disepakati dan mencakup sejumlah fasilitas, termasuk trotoar, PJU, serta JPO.
“Kita sudah berkesepakatan, programnya sudah keluar untuk penataan jalan bersama, mulai dari trotoar, PJU, dan JPO,” tandasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










