bukamata.id – Kegagalan Persib Bandung dan Dewa United melangkah lebih jauh di kompetisi antarklub Asia membawa dampak terhadap posisi Indonesia dalam ranking liga Asia.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengungkapkan posisi ranking liga Indonesia yang sempat menanjak pada paruh musim kembali mengalami penurunan setelah dua wakil Indonesia gagal melaju ke semifinal kompetisi Asia.
Menurut Ferry, Indonesia sebelumnya sempat berada di peringkat ke-15 dalam ranking liga. Namun, hasil yang diraih Persib Bandung dan Dewa United membuat posisi Indonesia kembali turun hingga peringkat ke-20.
“Sebenarnya di paruh musim kemarin kita sudah berada di ranking 15, tapi ada kecelakaan sedikit di Persib gagal juara (ACL 2), gagal lolos semifinal, begitu pun juga dengan Dewa United yang gak bisa menembus semifinal sehingga kita jatuh lagi ke ranking 20,” ucap Ferry Paulus.
Persib dan Dewa United Jadi Sorotan
Performa klub Indonesia di kompetisi Asia menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan posisi Indonesia dalam persaingan ranking liga.
Persib Bandung sebelumnya menjadi salah satu wakil Indonesia yang diharapkan mampu memberikan tambahan poin bagi posisi liga Indonesia di tingkat Asia. Namun, langkah Maung Bandung terhenti sebelum mencapai semifinal.
Kondisi serupa dialami Dewa United. Klub berjuluk Tangsel Warriors tersebut juga gagal menembus babak semifinal sehingga peluang Indonesia untuk mengumpulkan tambahan poin dari kompetisi antarklub Asia ikut berkurang.
Kegagalan kedua klub tersebut akhirnya menjadi pukulan bagi upaya Indonesia mempertahankan posisi yang sebelumnya telah mengalami peningkatan.
Ranking Liga Indonesia Sempat Naik ke Posisi 15
Ferry Paulus mengatakan peningkatan ranking liga Indonesia sebelumnya menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola nasional.
Posisi ke-15 menjadi salah satu capaian yang menunjukkan adanya perbaikan performa klub Indonesia ketika tampil di kompetisi Asia.
Namun, posisi tersebut belum mampu dipertahankan setelah wakil Indonesia gagal melanjutkan perjalanan mereka ke fase semifinal.
Penurunan hingga peringkat ke-20 menjadi pengingat bahwa performa klub di kompetisi Asia memiliki konsekuensi lebih luas. Hasil pertandingan klub tidak hanya menentukan perjalanan masing-masing tim, tetapi juga dapat memengaruhi posisi Indonesia dalam persaingan antarliga di kawasan Asia.
Performa Klub Indonesia di Asia Jadi Kunci
Ranking liga Indonesia tidak dapat dilepaskan dari performa klub-klub yang tampil di kompetisi Asia.
Semakin jauh klub Indonesia melangkah dan semakin banyak pertandingan yang mampu dimenangkan, peluang untuk mengumpulkan poin dan memperbaiki posisi ranking akan semakin terbuka.
Sebaliknya, kegagalan klub meraih hasil maksimal dapat membuat posisi Indonesia kembali tertekan.
Karena itu, keberadaan Persib Bandung dan Dewa United di kompetisi Asia sebelumnya bukan hanya berkaitan dengan ambisi klub untuk meraih prestasi internasional. Perjalanan mereka juga membawa kepentingan yang lebih besar bagi sepak bola Indonesia.
Kondisi tersebut membuat kompetisi Asia menjadi salah satu panggung penting bagi klub-klub Indonesia.
Indonesia Masih Punya Pekerjaan Rumah
Turunnya ranking liga Indonesia dari posisi 15 ke 20 menunjukkan bahwa konsistensi menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Indonesia membutuhkan lebih banyak klub yang mampu tampil kompetitif di level Asia. Bukan hanya sekadar lolos ke kompetisi internasional, tetapi juga mampu bertahan hingga fase-fase akhir.
Jika klub Indonesia dapat secara konsisten meraih kemenangan dan melangkah jauh di kompetisi Asia, peluang memperbaiki ranking liga akan semakin besar.
Sebaliknya, hasil buruk dapat membuat posisi yang sudah dibangun kembali mengalami kemunduran.
Kegagalan Persib Bandung dan Dewa United kali ini pun menjadi pelajaran bahwa perjuangan klub di kompetisi Asia memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar hasil akhir sebuah pertandingan.
Ranking liga Indonesia kini kembali berada di posisi 20. Tantangan berikutnya adalah bagaimana klub-klub Indonesia mampu mengembalikan posisi tersebut ke jajaran atas melalui performa yang lebih konsisten di kompetisi Asia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









