bukamata.id – Program Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) serta Car Free Day (CFD) Dago dan Buahbatu menjadi temuan audit terkait tata kelola anggaran. Ketiga program tersebut tercatat membebani anggaran daerah hingga Rp2,7 miliar.
Temuan tersebut berkaitan dengan anggaran belanja jasa ketenteraman yang dialokasikan untuk pelaksanaan Braga Beken dan CFD. Dalam pelaksanaannya, anggaran tersebut diketahui dicairkan kepada personel non-ASN.
Meski menjadi temuan audit, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan program Braga Beken dan CFD tetap akan dilanjutkan. Namun, Pemkot Bandung terlebih dahulu melakukan evaluasi dan memperbaiki tata kelola anggarannya.
“Evaluasi CFD itu sebetulnya adalah sebuah bentuk pengendalian tata kelola pemerintahan. Selama ini Dishub memang memanfaatkan dana anggaran pengelolaan CFD itu untuk meminta bantuan berbagai macam pihak melakukan penertiban dan lain-lain,” kata Farhan, Rabu (2/9/2026).
Farhan mengakui terdapat persoalan dalam administrasi dan tata kelola anggaran tersebut. Karena itu, pelaksanaan program untuk sementara dihentikan sembari dilakukan perbaikan.
“Tetapi ada kesalahan administrasi, ada kesalahan tata kelola, maka saya stop dulu. Perbaiki dulu semuanya, ini bagian dari perbaikan tata kelola yang kita lakukan supaya tidak terjadi pelanggaran,” ujarnya.
Konsep Braga Beken dan CFD Dievaluasi
Farhan mengatakan, Pemkot Bandung perlu melihat kembali konsep pelaksanaan Braga Beken maupun CFD sebelum program tersebut kembali dijalankan.
“Saya harus lihat dulu konsep dari penataan CFD dan Braga Bebas Kendaraan itu jadi seperti apa. Kalau itu sudah clear, jelas, ya kita akan jalankan lagi,” ucapnya.
Menurut Farhan, keberadaan CFD dan Braga Beken tetap dibutuhkan masyarakat. Selain menjadi ruang publik, program tersebut dinilai memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi warga, khususnya pedagang.
“Harus dilanjut, karena kita memang membutuhkan hal itu. CFD kita butuh, konsep Braga juga tentu akan dikembangkan lagi sedemikian rupa sehingga semakin menarik sebagai tempat wisata,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










