Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi isi BBM

Update Harga BBM Pertamina 1 Juni 2026: Kabar Baik untuk Pengguna Diesel, Pertamax Turbo Mengalami Kenaikan

Senin, 1 Juni 2026 14:46 WIB

Geger! Seorang Pria Diduga Coba Bunuh Diri di JPO Cibeunying Kidul Bandung

Senin, 1 Juni 2026 14:39 WIB

Parkir Liar di Bandung: “Penyakit” Menahun yang Butuh Solusi Modern

Senin, 1 Juni 2026 14:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Harga BBM Pertamina 1 Juni 2026: Kabar Baik untuk Pengguna Diesel, Pertamax Turbo Mengalami Kenaikan
  • Geger! Seorang Pria Diduga Coba Bunuh Diri di JPO Cibeunying Kidul Bandung
  • Parkir Liar di Bandung: “Penyakit” Menahun yang Butuh Solusi Modern
  • Waspada Cuaca Ekstrem: Wali Kota Bandung Ingatkan Bahaya Korsleting dan Banjir
  • Mengulas Keamanan Kota Bandung Pasca Libur Panjang: Wali Kota Pastikan Penegakan Hukum Berjalan
  • Darurat Sampah di Bandung: Pemkot Ajukan Status Khusus Akibat Lonjakan Wisatawan
  • Lebih dari Sekadar Slogan: Muhammad Farhan Dorong Pancasila Jadi Fondasi Nyata Pembangunan Bandung
  • Refleksi Hari Lahir Pancasila: Wali Kota Bandung Ajak Warga Jadikan Pancasila “Ideologi Hidup”
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 1 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Waspada Cuaca Ekstrem: Wali Kota Bandung Ingatkan Bahaya Korsleting dan Banjir

By Aga GustianaSenin, 1 Juni 2026 14:06 WIB2 Mins Read
Sungai di Bandung. (Fotot: Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perubahan pola cuaca yang tidak menentu belakangan ini menuntut kewaspadaan ekstra dari warga Bandung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini menaruh perhatian khusus pada dua ancaman utama yang kerap muncul saat cuaca berubah drastis: risiko kebakaran akibat arus pendek listrik dan potensi banjir di wilayah rawan.

Risiko Korsleting Listrik Akibat “Cuaca Labil”

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti fenomena cuaca yang fluktuatif sebagai pemicu kerentanan fisik bangunan. Suhu yang berganti-ganti antara lembap saat hujan dan panas saat terik dinilai bisa mempercepat degradasi komponen kelistrikan rumah tangga.

“Kondisi cuaca yang berubah-ubah membuat bangunan menjadi lebih rentan. Saat hujan kondisi menjadi lembap, kemudian ketika cuaca kembali kering, risiko korsleting meningkat dan dapat memicu kebakaran,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Balai Kota Bandung, Senin, 1 Juni 2026.

Sebagai langkah antisipasi, Farhan mendesak warga, terutama pemilik rumah tua dengan instalasi listrik lama, untuk segera melakukan pengecekan mandiri. Baginya, investasi waktu dalam memeriksa kabel dan terminal listrik jauh lebih berharga daripada menanggung kerugian akibat kebakaran yang bisa terjadi kapan saja.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sentil Teras Cihampelas, Farhan Siap Lepas Warisan Ridwan Kamil

Belum Tuntasnya Masalah Banjir

Selain ancaman api, masalah genangan air di Bandung bagian selatan dan timur, khususnya di kawasan Rancabolang dan Cimindi, masih menjadi pekerjaan rumah besar. Farhan menegaskan bahwa banjir di titik-titik tersebut sangat dipengaruhi oleh dinamika di hulu serta debit air Sungai Citarum.

Baca Juga:  Janji Wali Kota Bandung, Syukuran Meriah Jika Persib Back to Back Juara Liga 1

“Ketika Sungai Citarum meluap, dampaknya akan dirasakan juga oleh Kota Bandung. Karena itu penyelesaiannya harus dilakukan bersama-sama dengan Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi,” katanya.

Strategi yang diambil Pemkot Bandung saat ini tidak lagi bersifat sepihak. Farhan tengah memperkuat kolaborasi lintas daerah untuk memastikan integrasi sistem drainase dan pemeliharaan kawasan resapan air berjalan sinergis antar-wilayah.

Baca Juga:  Bus dari Cicaheum Mulai Beroperasi di Leuwipanjang, Penumpang Mengaku Lebih Nyaman

Peran Penting Warga

Farhan menutup arahannya dengan menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia meminta warga untuk tidak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga aktif memelihara saluran air di sekitar tempat tinggal. Membuang sampah pada tempatnya dan tidak menyumbat selokan adalah tindakan kecil yang dampaknya sangat krusial bagi keselamatan seluruh warga dari bahaya banjir.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjir Bandung berita bandung Cuaca Ekstrem Keselamatan Rumah Muhammad Farhan Waspada Kebakaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! Seorang Pria Diduga Coba Bunuh Diri di JPO Cibeunying Kidul Bandung

Parkir Liar di Bandung: “Penyakit” Menahun yang Butuh Solusi Modern

Mengulas Keamanan Kota Bandung Pasca Libur Panjang: Wali Kota Pastikan Penegakan Hukum Berjalan

Darurat Sampah di Bandung: Pemkot Ajukan Status Khusus Akibat Lonjakan Wisatawan

Lebih dari Sekadar Slogan: Muhammad Farhan Dorong Pancasila Jadi Fondasi Nyata Pembangunan Bandung

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Wali Kota Bandung Ajak Warga Jadikan Pancasila “Ideologi Hidup”

Terpopuler
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • TEROR POCONG 2026: Bawa Sajam dan Ketuk Pintu Warga, Ternyata Ini Fakta Mengerikan di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.