Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Rabu, 13 Mei 2026 18:05 WIB

Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026

Rabu, 13 Mei 2026 17:38 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Rabu, 13 Mei 2026 17:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis
  • Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026
  • Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI
  • Lari Gratis di Dieng Caldera Race 2026? Cukup Nabung di bank bjb, Begini Caranya!
  • Bojan Hodak Akui Laga Sulit, Persib Dihantui Absennya Pemain Kunci
  • Video Guru Bahasa Inggris vs Siswa, Bikin Heboh, Ada Kejanggalan Mengejutkan di Menit ke 2
  • Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar
  • Panduan Lengkap SPMB Kota Bandung 2026: Aturan Baru, Jalur, dan Jadwal Penting yang Wajib Diketahui Orang Tua
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bawaslu Jabar Ajak Korps HMI Wati Aktif dalam Pengawasan Partisipatif

By Putra JuangSabtu, 14 September 2024 08:48 WIB3 Mins Read
Bawaslu Jabar Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bersama Korps HMI Wati. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Barat menyelenggarakan Forum Warga ‘Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bersama Korps HMI Wati pada Pemilihan Tahun 2024 di Provinsi Jawa Barat’ yang digelar di Gedung LLDIKTI Wilayah IV, Jatinangor, Sumedang, Jumat (13/9/2024).

Koordiv Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar, Nuryamah menjelaskan, acara ini merupakan salah satu jenis kegiatan pencegahan sebagaimana yang telah diatur dari Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) No. 2 Tahun 2023.

“Disitukan ada jenis-jenis kegiatan untuk pencegahan di antaranya kan ada pendidikan pengawasan partisipatif, forum warga partisipatif, pojok pengawasan, kerja sama dengan perguruan tinggi,” ucap Nuryamah.

Adapun acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kali ini, kata Nuryamah, pihaknya memberikan pendidikan politik kepada Korps HMI Wati atau Kohati Jabar dalam konteks pencegahan dan pengawasan diseluruh tahapan.

“Output-nya ketika kita sudah diberikan sosialisasi pengawasan partisipatif ini, biar lebih banyak lagi masyarakat, khususnya kan kalau Kohati ini OKP, organisasi mahasiswa lebih paham tentang pengawasan di setiap tahapan pemilihan.

Dengan begitu, lanjut Nuryamah, mereka juga harus mampu dan mau menjadi pelapor ketika ditemukan adanya dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada 27 November mendatang.

Baca Juga:  Tegas! KPU Bakal Laksanakan Putusan MK soal Aturan Pilkada 2024

“Karena di setiap tahapan ini, khususnya di setiap tahapan yang krusial, tahapan kampanye, masa tenang dan pemungutan suara itu banyak sekali pelanggaran-pelanggaran seperti money politic, netralitas ASN,” jelasnya.

“Dengan adanya sosialisasi dengan mahasiswa ini biar lebih banyak lagi masyarakat yang aware ikut mengawasi menjadi pengawas partisipatif ketika ada temuan untuk agar dilaporkan ke Bawaslu,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kajian dan Advokasi Kohati Jabar, Silmi Hannan Dita mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa khususnya perempuan dalam proses Pilkada 2024 di Jabar.

Baca Juga:  Ponpes Miftahul Falah Kuningan dan KPU Jabar Edukasi Pemilih, Fokus pada Bahaya Politik Uang

“Kegiatan ini berfungsi untuk meningkatkan kapabilitas dari perempuan-perempuan terutama untuk pemilih pemula di Jawa Barat, dalam menghadapi Pilkada Serentak,” ucap Silmi.

Silmi mengatakan, ada sebanyak 23 peserta yang dinyatakan lulus verifikasi dalam kegiatan ini.

“Karena kita melalui verifikasi berkas sehingga ada persyaratan-persyaratan khusus, seperti pembuatan esai dan lain sebagainya, dari 15 cabang di ruang lingkup HMI Jawa Barat,” katanya.

Silmi berharap, dengan mengikuti kegiatan ini bisa meningkatkan perempuan-perempuan ini untuk berpartisipasi aktif, khususnya di bidang politik dan demokrasi.

“Karena melihat perempuan-perempuan saat ini itu terkungkung dalam benaknya sendiri dan tidak berani untuk mengambil langkah-langkah strategis di kedepan hari,” imbuhnya.

Maka dari itu, lanjut Silmi, kegiatan ini berfungsi untuk meningkatkan agar perempuan itu kedepannya mampu untuk membentuk strategi-strategi maupun berperan aktif di Pilkada 2024.

Baca Juga:  Pernah Jadi Menteri Era SBY, Ini Profil dan Jejak Karier Suswono Cawagub Jakarta

“Dan juga untuk menyebarkan awareness kepada masyarakat khususnya agar kita ini nantinya bisa menjadi pengawas partisipatif dalam Pilkada 2024,” ujarnya.

Silmi juga berkomitmen akan turut membantu Bawaslu Jabar dalam menyosialisasikan Pilkada 2024 kepada masyarakat hingga menjadi pengawas partisipatif.

“Kita yang pastinya akan ada pengawas partisipatif yang bukan dari bawaslu, kita juga berperan di situ. Kemudian juga kita nantinya akan membantu sosialisasi kepada warga masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara tepat,” katanya.

Sebab menurutnya, sosialisasi yang paling efektif itu sosialisasi kepada lingkungan terdekat.

“Maka dari itu rencana tindak lanjutnya setelah ini, harapannya teman-teman yang sudah mengikuti sekolah demokrasi perempuan ini bisa berkontribusi minimal untuk di lingkungan sekitarnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bawaslu Jabar HMI Kohati Jabar mahasiswa Pengawasan Partisipatif pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung

Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.