Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Link Skandal TKW Taiwan 3 vs 1, Pakar Ingatkan Bahaya Terselubung Bagi Netizen

Rabu, 20 Mei 2026 01:00 WIB
Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.

Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman

Selasa, 19 Mei 2026 22:47 WIB

Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen

Selasa, 19 Mei 2026 22:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Link Skandal TKW Taiwan 3 vs 1, Pakar Ingatkan Bahaya Terselubung Bagi Netizen
  • Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya
  • Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim
  • Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan
  • Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 20 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Belum Tersentuh Teknologi Modern, Pengolahan Sampah di TPAS Cibeureum Masih Manual

By Putra JuangKamis, 31 Agustus 2023 09:11 WIB2 Mins Read
TPAS Cibeureum. (Foto: sumedangkab.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengelolaan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cibeureum, di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang masih menggunakan metode manual untuk meratakan sampah.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumedang, Helmi Hasanudin mengatakan, sejauh ini TPAS Cibeureum belum tersentuh oleh teknologi modern.

“Pengelolaan sampah di TPAS Cibeuruem masih dengan sistem manual. Belum dilakukan dengan sentuhan-sentuhan teknis yang lebih modern,” ucap Helmi, Rabu (30/8/2023).

Menurut Helmi, selama ini TPAS Cibeureum memberlakukan sistem open dumping yaitu sampah dibuang begitu saja dalam sebuah tempat pembuangan akhir tanpa ada perlakuan apapun.

Baca Juga:  Lantik Tri Adhianto Jadi Wali Kota, Ridwan Kamil Harap Bekasi Jadi Percontohan Segala Bidang

“Sebenarnya untuk pengolahan sampah dengan sistem open dumping diharuskan adanya peralatan yang lebih lengkap, seperti kendaraan dozer dan kendaraan compactor untuk memadatkan sampah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasubag TU TPAS Cibeureum, Sapna Sukarsa mengatakan, fasilitas lain yang diperlukan di TPAS Cibeureum adalah instalasi saluran pembuangan gas metan yang dihasilkan dari gunungan sampah.

Baca Juga:  Bang Imam Minta Warga Depok Laporkan Jika Ada Pedagang yang Menahan Stok Beras

Sebelumnya, instalasi itu tersedia saat lokasi TPAS belum dipindah ke lokasi yang sekarang. Mengingat, lokasi TPAS yang sekarang merupakan lokasi baru dari lokasi sebelumnya yang jaraknya berdekatan.

“Lokasi TPAS terpaksa dipindah lantaran lokasi sebelumnya terjadi longsor hingga menyebabkan kerusakan pada Instalasi pengolahan air limbah atau IPAL dan pengolahan gas metan. Jadi tertimbun oleh sampah, dan sekarang hanya menyisakan puing-puingnya saja. Itulah kenapa lokasi TPAS dipindah ke sini sekarang,” tuturnya.

Baca Juga:  Sudah Pulih, Alberto Rodriguez dan Ciro Alves Siap Jadi Starter Kontra Persita Tangerang

Adapun berdasarkan data dari Bidang Pengelolaan Sampah, TPAS Cibeureum dalam satu harinya menampung sekitar 130 kubik sampah. Sampah-sampah itu diangkut oleh 17 truk yang tersedia.

“Jika satu bulan dihitung 30 hari maka TPAS Cibeureum menampung sekitar 3.900 kubik sampah setiap bulannya. Dari jumlah itu ada sekitar 30 ton sampah bisa berkurang per bulannya. Lantaran terbantu oleh pihak-pihak lain yang salah satunya keberadaan para pemulung yang memanfaatkan sampah bernilai ekonomi,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Kabupaten Sumedang pengelolaan sampah TPAS Cibeureum
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.

Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.