Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Kamis, 2 April 2026 17:07 WIB

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Kamis, 2 April 2026 17:01 WIB

Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan

Kamis, 2 April 2026 17:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
  • Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
  • Heboh Liga Belanda! Pemain Naturalisasi ‘Diparkir’ Akibat Masalah Paspor, Timnas Indonesia Terdampak
  • KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi
  • Momen Emosional Putros, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
  • Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dana Transfer Pusat Dipotong, Dedi Mulyadi Janji Anggaran Jalan Naik: Birokrasi Puasa, Rakyat Pesta

By Aga GustianaKamis, 9 Oktober 2025 14:41 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rizal Fadillah/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menunjukkan sikap tegas dan tak terduga menyikapi pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2026.

Alih-alih mengeluh, Dedi menegaskan bahwa pengurangan dana tidak akan menghambat semangat pembangunan di Bumi Pasundan. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Hari Jadi ke-498 Indramayu di Gedung DPRD Indramayu, Selasa (7/10/2025).

Pemprov Jawa Barat diperkirakan kehilangan Rp 2,458 triliun akibat kebijakan tersebut. Namun, Dedi memilih bersikap optimistis dan berkomitmen meningkatkan alokasi anggaran khusus untuk pembangunan infrastruktur.

“Kalau pengurangan pasti memiliki dampak ya, tetapi kita tidak boleh mengeluh,” ujar Dedi. Ia menambahkan, meski dana transfer menurun, pembangunan di Jawa Barat justru akan ia tingkatkan.

Baca Juga:  Volume Penumpang Angkutan Udara di Jabar Meningkat 47,30 Persen pada April 2024

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan komitmennya terkait infrastruktur jalan. Ia bersumpah bahwa anggaran untuk jalan akan dinaikkan menjadi Rp 3,5 triliun, meski ada pemotongan dana dari pusat. Filosofinya jelas: agar dana pemerintah lebih banyak diarahkan untuk pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat.

“Biarkan birokrasi berpuasa, tetapi masyarakat bisa berpesta,” tegas Dedi.

Kenaikan signifikan anggaran jalan ini diharapkan mendorong perbaikan infrastruktur di seluruh Jawa Barat, salah satu fokus utama pembangunan Pemprov Jabar. Dedi menekankan bahwa pembangunan jalan dan tata kelola air merupakan sektor vital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang ekonomi dan pertanian.

Gubernur juga menyoroti prinsip keadilan anggaran. Pajak kendaraan bermotor, kata Dedi, harus sepenuhnya digunakan untuk perbaikan jalan.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Tol Cipali: Tabrakan Beruntun Libatkan Empat Kendaraan

“Kenapa? Karena yang bayar pajak adalah yang punya motor dan punya mobil, mereka bayar pajak agar dilayani dengan jalan yang baik,” jelasnya.

Untuk merealisasikan anggaran Rp 3,5 triliun, Dedi meminta jajaran birokrasi hidup lebih hemat. Penghematan ketat akan dilakukan, mulai dari belanja non-esensial, pemeliharaan gedung, perjalanan dinas, jamuan makan, hingga penggunaan AC di kantor pemerintahan. Bahkan, pada perayaan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat tahun depan, suguhan bagi birokrat kemungkinan hanya air putih.

Dedi menegaskan, langkah ini bukan semata penghematan, tetapi strategi agar dana pemerintah dapat dialokasikan ke proyek pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan “puasa” birokrasi, pengurangan TKD senilai Rp 2,458 triliun tidak akan mengurangi komitmen Pemprov Jabar dalam memberikan layanan publik dan infrastruktur yang lebih baik.

Baca Juga:  Anugerah Kawistara 2024, Bey Machmudin: Bahasa Indonesia Pemersatu Bangsa

Reaksi tegas namun konstruktif ini menegaskan bahwa Jawa Barat siap menghadapi tantangan fiskal 2026. Fokus pada efisiensi anggaran dan prioritas pembangunan, khususnya infrastruktur jalan dan tata kelola air, menjadi kunci agar pemangkasan dana tidak menjadi hambatan, melainkan pemicu inovasi dan fokus pada kepentingan rakyat.

Dedi Mulyadi juga sempat menyindir kebijakan pemotongan TKD saat meresmikan aplikasi ketenagakerjaan Nyari Gawe di Indramayu, menegaskan pentingnya tetap kreatif dan inovatif meski menghadapi keterbatasan fiskal

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi infrastruktur jalan jawa barat pemangkasan TKD Pembangunan Daerah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Ilustrasi gempa

Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan

Fakta Mengejutkan KPK! CCTV Ono Surono Jadi Sorotan

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.