Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persija vs Persib Diprediksi Hujan Gol, Maung Bandung Diunggulkan Menang Tipis

Sabtu, 12 September 2026 12:27 WIB

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persija vs Persib Diprediksi Hujan Gol, Maung Bandung Diunggulkan Menang Tipis
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dukung Program Kartu Tani Sibedas, Kelompok Tani Hutan Pasir Jirak Fokus Produksi Bibit Kopi

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 7 Oktober 2024 11:45 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Enjang Juju menjadi salah satu penerima manfaat dari program Kartu Tani Sibedas yang digulirkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Enjang Juju merupakan Ketua Kelompok Tani Hutan Pasir Jirak Kahuripan II sejak tahun 2000, setelah sebelumnya menjadi sekretaris pada tahun 1997.

Kelompok tani ini bergerak dalam usaha penghijauan, awalnya memproduksi bibit kayu-kayuan dan buah-buahan, namun sekarang fokus pada bibit kopi.

Dalam kesehariannya, Enjang aktif mengelola persemaian bibit kopi dan kayu-kayuan, serta berkebun kopi di lahan milik Perum Perhutani bersama 62 anggota kelompoknya.

Lahan yang mereka kelola mencakup 143,7 hektar di kawasan Perum Perhutani.

Baca Juga:  Ketum Kormi Sebut Kehadiran Duta Olahraga Tingkatan IPM di Kabupaten Bandung

Enjang mengungkapkan bahwa kelompoknya menerima bantuan program Kartu Tani Sibedas sejak tahun 2023.

Pada tahun ini, bantuan tersebut diberikan dalam bentuk barang senilai Rp500.000 per anggota, dengan dukungan dari Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Enjang menjelaskan bahwa bantuan dari Bupati berbentuk sarana-prasarana yang diperlukan untuk lahan kering, seperti hens fryer, cangkul, sepatu boot, parang, bedok, pengki dan roda.

“Kebutuhan kami berbeda dengan petani sawah, jadi kami membutuhkan peralatan yang sesuai untuk mengelola lahan kering,” kata Enjang saat ditemui, Senin (7/10/2024).

Baca Juga:  Pasangan Bedas Siap Hadapi Pilkada Kabupaten Bandung dengan Kampanye Damai

Enjang menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bandung atas program Kartu Tani Sibedas yang telah diluncurkan. Ia berharap program tersebut dapat ditingkatkan dan diperluas di masa depan.

“Produksi kelompok kami, khususnya bibit kopi bersertifikat, sangat layak untuk ditanam. Jika memungkinkan, kami berharap Kabupaten bisa menyerap produksi ini untuk mendukung program pemerintah,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung menggulirkan program Kartu Tani Sibedas ini merupakan bagian dari pemberdayaan para petani. Dengan harapan para petani pun melakukan berbagai inovasi dalam upaya meningkatkan usaha bertaninya.

Untuk diketahui bahwa Kartu Tani Sibedas ini tidak hanya untuk mendapatkan akses bantuan pupuk bersubsidi dari Pemkab Bandung. Tentunya para petani bisa mendapatkan akses bantuan bibit unggul bersertifikat.

Baca Juga:  Lagi, Bupati Bandung Raih Penghargaan TOP BUMD Award 2024

Selain itu, akses mendapatkan bantuan permodalan dari pemerintah daerah, asuransi keselamatan kerja petani, pembelian hasil pertanian, pelatihan dan pengembangan usaha tani, serta akses terhadap beasiswa bagi keluarga petani.

Program ini pula dinilai mampu memberikan solusi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para petani, seperti akses terhadap sarana dan prasarana pertanian, permodalan, dan pemasaran hasil pertanian.

Editor: Rina Rahadian

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.