Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Kamis, 2 April 2026 21:44 WIB

Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga

Kamis, 2 April 2026 21:38 WIB

Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini

Kamis, 2 April 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya
  • Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung
  • Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan
  • Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Santri Karya Madani Dilatih Jadi Pemilih Cerdas dalam Sosialisasi Pilkada Jabar 2024

By SusanaKamis, 24 Oktober 2024 18:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Untuk memperkuat partisipasi pemilih pemula dalam Pilkada serentak Jawa Barat tahun 2024, KPU Jabar bekerjasama dengan Yayasan Karya Madani mengadakan sosialisasi pendidikan pemilih di Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 santri sebagai peserta, bertujuan menumbuhkan kesadaran pentingnya peran pemilih pemula dalam menentukan masa depan daerah.

Kepala Madrasah Aliyah (MA) Karya Madani, Ery Suhaery, menegaskan pentingnya pendidikan pemilih bagi generasi muda.

“Anak-anak sebagai pemilih pemula memiliki hak dan kewajiban untuk menentukan masa depan. Kesadaran memilih harus ditanamkan sejak dini agar menjadi pemilih yang cerdas, terutama dengan memastikan diri terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) dan memahami visi misi calon pemimpin,” ujar Ery dalam sambutannya.

Baca Juga:  AHY Usung Dandan-Dadan untuk Pilkada Kota Bandung, Demokrat: Pasangan Ideal

Kepala Divisi Teknis KPU Kabupaten Bandung Barat, Cep Boim Suryana, menekankan pentingnya keterlibatan pemilih muda dalam Pilkada.

“Pemilih pemula menjadi target utama sosialisasi karena mereka adalah generasi yang akan meneruskan roda demokrasi. Kami berharap, partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 dapat meningkat dari sebelumnya, terutama di kalangan pemilih muda,” tutur Cep Boim.

Akademisi FISIP Unpas, Ersyad Muttaqirn, menekankan bahwa pemilih yang cerdas harus proaktif, tidak hanya memilih berdasarkan popularitas, tetapi juga mengedepankan rasionalitas dan kepentingan bersama.

“Pemilu yang berkualitas membutuhkan pemilih yang aktif terlibat dalam diskursus politik. Literasi politik sangat penting untuk memastikan demokrasi yang sehat,” jelas Ersyad.

Baca Juga:  Pilkada 2024, Ada 1,2 Juta Pemilih Baru di Jawa Barat

Selain itu, Ersyad juga menyoroti rendahnya literasi umum dan politik di kalangan masyarakat yang memudahkan penyebaran hoaks.

Ia mengajak peserta menggunakan media sosial secara bijak untuk mencari informasi yang akurat mengenai pasangan calon.

Selanjutnya, seorang pemerhati pemilu, Usman Solehudin, berbicara tentang dua tipe pemilih pemula: idealis dan pragmatis.

“Agak miris ketika ada pemilih yang terlibat dalam politik transaksional. Seharusnya, pemilih cerdas harus mendasarkan pilihannya pada idealisme, bukan karena keuntungan pribadi,” tegas Usman.

Ia juga mengingatkan pentingnya menganalisa visi dan misi calon pemimpin sebelum membuat keputusan di TPS.

Setelah sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta, yang mayoritas santri, antusias mengajukan pertanyaan terkait pelaksanaan Pilkada dan peran mereka sebagai pemilih pemula.

Baca Juga:  4 Santri Tewas dan 5 Lainnya Luka-luka Akibat Tertimpa Longsor di Sukabumi

Acara sosialisasi ini diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama antara narasumber, panitia, dan peserta. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran para santri Yayasan Karya Madani untuk berperan aktif dalam proses demokrasi, khususnya dalam Pilkada Jabar 2024.

Melalui sosialisasi ini, KPU Kabupaten Bandung Barat berharap pemilih pemula tidak hanya cerdas dalam menggunakan hak pilih mereka, tetapi juga mampu menyebarluaskan informasi yang benar kepada lingkungan sekitar, sehingga tercipta partisipasi pemilu yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Jabar pilkada santri Sosialisasi Yayasan Karya Madani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.