Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Perbaiki Jalan Rusak Sendiri, Warga Sindir Bupati KBB Kurang Gerak

Kamis, 9 April 2026 11:20 WIB

Akselerasi Desa Digital: bank bjb Perkuat Tata Kelola Keuangan Ciamis Lewat Siskeudes

Kamis, 9 April 2026 10:40 WIB

Sinergi bank bjb-Pemkab Garut Luncurkan ‘Kredit Garut Hebat’, Dorong UMKM Go Digital dan Inovatif

Kamis, 9 April 2026 10:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Perbaiki Jalan Rusak Sendiri, Warga Sindir Bupati KBB Kurang Gerak
  • Akselerasi Desa Digital: bank bjb Perkuat Tata Kelola Keuangan Ciamis Lewat Siskeudes
  • Sinergi bank bjb-Pemkab Garut Luncurkan ‘Kredit Garut Hebat’, Dorong UMKM Go Digital dan Inovatif
  • Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat, Wajib Lapor ke Bapas Bandung
  • Hari Kedua Pencarian Longsor Sumedang, 1 Korban Masih Hilang
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 9 April 2026: Turun ke Level Rp2.850.000 per Gram
  • Niat Baik Dibalas Dugaan Intimidasi, Ketika Murid di Kudus Surati Presiden Tolak MBG Demi Guru
  • Negosiasi Alot! Persib Terancam Ditinggal Bojan Hodak?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 9 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berkah di Balik Viral, Patung Macan Putih Kediri Kini Bawa Manfaat untuk Warga

By SusanaRabu, 7 Januari 2026 13:20 WIB3 Mins Read
Viral patung macan putih di Kediri. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Desa Balungjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mendadak menjadi sorotan publik setelah patung macan putih di desa tersebut viral karena bentuknya yang dianggap “aneh” dan nyentrik.

Patung yang dibuat oleh pematung lokal, Suwarni, ini langsung memicu perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet menilai bentuknya mirip kuda nil, bukan macan putih sebagaimana seharusnya.

Meski awalnya menuai cibiran, justru keunikan inilah yang membuat patung ini ramai diperbincangkan.

Menurut pakar media sosial, fenomena seperti ini adalah contoh klasik dari viral capitalism, di mana kontroversi menjadi magnet perhatian. Hujatan dan komentar negatif berubah menjadi atensi yang mendorong traffic, yang akhirnya memunculkan peluang ekonomi bagi warga setempat.

“Kalau patungnya dibuat normal dan gagah seperti standar biasa, mungkin hanya dilewati orang. Tapi karena bentuknya ‘aneh’, orang datang, berbicara, bahkan memotretnya untuk media sosial,” ujar seorang analis media sosial.

Komentar Warganet Banjiri Media Sosial

Baca Juga:  Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor? Ini Fakta Sebenarnya

Fenomena patung ini langsung menjadi bahan perdebatan di media sosial, terutama Instagram dan TikTok. Beberapa komentar menarik dikutip dari akun Instagram @opiniid, Rabu (7/1/2026):

  • “@vik***: Sedikit lebih beda lebih baik dari pada sedikit lebih baik.”
  • “@ali***: Justru di situ letak seninya.”
  • “@han***: Pematungnya hebat. Agar tidak menyerupai ciptaan Tuhan, dibuatkan kreasi seperti ini.”
  • “@lam***: Karena dia nggak pakai uang negara, maka diterima masyarakat. Coba kalau pakai anggaran 3,5 miliar, beda pasti ceritanya.”

Komentar-komentar ini menunjukkan bagaimana kontroversi dan keunikan bisa menjadi daya tarik yang kuat, bahkan untuk hal-hal yang awalnya dianggap “aneh” atau tidak lazim.

Patung Ditawar Rp 180 Juta, Pematung Pilih Tolak

Selain viral di media sosial, patung macan putih ini juga menarik perhatian kolektor dan penikmat seni. Suwarni mengungkapkan bahwa patungnya sempat ditawar Rp 180 juta oleh seorang warga asal Bali.

Baca Juga:  Viral Patung Macan Putih Kediri Bakal Diperbaiki, Kades Akui Pakai Dana Pribadi

“Sempat ada yang menawar sampai Rp 180 juta, katanya orang Bali, tapi saya tolak,” kata Suwarni.

Suwarni sendiri dikenal sebagai pematung berbagai hewan dan sudah lama menekuni bidang seni pahat. Ia mengaku tidak menyangka patung yang awalnya hanya untuk hiasan desa bisa menjadi fenomena nasional.

Wisata Dadakan, Ekonomi Warga Melonjak

Sejak viral, Desa Balungjeruk ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Pengunjung tidak hanya penasaran ingin melihat patung, tetapi juga berbelanja makanan, minuman, mainan anak, hingga parkir.

Kawasan sekitar patung kini menjadi pusat UMKM dadakan, dengan pedagang lokal dan luar desa memanfaatkan momentum ini.

Kepala Desa Balungjeruk, Safi’i, menyambut positif fenomena ini. Menurutnya, patung ini bukan hanya menyedot perhatian wisatawan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal.

“Harapan ke depan, patung ini terus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama untuk peningkatan kesejahteraan warga dan pelaku UMKM,” ujar Safi’i.

Baca Juga:  Patung Macan Putih di Kediri Viral, Kades Ungkap Asal-usul dan Pendanaan

Fenomena Viral dan Pelajaran Seni Kreatif

Fenomena patung macan putih di Kediri ini menjadi pelajaran penting bagi dunia seni dan kreativitas. Kreativitas yang “tidak biasa” sering kali menjadi magnet publik.

Di era media sosial, keunikan dan kontroversi bisa lebih bernilai daripada kesempurnaan konvensional, karena menarik perhatian dan memicu interaksi yang luas.

Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana masyarakat Indonesia kini semakin responsif terhadap seni publik yang memancing diskusi. Patung yang semula dicibir, kini menjadi ikon lokal, destinasi wisata dadakan, sekaligus peluang ekonomi baru.

Bagi Suwarni dan warga Desa Balungjeruk, patung macan putih bukan sekadar karya seni. Ia menjadi simbol kreativitas, keberanian berekspresi, dan kekuatan viral media sosial yang membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Desa Balungjeruk ekonomi kreatif desa fenomena viral Indonesia patung macan putih kediri patung unik Jawa Timur patung viral Kediri seni patung Indonesia UMKM Kediri wisata dadakan Kediri wisata viral 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Perbaiki Jalan Rusak Sendiri, Warga Sindir Bupati KBB Kurang Gerak

Akselerasi Desa Digital: bank bjb Perkuat Tata Kelola Keuangan Ciamis Lewat Siskeudes

Sinergi bank bjb-Pemkab Garut Luncurkan ‘Kredit Garut Hebat’, Dorong UMKM Go Digital dan Inovatif

Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat, Wajib Lapor ke Bapas Bandung

Hari Kedua Pencarian Longsor Sumedang, 1 Korban Masih Hilang

Niat Baik Dibalas Dugaan Intimidasi, Ketika Murid di Kudus Surati Presiden Tolak MBG Demi Guru

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Jadwal Persib vs Bali United: Ujian Berat Maung Bandung di GBLA, Duel Perebutan Poin Krusial!
  • Hati-Hati! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Banyak yang Palsu, Cek Link Asli
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.