Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dicari Warganet! Link Video Viral ‘Hampir 10 Menit’ Karyawan HWI Jepara, Asli atau Hoaks?

Sabtu, 7 November 2026 02:00 WIB

Bocor di TikTok dan X, Isu Video Egar dan Fina Banyuwangi Akhirnya Terbongkar!

Sabtu, 7 November 2026 01:00 WIB
BSU cair

Resmi dari Kemnaker! BSU 2026 Rp900 Ribu Disalurkan Lewat Himbara dan Pos

Jumat, 6 November 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dicari Warganet! Link Video Viral ‘Hampir 10 Menit’ Karyawan HWI Jepara, Asli atau Hoaks?
  • Bocor di TikTok dan X, Isu Video Egar dan Fina Banyuwangi Akhirnya Terbongkar!
  • Resmi dari Kemnaker! BSU 2026 Rp900 Ribu Disalurkan Lewat Himbara dan Pos
  • Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal
  • Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?
  • Jatuh Bangun Jerome Polin: Dulu Diangkat Raffi Ahmad, Kini Sindiran Hoaks Berujung Drama Panas!
  • Geger! Rekaman 4 Video Egar dan Fina Banyuwangi Dibocorkan, Ternyata Ini Isi Aslinya!
  • Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Minta Pemerintah Daerah Manfaatkan Pompanisasi Antisipasi Kekeringan saat Puncak Kemarau

By Putra JuangKamis, 18 Juli 2024 12:01 WIB2 Mins Read
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mewaspadai ancaman kekeringan yang akan terjadi di Kabupaten Bandung dan wilayah Pantura serta beberapa daerah lainnya menjelang puncak musim kemarau.

Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin meminta, agar kabupaten kota di wilayah tersebut untuk mengantisiasi kekeringan yang diprediksi akan terjadi pada akhir Juli hingga Agustus 2024.

“Pertama lumbung-lumbung padi seperti Indramayu, Karawang, Bogor, dan Kabupaten Bandung juga kami perhatikan,” ucap Bey, dikutip Kamis (18/7/2024).

Bey mengatakan, pemerintah daerah harus melakukan mitigasi dengan cara pompanisasi. Pemprov Jabar sendiri sudah mempersiapkan hal itu untuk membantu warga yang terdampak nantinya.

“Kami sudah pompanisasi, minta agar diawasi betul distribusinya. Kami berharap betul dari pompanisasi ini,” ujarnya.

Baca Juga:  PJ Gubernur Jabar Dorong Penerapan Teknologi Blockchain untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Sebelumnya, Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, Hadi Rahmat mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan ke lokasi-lokasi yang kerap terjadi kekeringan termasuk dengan kekurangan air minum di beberapa kabupaten dan kota.

“Kita sudah koordinasi dengan BPBD di kabupaten/kota untuk menggambarkan kondisi wilayah untuk mitigasi bencana di puncak kemarau tahun 2024,” ujar Hadi, Selasa (16/7/2024).

Beberapa daerah yang berpotensi mengalami kekeringan tersebar di bagian utara dan selatan Jabar. Hadi menjelaskan, berdasarkan data tahun lalu, wilayah pantura menjadi daerah yang mengalami kekeringan cukup luas.

“Kekeringan terjadi di wilayah Bogor meski disebut kota hujan, ada beberapa lokasi yang terjadi kekeringan jadi bukan karena hujannya tapi memang kekurangan sumber airnya. Selain itu, daerah Ciamis, Tasikmalaya dan Pangandaran tahun kemarin sempat melaporkan kekeringan,” jelasnya.

Baca Juga:  Gugatan Tentang Pembatalan Kegiatan Anies di GIM Belum Temukan Titik Terang

Meski begitu, dalam kondisi saat ini, kata Hadi, sudah ada satu laporan kekeringan yang terjadi di daerah Karawang. Sementara, untuk daerah lainnya di Jawa Barat belum terlaporkan mengalami kasus serupa.

Selain kekeringan, karhutla juga menjadi hal yang harus di mitigasi sejak dini. Menurutnya, ada beberapa daerah yang berpotensi memunculkan bencana alam ini. Beberapa diantaranya, Majalengka, Kuningan.

“Jadi kondisi kemarau tahun ini tak se-ekstrim tahun lalu, karena tahun lalu kan ada fenomena El Nino kalau tahun ini tidak terjadi kondisi itu. Memang hanya ada potensi La Nina meski lemah potensinya. Jadi untuk potensi terjadi hujan pun akan rendah dengan kategori hujan lokal,” katanya.

Baca Juga:  Pererat Silaturahmi, Bey Hadiri Kajian Akhir Tahun Bersama Ustaz Adi Hidayat

Hadi mengimbau, agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik saat memasuki puncak musim kemarau nantinya. Menurutnya, kondisi kemarau pada tahun ini tidak akan panjang seperti beberapa tahun sebelumnya.

“Tetap potensi kekeringan ini ada, jadi tetap masyarakat bisa berhemat air. Termasuk pembukaan lahan agar masyarakat berhati-hati saat membuka lahan untuk penghidupannya untuk berkoordinasi dengan aparat kewilayahan agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Kekeringan musim kemarau Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal

Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?

Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla

Aksi Begal Todong Pistol di Cangkuang Bandung Viral, Pelaku Utama Ternyata Masih 17 Tahun

CPNS

Resmi! Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS 2026 Mulai November

Bukan Orang Sembarangan! Rahasia Gadis Bukittinggi Ini Disegani Para Syekh Besar Universitas Al-Azhar

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.