Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak

Sabtu, 11 April 2026 18:13 WIB

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Sabtu, 11 April 2026 17:51 WIB

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Sabtu, 11 April 2026 16:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak
  • Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten
  • Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?
  • Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar
  • Selamat Jalan Bobotoh Sejati, Jenderal Rukandi Berpulang Hari Ini: Aspal Bandung Takkan Lagi Sama
  • Bikin Bonding Makin Erat! Ini 3 Destinasi Wisata Hits di Bandung yang Paling Pas buat Acara Rombongan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bikin Gaduh, Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Warga Jabar

By SusanaMinggu, 13 April 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat Jabar atas kegaduhan yang terjadi akibat dari kebijakan-kebijakan yang dikelurkannya.

Dedi kembali menegaskan pendekatan kepemimpinannya yang menekankan aksi cepat dan langsung ke lapangan, daripada sekadar mengandalkan birokrasi yang panjang dan berjenjang.

“Kenapa sih Kang Dedi harus selalu turun? Di kita ini memang harus segera dimulai dengan contoh. Kalau tidak dicontohi, tidak turun. Susah selesai kalau pakai metode birokrasi yang formal dan terstruktur, karena itu butuh waktu lama,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Minggu (13/4/2025).

Ia menekankan pentingnya gerak cepat dan responsif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Menurutnya, pendekatan langsung jauh lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan psikologis publik yang mendambakan kehadiran nyata pemerintah.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Pimpin Perolehan Survei Top of Mind di SMRC untuk Pilgub Jabar

“Saya ingin menempuh hal-hal itu dilakukan dengan cepat, tidak terlalu rumit, dan tepat sasaran. Ini yang saya lakukan karena kita ingin melakukan percepatan. Bukan hanya kinerja birokrasi, tapi juga kinerja sosial untuk memenuhi keinginan psikologi publik agar semua orang bisa menjalankan hak dan kewajibannya secara baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jabar apabila langkah-langkah dan kebijakannya menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

Baca Juga:  Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

“Untuk seluruh masyarakat Jawa Barat, saya menyampaikan permohonan maaf apabila saya setiap hari membuat kegaduhan dengan berbagai langkah dan kebijakan yang tentunya banyak yang tidak menyukainya,” katanya.

Namun, ia menegaskan bahwa semua kritik dan masukan tetap ia terima dengan hati terbuka.

“Banyak yang secara terbuka memberikan kritik, dan saya menerimanya dengan baik. Karena sahabat yang baik adalah sahabat yang mengingatkan. Tapi saya juga melihat banyak harapan publik yang terpuaskan,” tambahnya.

Baca Juga:  Berani Kritik Dedi Mulyadi, Remaja Cantik Ini Jadi Korban Bully di Medsos

Dedi Mulyadi menutup pernyataannya dengan refleksi tentang peran seorang pemimpin yang harus adil dan hadir bagi seluruh lapisan masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritik.

“Saya adalah pemimpin yang hidup di dua sisi , yang suka dan tidak suka, yang menyetujui dan tidak menyetujui. Dan kedua-duanya adalah warga saya, rakyat Jawa Barat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi kegaduhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.