Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?

Senin, 14 September 2026 15:18 WIB

Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Senin, 14 September 2026 15:11 WIB

Misi di Korea Terancam? Persib Kehilangan Ujung Tombak Jelang Duel FC Seoul

Senin, 14 September 2026 14:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?
  • Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan
  • Misi di Korea Terancam? Persib Kehilangan Ujung Tombak Jelang Duel FC Seoul
  • Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi
  • 10 Toko Legend Bandung yang Masih Eksis Puluhan Tahun, Nomor 1 Bikin Nostalgia
  • Lewat Seni Pupuh Sinom, BNN Jabar Gencarkan Edukasi Antinarkoba untuk Generasi Muda
  • Pemkot Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG, Diberi Waktu 2 Minggu untuk Berbenah
  • Skandal Korupsi Pemkab Bekasi: Eks Bupati Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun Penjara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berani Kritik Dedi Mulyadi, Remaja Cantik Ini Jadi Korban Bully di Medsos

By SusanaSenin, 28 April 2025 13:45 WIB2 Mins Read
Aura Cinta. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, angkat suara terkait viralnya kasus Aura Cinta, remaja asal Tambun, Bekasi, yang sempat berdebat dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengenai kebijakan pelarangan acara perpisahan sekolah.

Ono menilai sikap kritis Aura sebagai hal positif yang patut diapresiasi. Menurutnya, keberanian Aura yang baru berusia 16-17 tahun dalam menyuarakan permasalahan rakyat di media sosial menunjukkan kecerdasan dan potensi kepemimpinan yang luar biasa.

“Terkait dengan neng Aura Cinta yang di Tambun, Bekasi sana yang viral terkait dengan pembongkaran dan juga isu perpisahan, saya meresponsnya positif. Ada anak muda yang sudah bisa menyampaikan permasalahan rakyat dengan sangat terbuka dan cerdas. Ini perlu diapresiasi, karena jarang sekali anak seusia itu berani bersuara,” ujar Ono, dikutip dari Instagram @ono_surono, Senin (28/4/2025).

Ono juga menyayangkan maraknya perundungan terhadap Aura Cinta di media sosial. Ia menilai, eksploitasi terhadap kemiskinan dan kekerasan verbal yang dilakukan sejumlah konten kreator demi keuntungan pribadi sangat berbahaya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Turun Tangan, Minta Mahasiswa Korban Unjuk Rasa di Jabar Segera Dibebaskan

“Inilah yang berbahaya. Mereka hanya mencari keuntungan dari viralitas di YouTube, Instagram, TikTok, dan sebagainya. Tapi dampaknya bisa merusak mental Aura dan anak-anak muda lain yang kritis,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Murka ke Pembawa Spanduk 'Selamatkan Persikas', Isu Penjualan Klub Menguat

Sebelumnya, Aura Cinta menjadi sorotan setelah videonya berdebat dengan Gubernur Dedi Mulyadi diunggah ke YouTube resmi milik sang gubernur pada 26 April 2025.

Dalam video itu, Aura yang hadir bersama ibunya dan warga korban penggusuran bantaran Sungai Bekasi dan mempertanyakan kebijakan larangan perpisahan sekolah.

Menurut Aura, perpisahan sekolah tetap penting untuk kenangan, asalkan dengan biaya minimal. Ia menyebut, di sekolahnya, SMAN 1 Cikarang Utama, biaya perpisahan hanya sekitar Rp 1 juta.

Namun, Dedi Mulyadi berpendapat lain. Ia menilai, wisuda sekolah dasar hingga menengah memberatkan orang tua dan semestinya hanya dilakukan di tingkat perguruan tinggi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Akui Salah Naik Motor Tanpa Helm, Minta Ditilang

“Rumahnya di bantaran kali, tapi sekolah mau gaya-gayaan ada wisuda. Rumah aja nggak punya,” ujar Dedi dalam dialog tersebut.

Perdebatan ini memicu beragam reaksi publik. Sebagian mendukung keberanian Aura, sementara sebagian lainnya memperdebatkan kebijakan pengelolaan pendidikan dan ekonomi keluarga di kalangan masyarakat kurang mampu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Ono Surono
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi

Lewat Seni Pupuh Sinom, BNN Jabar Gencarkan Edukasi Antinarkoba untuk Generasi Muda

Pemkot Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG, Diberi Waktu 2 Minggu untuk Berbenah

Skandal Korupsi Pemkab Bekasi: Eks Bupati Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun Penjara

Bikin Heboh Cicadas! Ini Alasan Halte BRT Bandung Raya Justru Dibangun di Tengah Jalan

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.