Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Sabtu, 28 Maret 2026 15:49 WIB
Pemain Persib, Andrew Jung.

Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor

Sabtu, 28 Maret 2026 15:43 WIB

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Sabtu, 28 Maret 2026 15:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
  • Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Meroket ke Posisi 120, Malaysia Terjun Bebas Usai Skandal Pemain Naturalisasi
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bio Farma Didorong Jadi Sentra Vaksin Regional, Wakil Menteri BUMN Tinjau Kapasitas Produksi

By SusanaSenin, 2 Desember 2024 17:15 WIB2 Mins Read
Wakil Menteri BUMN RI, Dony Oskaria (tengah) didampingi oleh Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya pada sesi kunjungan fasilitas produksi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bio Farma menerima kunjungan kerja Wakil Menteri BUMN RI, Dony Oskaria, bersama Asisten Deputi Bidang Industri Kesehatan, Fadjar Judisiawan, pada 29 November 2024.

Rombongan disambut oleh Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, beserta jajaran direksi. Kunjungan ini bertujuan meninjau peningkatan kapasitas produksi Bio Farma sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan kesehatan nasional dan global.

Dalam sambutannya, Dony Oskaria menekankan pentingnya Bio Farma sebagai salah satu industri yang memiliki dampak besar, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga secara global.

“Bio Farma telah berkontribusi besar terhadap ketahanan kesehatan, menjangkau hingga 740 juta orang di dunia. Produk-produknya memberikan dampak positif, baik di tingkat nasional maupun global,” ungkap Dony.

Baca Juga:  Regulasi Impor Bahan Baku Obat Jadi Pembahasan Bio Farma dan Wantannas RI

Ia juga menyampaikan harapannya agar Bio Farma dapat menjadi pusat produsen vaksin regional di ASEAN.

“Bio Farma adalah satu-satunya produsen vaksin di ASEAN dengan sertifikat prakualifikasi WHO untuk ekspor. Dalam beberapa tahun ke depan, saya harap Bio Farma mampu menjadi hub vaksin regional,” lanjutnya.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyebut bahwa perusahaan memiliki kapasitas produksi lebih dari 3 miliar dosis per tahun dengan 17 produk andalan untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor.

Baca Juga:  Bio Farma Genjot Inovasi Vaksin TBC, Targetkan Eliminasi Nasional 2030

“Bio Farma terus meningkatkan kapasitas produksi untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional sekaligus memperluas kontribusi Indonesia di kancah global melalui diplomasi kesehatan,” ujar Shadiq.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Menteri BUMN beserta rombongan meninjau fasilitas produksi vaksin untuk berbagai program pemerintah, seperti vaksin polio, pertusis, BCG, typhoid, hepatitis B, hingga hemofilus influenza tipe B.

Fasilitas produksi vaksin nOPV2 (vaksin polio tipe 2) yang menjadi komoditas ekspor unggulan juga mendapat perhatian khusus.

Baca Juga:  Mengenal Dony Oskaria, Plt Menteri BUMN Pengganti Erick Thohir

Bio Farma telah mendukung inisiatif WHO, Expanded Programme on Immunization, selama 50 tahun terakhir. Program ini berhasil mencegah 154 juta kematian anak.

Di tingkat nasional, Bio Farma berperan penting dalam pencapaian cakupan imunisasi hingga 94,6% pada tahun 2022.

Melalui komitmen dan inovasi, Bio Farma terus memperkuat posisinya sebagai pelopor industri kesehatan Indonesia dan mitra global dalam upaya memperluas cakupan imunisasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bio Farma Dony Oskaria kunjungan kerja produksi Shadiq Akasya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.