Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Rabu, 12 Agustus 2026 17:47 WIB

Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 17:15 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Rabu, 12 Agustus 2026 16:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor
  • Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan
  • Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya
  • Persib Geber Latihan di Bali, Danijel Loncar Siap Debut Bersama Maung Bandung
  • Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?
  • Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga
  • Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?
  • Lansia 88 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas Ditarik Hingga Tersungkur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Ingatkan Potensi Gempa Megathrust di Indonesia: Waspada Seismic Gap

By Aga GustianaSabtu, 15 November 2025 15:14 WIB3 Mins Read
ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Indonesia berada di jalur lempeng tektonik aktif, menjadikannya salah satu negara dengan risiko gempa bumi dan tsunami terbesar di dunia. Salah satu ancaman yang terus menjadi perhatian BMKG adalah zona megathrust, area di mana lempeng tektonik bertemu dan menyimpan energi besar.

“Indonesia memiliki zona megathrust, yaitu wilayah pertemuan lempeng yang menyimpan energi besar. Jika energi ini dilepaskan, bisa memicu gempa besar dan tsunami,” tulis BMKG melalui akun Instagram resmi pada 11 November 2025.

Apa Itu Zona Megathrust?

BMKG menjelaskan, zona megathrust terbentuk ketika satu lempeng tektonik terdorong ke bawah lempeng lain dalam proses yang disebut subduksi. Interaksi ini menghasilkan penumpukan energi yang dapat dilepaskan sewaktu-waktu, menimbulkan gempa besar bahkan tsunami.

“Meski belum terjadi, potensi gempa di zona ini nyata dan harus diwaspadai,” tegas BMKG.

Seismic Gap: Waktu Lama Tanpa Gempa Bukan Berarti Aman

BMKG menyoroti kondisi beberapa segmen megathrust yang sudah lama tidak aktif. Misalnya, Segmen Selat Sunda terakhir melepaskan energi pada tahun 1757, sementara Segmen Mentawai-Siberut belum aktif sejak gempa 1797.

Fenomena ini dikenal sebagai seismic gap, area yang menyimpan potensi energi tinggi karena lama tidak melepaskan gempa. Menurut BMKG, istilah “tinggal menunggu waktu” kerap disalahartikan sebagai indikasi gempa akan terjadi segera, padahal yang dimaksud adalah potensi yang terus ada.

“Belum ada teknologi yang mampu memprediksi kapan, di mana, dan seberapa besar gempa akan terjadi,” ujar BMKG.

Tiga Zona Megathrust yang Perlu Waspada

Dalam rapat Tim Pengawas Bencana DPR RI pada 5 November 2025, Kepala BMKG, Faisal, menegaskan ancaman serius dari zona megathrust di Indonesia. Indonesia berada di pertemuan tiga lempeng aktif dunia, dengan 13 segmen megathrust, beberapa di antaranya belum melepaskan energi tektoniknya.

Dari segmen tersebut, terdapat tiga zona megathrust utama yang belum mengalami gempa besar dalam ratusan tahun:

  1. Megathrust Mentawai-Siberut
  2. Megathrust Selat Sunda-Banten
  3. Megathrust Sumba

Menurut Faisal, ketiga zona ini saat ini tengah mengalami akumulasi energi tektonik, sehingga potensi gempa besar bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Diduga kuat saat ini sedang terjadi proses akumulasi energi yang dapat memicu gempa besar tanpa dapat diprediksi,” tegas Faisal.

Sejarah Megathrust di Dunia

Fenomena megathrust bukan hanya terjadi di Indonesia. Sepanjang sejarah, zona subduksi ini telah menyebabkan beberapa gempa dan tsunami paling dahsyat di dunia, termasuk:

  • Megathrust Sunda di Indonesia
  • Palung Peru-Chile di Amerika Selatan
  • Palung Nankai di Jepang
  • Zona Subduksi Cascadia di Pasifik Barat Laut Amerika Utara

Peristiwa-peristiwa ini menunjukkan bahwa penumpukan energi di zona megathrust bisa melepaskan kekuatan yang sangat besar, menimbulkan bencana hebat bagi wilayah pesisir dan populasi manusia.

Kesimpulan

BMKG menekankan bahwa kesadaran dan kewaspadaan terhadap zona megathrust harus selalu tinggi. Masyarakat perlu memahami bahwa meskipun gempa tidak terjadi setiap saat, risiko tetap ada. Pengetahuan tentang seismic gap, lokasi segmen yang belum aktif, dan sejarah gempa dunia membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Indonesia memang hidup berdampingan dengan kekuatan alam yang dahsyat, dan pemahaman terhadap megathrust menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana di masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG gempa Indonesia Mentawai-Siberut potensi tsunami seismic gap Selat Sunda Sumba zona megathrust
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?

Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga

Presiden Prabowo Subianto.

Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?

Lansia 88 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas Ditarik Hingga Tersungkur

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.