Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk

Minggu, 28 Juni 2026 14:11 WIB

Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya

Minggu, 28 Juni 2026 13:49 WIB

Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 28 Juni 2026 13:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk
  • Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
  • Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Ingatkan Potensi Gempa Megathrust di Indonesia: Waspada Seismic Gap

By Aga GustianaSabtu, 15 November 2025 15:14 WIB3 Mins Read
ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Indonesia berada di jalur lempeng tektonik aktif, menjadikannya salah satu negara dengan risiko gempa bumi dan tsunami terbesar di dunia. Salah satu ancaman yang terus menjadi perhatian BMKG adalah zona megathrust, area di mana lempeng tektonik bertemu dan menyimpan energi besar.

“Indonesia memiliki zona megathrust, yaitu wilayah pertemuan lempeng yang menyimpan energi besar. Jika energi ini dilepaskan, bisa memicu gempa besar dan tsunami,” tulis BMKG melalui akun Instagram resmi pada 11 November 2025.

Apa Itu Zona Megathrust?

BMKG menjelaskan, zona megathrust terbentuk ketika satu lempeng tektonik terdorong ke bawah lempeng lain dalam proses yang disebut subduksi. Interaksi ini menghasilkan penumpukan energi yang dapat dilepaskan sewaktu-waktu, menimbulkan gempa besar bahkan tsunami.

“Meski belum terjadi, potensi gempa di zona ini nyata dan harus diwaspadai,” tegas BMKG.

Baca Juga:  Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Warga Jabar Siaga Bencana pada 26-30 Januari 2025

Seismic Gap: Waktu Lama Tanpa Gempa Bukan Berarti Aman

BMKG menyoroti kondisi beberapa segmen megathrust yang sudah lama tidak aktif. Misalnya, Segmen Selat Sunda terakhir melepaskan energi pada tahun 1757, sementara Segmen Mentawai-Siberut belum aktif sejak gempa 1797.

Fenomena ini dikenal sebagai seismic gap, area yang menyimpan potensi energi tinggi karena lama tidak melepaskan gempa. Menurut BMKG, istilah “tinggal menunggu waktu” kerap disalahartikan sebagai indikasi gempa akan terjadi segera, padahal yang dimaksud adalah potensi yang terus ada.

“Belum ada teknologi yang mampu memprediksi kapan, di mana, dan seberapa besar gempa akan terjadi,” ujar BMKG.

Tiga Zona Megathrust yang Perlu Waspada

Dalam rapat Tim Pengawas Bencana DPR RI pada 5 November 2025, Kepala BMKG, Faisal, menegaskan ancaman serius dari zona megathrust di Indonesia. Indonesia berada di pertemuan tiga lempeng aktif dunia, dengan 13 segmen megathrust, beberapa di antaranya belum melepaskan energi tektoniknya.

Baca Juga:  BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Mulai Masuki Musim Kemarau Mei 2024, Salah Satunya Pangandaran

Dari segmen tersebut, terdapat tiga zona megathrust utama yang belum mengalami gempa besar dalam ratusan tahun:

  1. Megathrust Mentawai-Siberut
  2. Megathrust Selat Sunda-Banten
  3. Megathrust Sumba

Menurut Faisal, ketiga zona ini saat ini tengah mengalami akumulasi energi tektonik, sehingga potensi gempa besar bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Diduga kuat saat ini sedang terjadi proses akumulasi energi yang dapat memicu gempa besar tanpa dapat diprediksi,” tegas Faisal.

Sejarah Megathrust di Dunia

Fenomena megathrust bukan hanya terjadi di Indonesia. Sepanjang sejarah, zona subduksi ini telah menyebabkan beberapa gempa dan tsunami paling dahsyat di dunia, termasuk:

  • Megathrust Sunda di Indonesia
  • Palung Peru-Chile di Amerika Selatan
  • Palung Nankai di Jepang
  • Zona Subduksi Cascadia di Pasifik Barat Laut Amerika Utara
Baca Juga:  Gempa M 7,1 Guncang Lombok Utara, Getaran Terasa hingga Denpasar

Peristiwa-peristiwa ini menunjukkan bahwa penumpukan energi di zona megathrust bisa melepaskan kekuatan yang sangat besar, menimbulkan bencana hebat bagi wilayah pesisir dan populasi manusia.

Kesimpulan

BMKG menekankan bahwa kesadaran dan kewaspadaan terhadap zona megathrust harus selalu tinggi. Masyarakat perlu memahami bahwa meskipun gempa tidak terjadi setiap saat, risiko tetap ada. Pengetahuan tentang seismic gap, lokasi segmen yang belum aktif, dan sejarah gempa dunia membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Indonesia memang hidup berdampingan dengan kekuatan alam yang dahsyat, dan pemahaman terhadap megathrust menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana di masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG gempa Indonesia Mentawai-Siberut potensi tsunami seismic gap Selat Sunda Sumba zona megathrust
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.