bukamata.id – Suasana duka menyelimuti kawasan Waduk Saguling, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, setelah insiden tragis menimpa seorang wisatawan anak berusia 12 tahun.
Bocah malang berinisial I dilaporkan hilang setelah perahu wisata yang ditumpanginya menyentuh kabel listrik, menyebabkan sengatan dahsyat dan membuatnya terjatuh ke dalam waduk pada Senin (7/8/2025). Sang paman, yang juga berada di perahu, mengalami luka bakar akibat kejadian mengerikan tersebut.
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan langsung bergerak cepat melakukan pencarian intensif terhadap I yang hilang terseret arus waduk.
Kapolsek Batujajar, AKP Asep Saepuloh, mengungkapkan kronologi kejadian nahas ini. Menurutnya, korban I sedang menikmati wisata perahu bersama pamannya, yang sekaligus merupakan operator perahu tersebut. Petaka terjadi saat perahu melintas di bawah bentangan kabel listrik yang menjuntai rendah.
“Korban ini sedang naik perahu wisata dengan pamannya, yang merupakan operator perahu tersebut,” ujar AKP Asep di Bandung, Selasa (8/4/2025).
Lebih lanjut, AKP Asep menjelaskan bahwa korban diduga kuat terkejut hingga terpental ke aliran sungai dengan kedalaman mencapai 15 meter saat bagian atas perahu wisata tiba-tiba meledak akibat bersentuhan dengan kabel listrik bertegangan sedang yang menjuntai di atas perairan.
“Jadi perahu ini sedang melintasi bagian bawah jembatan penyeberangan, kemudian saat melaju bagian atasnya yang terbuat dari besi, itu menyentuh kabel listrik yang menjuntai. Kemudian terjadi ledakan,” jelas AKP Asep.
Akibat ledakan dan sengatan listrik tersebut, korban I terpental ke dalam air dan diduga langsung tenggelam tanpa diketahui kondisinya saat ini.
Sementara itu, sang paman, Jajang, mengalami luka bakar dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Korban anak yang tenggelam, sementara korban lainnya mengalami luka bakar. Saat ini sedang dirujuk ke rumah sakit, sementara korban anak masih dalam pencarian,” imbuh AKP Asep dengan nada prihatin.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap korban I masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari kepolisian, BPBD Bandung Barat, Kantor SAR Bandung, serta dibantu oleh relawan menggunakan perahu karet.
“Pencarian masih terus berjalan, namun informasinya pencarian akan dilanjutkan besok. Selain karena sudah sore, juga karena kabel masih menjuntai sehingga aliran listriknya mesti dipadamkan dulu agar tidak membahayakan tim SAR,” pungkas AKP Asep, mengindikasikan tantangan yang dihadapi tim penyelamat di lokasi kejadian.
Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya aspek keselamatan dalam aktivitas wisata, terutama yang melibatkan potensi bahaya kelistrikan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










