Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Garuda Wajib Menang Malam Ini!

Jumat, 7 Agustus 2026 18:05 WIB

Usai Gagal Juara Piala Presiden, Persib Langsung Tancap Gas di Bali demi Misi Besar ACL Two

Jumat, 7 Agustus 2026 17:02 WIB

Viral Cibir Pasien BPJS Sebelum Meninggal, RSUD Cicalengka Resmi Nonaktifkan Oknum Nakes

Jumat, 7 Agustus 2026 16:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Garuda Wajib Menang Malam Ini!
  • Usai Gagal Juara Piala Presiden, Persib Langsung Tancap Gas di Bali demi Misi Besar ACL Two
  • Viral Cibir Pasien BPJS Sebelum Meninggal, RSUD Cicalengka Resmi Nonaktifkan Oknum Nakes
  • Laga Hidup Mati! Timnas Indonesia Ditantang Singapura, Mampukah Ulangi Keajaiban Piala AFF 2020?
  • Ratukan Istri dengan 30 ART Hingga Dituduh Pamer Mewah, Ini Sumber Kekayaan Ustaz Riza Muhammad yang Bikin Geger!
  • Kode Redeem FC Mobile 7 Agustus 2026 Keluar! Klaim 1.000 Gems dan 100 Rank Up Tokens Gratis
  • Jadwal Lengkap Persib di Dewata Challenge Series 2026, Ujian Baru Lawan Sabah FC
  • Persebaya Kantongi Rp8,5 Miliar Usai Juara Piala Presiden 2026, Persib Dapat Berapa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi 115 Siswa di KBB Keracunan Massal Usai Santap MBG

By SusanaSelasa, 14 Oktober 2025 21:20 WIB3 Mins Read
Kasus keracunan makanan di SMPN 1 Cisarua, Bandung Barat, menelan 115 korban siswa. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus keracunan makanan yang menimpa siswa SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali mencuat.

Hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 115 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (14/10/2025).

Dari total korban, 11 siswa mendapatkan perawatan di posko sekolah, 56 siswa dirujuk ke Puskesmas Cisarua, RSUD Lembang, dan RS Cibabat, sementara 48 siswa lainnya telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan medis.

Pantauan di lokasi menunjukkan, penanganan darurat dilakukan di tiga posko kesehatan yang disiapkan pihak sekolah. Sejumlah siswa terlihat mendapatkan infus dan penanganan medis ringan di tempat.

Namun, beberapa siswa yang sempat pulang kembali ke posko dengan keluhan mual, pusing, dan muntah, sehingga harus dibawa lagi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lanjutan.

Koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Fasilitas Medis

Plt Camat Cisarua, Herman, menyebut pihaknya segera berkoordinasi dengan sekolah, fasilitas kesehatan, dan dapur penyedia makanan MBG untuk menelusuri penyebab kasus keracunan ini.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan dapur penyedia makanan. Penelusuran dilakukan untuk memastikan apakah kasus serupa terjadi di sekolah lain. Namun, sampai sore ini belum ada laporan tambahan,” ujar Herman, Selasa (14/10/2025).

Diketahui, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampung Panyandaan, Desa Jambudipa, menyasar sembilan sekolah di wilayah Cisarua. Namun, sejauh ini hanya SMPN 1 Cisarua yang melaporkan kasus keracunan.

Herman menambahkan, dapur SPPG tersebut telah beroperasi lebih dari satu bulan tanpa keluhan sebelumnya, meski belum memiliki sertifikasi kesehatan resmi.

“Untuk pemeriksaan dapur akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Kami memastikan koordinasi dan pemantauan terus berjalan di lapangan,” tegasnya.

Kronologi Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis

Kepala SMP Negeri 1 Cisarua, Agus Solihin, menjelaskan kronologi kejadian. Sekolahnya menerima 1.300 paket MBG, dan sekitar 1.255 paket telah dibagikan serta dikonsumsi oleh siswa.

Paket makanan tiba di sekolah sekitar pukul 09.00 WIB dan mulai dibagikan pada pukul 09.30 WIB. Menu MBG kali ini terdiri dari nasi, ayam kecap, sayur, dan potongan buah melon.

“Dibagikan jam 9.30 pagi, anak-anak makan sekitar jam 9 sampai 10, awalnya tidak ada gejala apa pun,” kata Agus.

Gejala keracunan mulai muncul sekitar pukul 11.00 WIB, ditandai dengan keluhan pusing, mual, dan muntah-muntah dari sejumlah siswa.

“Sekitar jam 11 mulai ada yang pusing dan mual. Kami pisahkan yang gejalanya ringan dan berat, lalu segera ditangani,” ungkapnya.

Investigasi Penyebab Keracunan Masih Berlanjut

Hingga kini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat bersama BPOM tengah menyelidiki penyebab pasti kasus keracunan massal tersebut.

Sampel makanan dan minuman dari dapur SPPG Panyandaan telah diambil untuk diuji laboratorium.

Pemerintah daerah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dievaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat bpom dapur SPPG Dinas Kesehatan KBB kasus keracunan Keracunan Makanan Makan Bergizi Gratis siswa keracunan SMPN 1 Cisarua
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Cibir Pasien BPJS Sebelum Meninggal, RSUD Cicalengka Resmi Nonaktifkan Oknum Nakes

Kasus Pohon Jalan Riau Naik ke Ranah Pidana, Videotron Disegel dan ASN Ikut Diperiksa

Bansos

Punya KTP? Begini Cara Cek BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, Dana Rp600 Ribu Menanti

Relokasi SDN 026 Bojongloa Berlanjut, Warga Lokasi Baru Masih Menolak, Orang Tua Siap Dipindahkan ke SDN 148

Farhan Pastikan Hak Pendidikan 900 Siswa SDN 026 Jadi Prioritas, Relokasi Bertahap ke SDN 148

program MBG

Kasus Keracunan Massal MBG di Papua, Kepala BGN Ungkap Masak Terlalu Dini Jadi Pemicu Utama

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Perdana di Kota Kembang, Gerai Busana Muslim Syareeva Resmi Beroperasi dengan Aturan Khusus Wanita
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.