Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 11:23 WIB

Persib Masuk Periode Berat, Marc Klok Minta Pemain Jaga Fisik dan Mental

Minggu, 27 September 2026 11:02 WIB

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Minggu, 27 September 2026 10:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026
  • Persib Masuk Periode Berat, Marc Klok Minta Pemain Jaga Fisik dan Mental
  • Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini
  • Harga Emas Antam Hari Ini 27 September 2026 Stabil, 1 Gram Tembus Rp2,61 Juta
  • Kisah Pahit Manis Rahmat Erwin: Dulu Kurang Diperhatikan, Kini Jadi Pahlawan Emas Indonesia
  • Jadwal & Cara Cair Bansos PKH-BPNT Tahap IV 2026: Simak Syarat dan Dokumen yang Wajib Dibawa!
  • Jangan Cuma Puncak! Ini 15 Destinasi Wisata Cianjur Paling Hits dari Air Terjun hingga Pantai Eksotis
  • 3 Tempat Nongkrong Hits di Cianjur Terbaru 2026, Menu Lezat Harga Mulai Belasan Ribu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi 115 Siswa di KBB Keracunan Massal Usai Santap MBG

By SusanaSelasa, 14 Oktober 2025 21:20 WIB3 Mins Read
Kasus keracunan makanan di SMPN 1 Cisarua, Bandung Barat, menelan 115 korban siswa. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus keracunan makanan yang menimpa siswa SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali mencuat.

Hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 115 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (14/10/2025).

Dari total korban, 11 siswa mendapatkan perawatan di posko sekolah, 56 siswa dirujuk ke Puskesmas Cisarua, RSUD Lembang, dan RS Cibabat, sementara 48 siswa lainnya telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan medis.

Pantauan di lokasi menunjukkan, penanganan darurat dilakukan di tiga posko kesehatan yang disiapkan pihak sekolah. Sejumlah siswa terlihat mendapatkan infus dan penanganan medis ringan di tempat.

Namun, beberapa siswa yang sempat pulang kembali ke posko dengan keluhan mual, pusing, dan muntah, sehingga harus dibawa lagi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lanjutan.

Baca Juga:  Ikhtiar Atasi Kekeringan, Wabup Asep Ismail Pimpin Salat Istisqa Bersama Ribuan Warga Bandung Barat

Koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Fasilitas Medis

Plt Camat Cisarua, Herman, menyebut pihaknya segera berkoordinasi dengan sekolah, fasilitas kesehatan, dan dapur penyedia makanan MBG untuk menelusuri penyebab kasus keracunan ini.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan dapur penyedia makanan. Penelusuran dilakukan untuk memastikan apakah kasus serupa terjadi di sekolah lain. Namun, sampai sore ini belum ada laporan tambahan,” ujar Herman, Selasa (14/10/2025).

Diketahui, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampung Panyandaan, Desa Jambudipa, menyasar sembilan sekolah di wilayah Cisarua. Namun, sejauh ini hanya SMPN 1 Cisarua yang melaporkan kasus keracunan.

Baca Juga:  Cerita di Balik Terpilihnya Karst Citatah Bandung Barat Jadi Lokasi Syuting Film Tygo

Herman menambahkan, dapur SPPG tersebut telah beroperasi lebih dari satu bulan tanpa keluhan sebelumnya, meski belum memiliki sertifikasi kesehatan resmi.

“Untuk pemeriksaan dapur akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Kami memastikan koordinasi dan pemantauan terus berjalan di lapangan,” tegasnya.

Kronologi Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis

Kepala SMP Negeri 1 Cisarua, Agus Solihin, menjelaskan kronologi kejadian. Sekolahnya menerima 1.300 paket MBG, dan sekitar 1.255 paket telah dibagikan serta dikonsumsi oleh siswa.

Paket makanan tiba di sekolah sekitar pukul 09.00 WIB dan mulai dibagikan pada pukul 09.30 WIB. Menu MBG kali ini terdiri dari nasi, ayam kecap, sayur, dan potongan buah melon.

“Dibagikan jam 9.30 pagi, anak-anak makan sekitar jam 9 sampai 10, awalnya tidak ada gejala apa pun,” kata Agus.

Baca Juga:  KPU KBB Kerahkan 4.808 Pantarlih untuk Coklit Data Pemilih Pilkada 2024

Gejala keracunan mulai muncul sekitar pukul 11.00 WIB, ditandai dengan keluhan pusing, mual, dan muntah-muntah dari sejumlah siswa.

“Sekitar jam 11 mulai ada yang pusing dan mual. Kami pisahkan yang gejalanya ringan dan berat, lalu segera ditangani,” ungkapnya.

Investigasi Penyebab Keracunan Masih Berlanjut

Hingga kini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat bersama BPOM tengah menyelidiki penyebab pasti kasus keracunan massal tersebut.

Sampel makanan dan minuman dari dapur SPPG Panyandaan telah diambil untuk diuji laboratorium.

Pemerintah daerah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dievaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Makan Bergizi Gratis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.